BPBD Ciamis Bagikan 11 Ribu Liter Cairan Desinfektan untuk Pilkades

Cairan Desinfektan Untuk Pilkades
Kepala BPBD Ciamis Drs. H. Dadang Darmawan, M.si, sebut telah salurkan 11 ribu cairan desinfektan untuk Pilkades. Foto : Eli/HR

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- BPBD Ciamis, Jawa Barat bagikan 11 ribu liter cairan desinfektan  untuk antisipasi penyebaran Covid-19 saat Pilkades serentak pada Sabtu (19/12/2020).

Kepala BPBD Ciamis Drs. H. Dadang Darmawan, M.si, mengatakan, pemberian cairan desinfektan sesuai aturan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Desinfektan ini untuk sterilisasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Cairan desinfektan untuk menyemprot setiap TPS Pilkades serentak. Sehingga masyarakat bisa dengan aman datang ke TPS, karena lokasinya steril,”ungkapnya.

Dadang menjelaskan saat ini  dari 11 ribu liter desinfektan ini setiap desa penyelenggara Pilkades mendapat jatah 10 liter. Namun ketika kurang, desa bisa mengajukan permohonan penambahan untuk cairan desinfektan karena persediaan dari BPBD Ciamis cukup banyak.

“Panitia Pilkades bisa menggunakan cairan desinfektan untuk menyemprot TPS sebelum pelaksanaan pencoblosan. Kami pun telah menyampaikan tata cara penyemprotan yang baik agar cairan desinfektan tidak terbuang percuma tidak hanya sebatas menyemprot,” ucapnya.

“Kita juga berharap Pilkades berjalan lancar meski dalam masa pandemi Covid-19. Semoga tidak terjadi klaster baru. Kami menghimbau kepada seluruh warga tetap patuh protokol kesehatan 3M ketika datang ke TPS. Pakai masker dan langsung pulang setelah mencoblos,” jelasnya .

Dadang menegaskan masyarakat harus betul-betul mempedomani protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun. Jangan sampai ketika penyelenggara sudah maksimal dalam penanganan tapi masyarakat malah tidak taat yang akhirnya dapat terjadi penularan.

“Kami sudah menyalurkan cairan desinfektan untuk Pilkades, juga tata cara penyemprotan. Jadi tinggal masyarakatnya yang juga taat. Insya allah tidak akan terjadi penularan yang dapat memunculkan klaster baru,” pungkasnya. (Eli/R9/HR-Online)

Editor : Dadang