Anak yang Meninggal Akibat Covid-19 di Pangandaran Dimakamkan di Banjarsari

Anak yang Meninggal Akibat Covid-19 di Pangandaran Dimakamkan di Banjarsari
Ilustrasi pemakaman pasien Covid19. Foto:Ist/Net

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Proses penguburan jenazah anak yang meninggal setelah positif Covid-19 di RSU Pandega Pangandaran, bakal dilaksanakan di Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jumat (4/12/2020).

Selain itu, Penyelidikan Epidemologinya (PE) kontak erat juga diserahkan ke pihak Puskesmas Banjarsari.

Kepala Puskesmas Padaherang Suryati mengatakan, penyelidikan epidemologi (PE) kontak erat dengan anak yang meninggal tersebut dilakukan di Banjarsari.

“Orangtuanya ber KTP Desa Karangmulya, Padaherang, namun sudah lama menetap di daerah Pasar Domba Banjarsari karena bercerai dengan suaminya,” ujar Suryati.

Kesehariannya, orang tua anak tersebut sudah tidak tinggal di Desa Karangmulya, tapi menetap di Pasar Domba Banjarsari.

“Bahkan menurut kabar keluarganya sudah mengurus proses pindah juga,” katanya.

Baca Juga: Positif Covid-19, Anak 12 Tahun Meninggal Dunia di Pangandaran

Selama ini, kata Suryati, si anak tersebut tidak tinggal di Desa Karangmulya ikut dengan ibu dan adiknya yang masih SD di Banjarsari.

“Bisa saja anak tersebut tertular ibunya yang OTG atau orang tanpa gejala,” jelas Suryati.

Lanjutnya, untuk proses penguburan jenazahnya diserahkan ke pihak Puskesmas Banjarsari.

“Termasuk penelusuran kontak erat dan PE lainnya diserahkan ke Puskesmas Banjarsari,” ungkapnya.

Saat ini, di wilayah Kecamatan Padaherang, pihaknya menemukan 2 orang yang terkonfirmasi Covid-19.

Pertama yang anak kecil sudah meninggal di RSU Pandega dan satu lagi petugas PPS Desa Padaherang yang menjalani swab tanggal 28 November 2020.

“Hasilnya baru keluar tadi malam positif covid-19 dan saat ini sudah diisolasi di RSU Pandega Pangandaran,” kata Suryati.

Pihaknya pun akan melakukan tracking kepada 6 orang yang kontak erat dengan pasien. (Madlani/R8/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro