Terkuak, Misteri Bola Api Mirip UFO di Pamarican Ciamis

Bola Api Mirip UFO
Edi, warga Dusun Kertajaga, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menunjukkan benda yang diduga mirip UFO. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sempat geger karena kemunculan bola api mirip UFO yang terbang melayang di atas pemukiman warga pada Minggu (22/11/2020).

Warga yang tengah bersiap tidur pada pukul 21.00 WIB mendengar suara bergemuruh layaknya banjir banding. Banyak yang kemudian keluar rumah untuk menyaksikan benda tersebut.

Rekaman video kemunculan bola api mirip UFO tersebut juga beredar luas melalui aplikasi pesan WhatsApp dan media sosial. 

Belakangan, bola api mirip UFO tersebut diketahui merupakan kembang api parasut yang dinyalakan oleh warga.

Edi, warga Dusun Kertajaga, RT 05, RW 02, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, mengatakan, benda yang membuat geger warga semalam itu adalah kembang api yang dinyalakan oleh anaknya.

“Saya juga heran tadi pagi kok warga geger katanya ada UFO. Padahal itu bukan UFO ya, tapi kembang api yang dinyalakan oleh anak saya,” katanya kepada HR Online, Senin (23/11/2020).

Baca Juga: Geger, Penampakan ‘UFO’ Terbakar Muncul di Pamarican Ciamis

Edi menuturkan, pada pukul 21.00 WIB anaknya menyalakan tiga krmbang api. Salah satunya adalah kembang api parasut yang menyala lebih besar.

“Ini bekasnya ada, jadi malam itu bukan UFO atau apa. Ini murni kembang api yang dinyalakan oleh anak saya,” terangnya.

Edi menambahkan, kedua anaknya lebih tahu terkait masalah kembang api tersebut. “Tapi sekarang mereka lagi pada sekolah di Banjar,” jelasnya. 

Sementara itu sebelumnya, Sutisna (30), warga Dusun Kertajaga lainnya berhasil mengabadikan bola api yang diduga mirip UFO.

Sutisna mengaku tengah berada di halaman rumah bersama tetangganya saat melihat fenomena bola api tersebut.

“Suaranya bergemuruh seperti banjir bandang. Lalu bola apinya juga meleleh dan terlihat menetes. Saya pun terus mengikuti kemana arah bola api itu hingga hilang di balik bukit Suta Nanga,” terangnya. (Suherman/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

Aegis Boost Pro