Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita TerbaruBulan Purnama Cold Moon, Peristiwa Bulan yang Bisa Terlihat di Indonesia

Bulan Purnama Cold Moon, Peristiwa Bulan yang Bisa Terlihat di Indonesia

Bulan purnama Cold Moon rupanya tampak di langit Indonesia pada tanggal 30 Desember 2020 kemarin. Seperti menurut LAPAN, puncak dari bulan purnama tersebut terjadi pukul 10.00 WIB dan untuk wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur terjadi purnama sekitar tengah hari.

Bulan purnama yang ada pada bulan Desember ini sering kita kenal dengan sebutan Full Cold Moon atau bulan purnama penuh. Lalu juga Full Long Night’s Moon atau bulan malam panjang penuh.

Bulan Purnama Cold Moon

Melansir Express, bulan purnama yang terjadi ke-13 serta terakhir untuk tahun 2020 ini kita kenal dengan sebutan Full Moon Cold. Hal tersebut juga berdasarkan akan keterangan resmi dari Royal Greenwich Observatory.

Yang mana mengungkapkan jika datangnya musim tersebut (musim dingin) menjadikan bulan purnama pada Desember orang sebut dengan nama bulan dingin penuh. Kemudian, juga memiliki nama lain seperti Long Night Moon serta Oak Moon.

Bulan purnama Cold Moon tersebut akan mengalami fase penuh atau bahkan menunjukkan semua wajahnya pada Bumi setiap sebulan sekali. Lalu pada sebagian besar masa, bulan purnama tidak semuanya ‘penuh’.

Sementara itu, kita senantiasa menyaksikan bagian bulan yang sama, namun sebagian ada dalam bayangan. Hanya saja saat bulan, matahari, dan Bumi berada dalam posisi yang sejajar sempurna, bulan akan 100 persen purnama serta keselarasannya tersebut menghasilkan gerhana bulan.

Kemudian, terkadang pada saat dalam kondisi bulan biru (Blue Moon), bulan purnama terjadi dua kali dalam satu bulan atau empat kali pada satu musim.

Baca Juga: Mitos Seputar Bulan Purnama: Salah satunya Bisa Bikin Gila, Benarkah?

Bulan Purnama Terjadi pada 30 Desember

Kali ini, bulan purnama Cold Moon terjadi pada tanggal 30 Desember 2020 dan tampak dengan ‘wajah’ penuh pada saat malam sebelumnya serta sesudah dari waktu puncaknya.

Sebutan atau julukan dari peristiwa ini adalah Cold Moon. Akan tetapi, juga mempunyai julukan lain karena berbeda kebudayaan dalam setiap wilayah dan negara. Untuk semua zona waktu dapat diprediksi untuk melihat peristiwa ini dengan jelas.

Bulan akan mempunyai lintasan tinggi pada langit. Hal tersebut akan memberikan tampilan yang maksimal untuk malam yang cerah tak berawan.

Kemudian, terdapat informasi jika bulan purnama tersebut hampir penuh, mulai pada hari terjadinya hingga malam setelah puncak purnama tersebut.

Bulan purnama Cold Moon ini pun cukup mudah untuk anda saksikan. Kemudian, juga akan sangat mudah anda temukan pada pemandangan langit yang cerah. Meskipun sedikit ada gangguan cahaya buatan seperti lampu dan polusi cahaya.

Karena bulan purnama tersebut terbit saat sebelum matahari terbenam pada ufuk barat dan anda akan menyaksikannya pada cakrawala sebelum senja. Peristiwa Cold Moon ini adalah salah satu peristiwa yang penting dan juga menguntungkan untuk para pengamat bintang.

Lalu, untuk bulan Desember pun telah menghadirkan peristiwa hujan meteor yang paling baik pada tahun 2020 ini. Menghadirkan juga gerhana matahari total, bahkan konjungsi besar dari planet Jupiter dengan Saturnus.

Baca Juga: Gerhana Bulan Penumbra Akan Terjadi Akhir Tahun Ini, Catat Tanggalnya!

Peristiwa Bulan Purnama Sepanjang 2020

Terdapat peristiwa lain selain bulan purnama Cold Moon, yakni mulai dari Full Wolf Moon hingga Full Hunter’s Moon.

Full Wolf Moon: 10 Januari

Peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa bulan purnama yang kala musim dingin banyak serigala yang melolong di luar desa Indian. Peristiwa ini juga lebih dikenal dengan bulan tua atau bulan salju penuh.

Karena sebagian dari belahan Bumi bagian timur terjadi gerhana bulan penumbra dan sisi bawah serta tengahnya terlihat lebih gelap.

Full Pink Moon: 7 April

Bulan merah muda ini terjadi pada langit Boston, Amerika Serikat. Fotografer, Chris Cook mengabadikan bulan purnama tersebut yang terlihat berwarna merah-oranye pada malam hari. Hal tersebut karena terjadi atmosfer dengan kabut tebal dan terdapat debu serta serbuk sari di udara.

Full Hunter’s Moon: 31 Oktober

Peristiwa ini juga sering kita kenal dengan sebutan bulan biru. Karena pada saat itu terdapat para pemburu hewan yang sedang mencari makan setelah musim panen.

Buruan berhasil dengan mudah mereka tangkap, karena ladang kosong dan mereka akan mudah melihat hewan yang berkeliaran.

Full Cold Moon: 30 Desember

Karena pada saat musim dingin yang terjadi pada bagian Bumi utara, dan merupakan malam terpanjang serta tergelap. Sehingga peristiwa ini juga kita kenal dengan bulan malam panjang.

Setelah peristiwa bulan purnama Cold Moon yang terakhir pada tahun 2020 ini, semoga menjadi pertanda akan terjadi hal-hal baik pada tahun 2021 yang akan datang. (R10/HR Online)

Editor: Jujang