Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita PangandaranWarga Pangandaran Tak Pakai Masker, Petugas Beri Hukuman

Warga Pangandaran Tak Pakai Masker, Petugas Beri Hukuman

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Warga Pangandaran, Jawa Barat, yang kedapatan tak pakai masker mendapat hukuman push up.

Mereka mendapatkan hukuman fisik tersebut setelah terjaring operasi yustisi yang dilakukan petugas gabungan di bundaran Tugu Marlin, Pangandaran, Rabu (4/11/2020).

Operasi yustisi tersebut, melibatkan 52 petugas gabungan dari Polsek, Koramil, Satpol PP dan Dishub Pangandaran.

“Selain memberikan sanksi fisik, kita juga beri teguran lisan dan tertulis bagi warga yang melanggar protokol kesehatan,” ujar Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi.

Pemberian sanksi tersebut kata Suyadi, diharapkan memberikan efek jera kepada masyarakat yang kerap melanggar prokes, terutama tak pakai masker.

Ia menyebut, kesadaran masyarakat Pangandaran, Jawa Barat, dalam menerapkan prokes pada masa pandemi Covid-19 ini masih kurang.

Pihaknya masih sering menemukan warga yang tak pakai masker.

“Makanya, kita gencarkan lagi operasi yustisi ini, untuk mendisiplinkan masyarakat apalagi sekarang Pembatasan Sosial Bersekala Mikro (PSBM) kembali diberlakukan,” jelasnya.

Menurutnya, penerapan prokes sangat penting guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pihaknya pun tak henti-hentinya memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan 3M.

“Jangan lupa 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,” kata Suyadi.

Prokes 3M sangat efektif untuk memutus mata rantai Covid19.

Selain rutin menggelar operasi yustisi, pihaknya juga berpatroli ke tempat- tempat wisata yang ada di Pangandaran, guna memastikan pengunjung wisata tetap memakai masker. (Enceng/R8/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisment -