Rabu, Februari 1, 2023
BerandaBerita CiamisAtap Pasar Subuh Ciamis Ambruk, Diduga Akibat Sudah Lapuk

Atap Pasar Subuh Ciamis Ambruk, Diduga Akibat Sudah Lapuk

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Atap Pasar Subuh Ciamis ambruk saat hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jum’at (25/12/2020) sore tadi, sekitar pukul 16.00 WIB.

Diduga ambruknya sebagian atap Pasar Subuh akibat kondisinya sudah lapuk dimakan usia. Beruntung, tak ada korban dalam kejadian tersebut. Para pedagang pun langsung membersihkan serpihan atap yang berserakan.

Koko, salah seorang pengurus Pasar Manis Ciamis, mengatakan, dengan kondisi kontur atap yang sudah tua, serta hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir ini mengakibatkan atap bagian dalam Pasar Subuh Ciamis ambruk.

Ia menyebutkan, bangunan atap Pasar Subuh hasil swadaya para pedagang Pasar Manis Ciamis pada tahun 2006. Atas kejadian ini para pedagang berharap pemerintah daerah bisa secepatnya membetulkan bagian atap yang bolong. Sehingga air tidak masuk ke bagian dalam pasar ketika ada aktivitas jual beli.

“Semoga pemerintah daerah langsung respon cepat dan langsung bisa ditinjau oleh dinas teknis,” harap Koko.

Baca Juga : Pasar Manis Ciamis Tergenang Banjir, DKUKMP Langsung Quick Respon

Sementara itu, Kepala DKUKMP Kabupaten Ciamis, David Firda, mengatakan, bagian atap Pasar Subuh Ciamis yang ambruk akibatkan tak kuat menahan guyur air hujan.

“Kami langsung meninjau ke lapangan bersama Kepala Bidang Pasar DKUKMP Ciamis, untuk memastikan tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, tidak ada korban. Semua selamat dan para pedagang juga sudah membersihakn serpihan atap yang ambruk” katanya.

David juga membenarkan bahwa, bagian atap bangunan Pasar Subuh Ciamis hasil swadaya para pedagang pasar pada tahun 2006, dan memang kini kondisinya sudah tua. Sehingga, saat hujan deras mengguyur tidak kuat menahan air.

“Insya Allah, kejadian ini akan langsung kami laporkan kepada pimpinan untuk dilakukan tindak lanjut kedepannya,” pungkas David. (Fahmi/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah