Wabup Ciamis Lepas Gerakan Pemuda Mengajar Desa di 5 Kecamatan

Wabup Ciamis Lepas Gerakan Pemuda Mengajar Desa
Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra melepas 33 orang pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam program Gerakan Pemuda Mengajar Desa, Jumat (20/11/2020) di Joglo Timur Pendopo Bupati Ciamis. Foto: Ferry/HR

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra melepas 33 orang pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam program Gerakan Pemuda Mengajar Desa, Jumat (20/11/2020) di Joglo Timur Pendopo Bupati Ciamis. Mereka akan mengajar selama seminggu untuk 5 Desa dan 5 Kecamatan.

Yana menuturkan, Gerakan Pemuda Mengajar Desa ini bisa ikut mencerdaskan masyarakat Ciamis. Karena, kecerdasan itu modal utama agar bisa memajukan Ciamis.

“Gerakain ini juga sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Ciami, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, pemuda warga Kabupaten Ciamis ini akan mengajar ke masyarakat desa. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yaitu selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Saya harap kedepannya, gerakan pemuda mengajar desa ini tidak hanya pada 5 desa dan 5 Kecamatan saja. Namun juga bisa mengajar di 265 desa, 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Mengajar Desa Kabupaten Ciamis, Dandi mengatakan, saat ini gerakan ini juga melibatkan para pelajar SMA/SMK dan Mahasiswa Ciamis.

“Hari ini kita akan mengajar ke Sukaharja kecamatan Rajadesa, kemudian nanti ke desa Negarajaya Panawangan, Bantardawa Purwadadi, Wangunjaya Cisaga dan Sukamantri,” katanya.

Dandi menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan gerakan inisiasi dari Jawa Barat dalam menjawab permasalahan pendidikan Jabar khususnya Kabupaten Ciamis.

“Nantinya metode pembelajaran ini akan membaginya menjadi 7 tim, dan akan bekerjasama dengan kelompok kerja guru (KKG) kecamatan tersebut,” jelasnya.

Dandi mengungkapkan dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya, akan meminimalisir terjadinya kerumunan massa. Maka dari itu, targetnya yakni untuk kelas atas 4, 5, 6, sedangkan kelas bawah 1 sampai 3. Untuk metode pembelajarannya sendiri sesuai dengan program pemerintah pusat.

“Kegiatan belajar mengajar (KBM)  dalam Gerakan Pemuda Mengajar Desa ini nanti akan secara tatap muka, namun tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online)

Editor: Dadang

Aegis Boost Pro