Adab Menerima Tamu yang Baik Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Adab Menerima Tamu yang Baik Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Ilustrasi Adab Menerima Tamu. Foto: slideshare.net

Adab menerima tamu sudah tertulis dalam Al-Qur’an yang pernah dilakukan Nabi Ibrahim AS. Sebagai umat Islam, anda perlu tahu adab yang benar ketika bertamu.

Silaturahmi merupakan kegiatan yang biasa dilakukan, bahkan sangat dianjurkan dalam ajaran agama Islam. Ada banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan silaturahmi.

Misalnya mempererat ukhuwah, menambah kebahagiaan, menambah rezeki, bahkan memperpanjang usia. Hal ini seperti yang sudah tertulis dalam QS. Hud: 69.

Maka dari itu, agar anda bisa mendapatkan nilai ibadah, ketika menerima tamu harus memperlakukan dengan sebaik-baiknya. Ada juga HR. Muslim tentang sabda Rasulullah yang berisi barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya.

Agar anda bisa melakukan hal tersebut, sebaiknya lakukan adab menerima tamu yang benar. Ada beberapa hal yang perlu anda lakukan dalam menjamu tamu.

Dengan menerapkan adab yang sudah diperintahkan agama, anda bisa mendapatkan pahala yang mulia. Peraturan tersebut sudah tersedia pada kitab Ghida’ al-Albab Syarh Mandzumah al-Adab.

Dengan menjaganya, akan terwujud rasa nyaman dari para tamu yang sudah datang. Sehingga akan timbul rasa harmonis hubungan emosional yang cukup erat antara tuan rumah dan tamu.

Dengan silaturahmi, maka bisa menjadi sarana dalam menjalin hubungan persaudaraan. Apalagi jika momen lebaran tiba, sudah menjadi hal yang rutin dilakukan untuk bersilaturahmi.

Momen ini sebagai ajang silaturahmi berkumpulnya orang-orang terdekat, kerabat, dan tetangga. Dengan adanya hal ini, tentu anda bisa menggunakan tata cara saat menjamu tamu.

Baca juga: Kisah Ibnu Hajar Al-Asqalani yang Ispiratif

Adab Menerima Tamu Menurut Ajaran Agama

Silaturahmi menjadi salah satu hal yang baik untuk agama Islam. Bahkan hal ini sudah terlihat jelas pada beberapa hadist dan isi Al-Qur’an. Selain mempererat persaudaraan, banyak manfaat yang bisa anda dapatkan.

Apalagi manusia merupakan makhluk Allah SWT yang tidak bisa hidup sendiri. Karena setiap orang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

Menerima dan memuliakan para tamu merupakan salah satu wujud silaturahmi yang cukup efektif. Ada hadist yang menganjurkan hal tersebut.

Berikut ini ada beberapa tata cara yang bisa anda lakukan ketika menerima tamu. Dengan melakukan tata cara tersebut, anda bisa memperoleh pahala yang mulia dari Allah SWT.

1. Menerima Orang yang Taqwa

Adab menerima tamu yang bisa anda terapkan menurut ajaran Rasulullah yaitu memilih yang bertakwa. Sebaiknya mengundang seseorang yang bertaqwa, jangan orang fajir (bermudah-mudahan dalam dosa).

Hal ini juga sudah dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW. Isi dari hadist tersebut yaitu perintah untuk berteman dengan orang bertakwa. Bahkan dilarang memakan makanan selain dari orang yang bertakwa.

2. Mengucapkan Selamat Datang

Ada adab menerima tamu selanjutnya yang bisa anda lakukan yaitu memberikan salam selamat datang. Bahkan hal ini menjadi sunnah yang bisa anda lakukan kepada tamu saat datang.

Hal ini juga sudah ada hadistnya yang Ibnu Abbas ra riwayatkan. Saat utusan Abi Qais datang kepada Rasulullah, maka beliau bersabda.

Isi dari sabda tersebut yaitu mengucapkan selamat datang kepada utusan yang datang tanpa merasa hina dan menyesal. Maka dari itu, sebaiknya berikan salam yang ramah kepada tamu.

3. Menghormati Tamu

Adab menerima tamu selanjutnya yaitu dengan menghormatinya. Cara yang bisa anda lakukan yaitu memberikan hidangan untuk tamu semampunya saja. Namun, sebaiknya anda menyediakan makanan terbaik. Seperti firman Allah SWT dalam QS. Adz-Dzariyat: 26-27.

Baca juga: Adab Makan dan Minum Sesuai Ajaran Islam, Muslim Wajib Tahu

4. Menunjukkan Wajah Gembira

Adapun tata cara yang lain yaitu memberikan wajah gembira. Ada sebuah pepatah yang mengatakan jika menunjukkan wajah riang gembira menjadi suguhan terbaik.

Maka dari itu, ketika ada tamu yang datang, tunjukkan rasa senang menyambutnya. Jangan biarkan tamu merasa sedih dan keberatan akan kedatangannya.

Ada banyak tata cara yang Rasulullah ajarkan ketika menerima tamu. Maka dari itu, selalu gunakan adab menerima tamu yang Rasulullah SAW ajarkan. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid