Cara Menanam Cabe Rawit yang Mudah dengan Hasil Melimpah

Cara Menanam Cabe Rawit
Cara Menanam Cabe Rawit. Foto: Dadang/HR

Cara menanam cabe rawit yang mudah, untuk bisnis penghasilan atau untuk konsumsi. Bagi pecinta pedas, tentunya dengan memiliki pohon cabe rawit dapat memudahkan untuk masak masakan pedas setiap hari karena bisa tersedia kapan saja. Hampir setiap orang mengatakan bahwa jika makanan tanpa rasa pedas makanan akan terasa hambar.

Harga cabe rawit ini selalu turun naik. Ketika musim kemarau biasanya harganya akan naik yang per kilogram nya bisa sama dengan harga daging ayam bahkan lebih. Namun meskipun naik karena merupakan kebutuhan masyarakat masih tetap membelinya. Ini menjadi satu peluang bisnis baik skala kecil ataupun besar.

Cabe rawit sering menjadi bahan pelengkap maupun menjadi bumbu utama pada makanan populer saat ini. Seperti dalam makanan  khas yakni seblak, ayam geprek, gorengan dan banyak lagi.

Cara Menanam Cabe Rawit yang Mudah

Supaya tidak harus selalu membeli cabe alangkah baiknya jika menanam cabe rawit sendiri. Karena lebih mudah dan menguntungkan bahkan bisa juga menjadi bisnis sampingan. Namun sebelum kalian merasakan hasilnya tentu ada cara yang baik.

Pemilihan Bibit

Yang pertama tentu saja sebelum menanam, harus memilih bibit terlebih dahulu. Ada banyak bibit cabe rawit yang tersedia di pasaran.  Pilihlah bibit yang memang unggul.

Kalian bisa membeli bibit cabe rawit. Namun tentu juga dapat menanam cabe rawit dari biji cabe rawit sisa bumbu dapur. Caranya cukup ambil bijinya lalu keringkan.

Biasanya pembelian bibit cabe rawit untuk penanaman skala besar. Tapi untuk skala kecil dapat mengambil sendiri bibitnya atau membeli biji dalam bentuk eceran yang kini banyak tersedia pada toko pertanian dengan harga sekitar Rp 5 ribu per kantong kecil.

Penyemaian

Cara menanam cabe rawit selanjutnya adalah proses penyemaian. Cara penyemaian bisa menggunakan polybag berukuran kecil sebagai medianya. Ataupun memanfaatkan wadah bekas lainnya agar lebih murah.

Beberapa tahap penyemaian, pertama siapkan media semai atau wadah. lalu isi media tersebut dengan tanah dan pupuk dengan perbandingan 3:1. Letakkan polybag atau wadah pada tempat yang terlindungi dari sinar matahari dan hujan. Bisa memakai pupuk kompos yang per kantongnya seharga Rp 10 ribu saja.

Baca Juga: Usaha Budidaya Tanaman Hias yang Menguntungkan dan Mudah

Sebelum memasukkan benihnya terlebih dahulu rendam di air hangat selama 3 jam. Setelah itu masukan benih dan tutup dengan tanah. Jangan terlalu banyak menggunakan tanah untuk menutupinya cukup sekitar 1 cm tingginya.

Tunggu sampai benih mulai berkecambah. Jika sudah berkecambah lalu letakan pada tempat lain agar benih terkena sinar matahari dan tumbuh sempurna sampai memiliki beberapa helai daun.

Penanaman Cabe Rawit

Setelah proses penyemaian dan benih sudah semakin berkembang, dengan memiliki 4 sampai 6 daun. Proses selanjutnya proses penanaman. Namun sebelum itu perhatikan terlebih dahulu media tanahnya.

Tanah untuk tanaman cabe rawit haruslah yang sudah memakai pupuk, agar cabe dapat tumbuh subur. Gunakanlah perbandingan 3:2:1 yaitu tanah, pupuk dan sekam padi.

Dalam proses pemindahan dari polybag ke tanah kalian harus hati-hati. Sebelumnya kalian harus memperhatikan cara menanam cabe rawit yang benar terlebih dahulu. Karena cabe rawit yang ada pada polybag atau wadah, terlebih dahulu harus disiram sebelum dipindahkan. Proses pemindahan pun sebaiknya pada sore hari.

Pemeliharaan

Cara menanam cabe rawit yang selanjutnya adalah pemeliharaan. Tentu saja setiap tanaman harus terpelihara dengan baik . Agar tanaman tetap tumbuh subur dan nantinya hasil panennya pun memuaskan.

Pemeliharaan ini harus rutin dan teratur. Mulai dari penyiraman, penyiangan dan pemupukan. Lakukan pada pagi atau sore hari saat sedang senggang.

Penyiraman harus setiap hari pada pagi ataupun sore hari ketika tidak ada hujan. Jangan lupa untuk melakukan penyiangan. Penyiangan adalah  mencabut gulma atau rumput liar yang berada pada sela-sela tanaman. Sehingga pertumbuhan tanaman cabe rawit tidak terganggu.

Jangan lupa juga harus melakukan pemupukan secara rutin. Agar cabe rawit menghasilkan buah yang melimpah. Untuk hasil yang lebih maksimal dapat gunakan pupuk kompos ataupun pupuk NPK yang warnanya biru, harganya Rp 7,5 ribu per kantong.

Panen

Setelah semua cara menanam cabe rawit telah dilakukan. Maka kalian tinggal memetik hasilnya. Jika tanaman yang kalian tanam sudah berbuah bisa langsung panen. Hasilnya bisa untuk mengkonsumsinya sendiri ataupun menjualnya ke warung terdekat untuk menambah penghasilan.

Baca Juga: Cara Ternak Ikan Gurame, dari Bibit Berkualitas hingga Pembesarannya

Biasanya panen ketika tanaman berusia 2,5-3 bulan dari masa penanaman. Umur tanaman cabe dapat mencapai 24 bulan. Namun ketika semakin tua alangkah baiknya jika mengganti dengan yang baru.

Cabe rawit memiliki tingkat kepedasan yang berbeda-beda bahkan jenisnya pun bermacam-macam. Tingkat kepedasan cabe rawit sesuai dengan skala Scoville yang disebut Scoville Heat Unit (SHU).

Nah itu beberapa cara menanam cabe rawit yang mudah. Bisa menggunakan media tanam atau wadah bekas dan murah tidak harus mengeluarkan biaya yang besar. Namun hasilnya tetap bagus, melimpah dan berkualitas. (Dang/R9/HR-Online)

Editor: Dadang

Aegis Boost Pro