Cara Budidaya Ikan Koi Untuk Usaha Yang Menguntungkan

cara budidaya ikan koi
Begini cara budidaya ikan koi. Foto: Ist/Net

Cara budidaya ikan koi sebenarnya tidak sulit dan tak jauh berbeda dengan jenis ikan hias lainnya. Keindahan bentuk dan warnanya membuat jenis ikan air tawar ini sangat populer dan banyak orang yang membutuhkannya.

Tak hanya orang Jepang, banyak juga orang Indonesia yang percaya bahwa memelihara ikan cantik ini akan memberikan keberuntungan. Terutama untuk memberikan keindahan rumah dan melepaskan stres setelah pulang kerja.

Ikan koi (Cyprinus caprio) merupakan ikan hias jenis ikan mas atau karper. Banyak orang yang senang memelihara jenis ikan hias ini. Baik dalam media akuarium ataupun pada kolam di belakang atau sekitar rumah.

Menjalankan usaha ternak ikan koi terbilang sangat prospektif karena pangsa pasar ikan koi yang terus membesar. Pasarnya tak hanya para penghobi namun juga para pemilik rumah kelas menengah ke atas.

Baca Juga: Budidaya Ikan Gurame, Potensi Usaha yang Menjanjikan

Tahapan Cara Budidaya Ikan Koi

Berternak ikan yang berhasil tentunya harus mengenal jenis dan sifat ikan. Begitu juga dengan ikan koi. Anda yang ingin membuka usaha ikan hias yang berhasil, berikut cara budidaya ikan koi yang sebaiknya Anda perhatikan.

Persiapan Kolam

Langkah pertama untuk berternak ikan koi adalah mempersiapkan tempat atau kolam untuk budidayanya. Anda bisa memilih kolam terpal, kolam tanah, kolam tembok, wadah akuarium, dan lain sebagainya.

Tempat ternak berupa kolam atau akuarium dan drum plastik tidak cukup satu buah. Sebaiknya Anda sediakan beberapa buah dengan masing-masing fngsi berlainan sesuai tahapan proses pemeliharaan ikannya.

Kolam untuk budidaya ikan koi tidak cukup satu buah melainkan minimal tiga buah kolam. Baik kolam memelihara indukan ikan, untuk pemijahan, kolam penetesan telur, kolam pendederan, pembesaran, hingga kolam saat ikan siap jual.

Menjaga Kualitas Air Kolam

Cara budidaya ikan koi yang penting adalah menjaga kualitas air kolamnya. Kualitas air akan mempengaruhi kualitas ikan. Karena itu untuk menjaga ikan koi selalu sehat dan terbebas penyakit penting memastikan kualitas air kolamnya.

Periksa air kolam selalu bersih dan tak berbau. Anda juga harus menjaga dan memperhatikan kadar oksigen dalam air yang mencukupi beserta pencahayaan, tingkat keasaman, kondisi suhu, dan situasi air.

Sesuai habitat asli ikan koi, maka kondisi oksigen dalam air sebaiknya pada kisaran >3 ppm. Untuk suhu air sebaiknya pada kisaran 24 sampai 30 derajat celcius. Sedangkan pH air sebaiknya sekitar enam sampai tujuh.

Baca Juga: Usaha Budidaya Ikan Nila Modal Kecil yang Menguntungkan

Pemberian Pakan

Cara budidaya ikan koi yang juga mesti Anda perhatikan adalah menjaga pemberian pakan yang tepat waktu dan teratur. Anda dapat memberikan pakan buatan maupun pakan instan untuk ikan koi yang bisa Anda beli.

Sedangkan untuk pakan alami yang bisa Anda berikan antara lain berupa ikan kecil, serangga kecil, cacing sutera, jentik nyamuk, infusoria, dan kutu air. Namun jangan hanya mengandalkan pakan alami agar petumbuhan koi lebih optimal.

Penanganan Penyakit dan Hama

Cara budidaya ikan koi yang berhasil juga mesti menangani dan mengatasi hama dan penyakit. Yang namanya penyakit dan hama pada ikan hias menjadi musuh utama. Penyakit dan hama bisa menyebabkan ikan mengalami kematian.

Dalam setiap usaha memang memiliki risikonya tersendiri. Begitu pula dalam usaha ternak ikan koi. Risiko memilih usaha ternak ikan hias air tawar adalah ikan bisa mengalami kematian secara mendadak akibat hama parasit dan penyakit.

Anda mesti menguasai cara menangani hama dan penyakit pada ikan koi dengan cepat dan baik. Timbulnya parasit atau penyakit pada ikan koi bisa karena dua faktor penting agar cara budidaya ikan koi berhasil.

Masing-masing adalah faktor makanan yang buruk dan meracuni kolam maupun faktor air kolam yang kotor. Karena itu Anda harus menjaga kualitas air kolam. Caranya, selalu berikan makanan higienis dan ganti air kolam secara berkala.

Baca Juga: Usaha Budidaya Ikan Sistem Bioflok Lebih Menguntungkan, Ini Alasannya!

Masa Panen

Inilah yang waktu yang selalu menjadi penantian para peternak ikan. Setelah ikan koi berukuran besar. maka pindahkan ikan pada kolam atau akuarium terpisah untuk siap untuk Anda jual.

Anda bisa menyiapkan beberapa akuarium besar untuk menampung berbagai jensi dan ukuran ikan koi yang akan Anda jual. Begitu juga pengelompokan bisa berdasarkan keindahan atau warnanya.

Itulah berbagai tahapan penting cara budidaya ikan koi yang wajib Anda pahami. Mengenal ikan hias ini akan membuat Anda lebih teliti dalam memantau perkembangannya. Termasuk dalam pemberian pakan dan penanganan penyakitnya. (R11/HR Online)

Editor: Jujang