Cara Menanam Porang yang Benar, Umbi Mahal yang Menguntungkan

cara menanam porang
Cara menanam porang untuk usaha budidaya. Foto: Ist/Net

Cara menanam porang yang benar akan menentukan keberhasilan hasil panen. Tanaman porang mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi dan permintaan ekspor yang tinggi. Budidaya tanaman bisa menjadi pilihan untuk bisnis yang menguntungkan.

Porang (Amorphophallus muelleri Bl.), menurut Wikipedia, merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa kita makan. Tanaman ini juga populer dengan sebutan iles-iles. Umbi ini masih keluarga dekat dengan suweg dan walur.

Buah dari tanaman ini berupa umbi tunggal tanpa adanya anakan. Ada satu ciri khas yang membedakan porang dengan suweg atau walur, yaitu warna umbinya yang kuning cerah. Sedangkan umbi suweg atau walur berwarna putih.

Tahapan Cara Menanam Porang yang Benar Untuk Pemula

Cara tanam porang yang benar sangat menentukan kualitas hasil panennya. Karena itu sebelum memulai budidaya ini sebaiknya kenali tahapan pentingnya.

Jika Anda ingin budidaya porang untuk bisnis tentu saja harus memperhatikan kebutuhan pasarnya. Berikut ini cara menanam porang yang benar khususnya untuk pemula.

Syarat Tumbuh Tanaman Porang

Sebagai kelompok umbi-umbian, tumbuhan ini relatif bisa berkembang pada kondisi normal. Namun ada sejumlah syarat tumbuh tumbuhan porang agar perkembangannya optimal.

Jenis tanah untuk budidaya tanaman porang umumnya bisa pada semua jenis. Namun porang juga menyukai tanah atau lahan yang gembur tanpa ada genangan airnya.

Kadar pH tanah yang bagus untuk porang adalah pH menengah yaitu 6-7. Karena itu cara menanam porang yang juga penting adalah mengondisikan tanah sebelum memulai budidayanya.

Ketinggian tanah yang ideal untuk budidaya porang adalah antara 100 hingga 600 mdpl. Meskipun begitu porang juga bisa berkembang pada lahan dengan ketinggian 0 hingga 700 mdpl.

Kondisi lingkungan yang baik untuk porang adalah dengan kerapatan sedang. Porang juga menyukai lahan yang teduh dan tidak berada dalam paparan matahari langsung.

Baca Juga: Tips Sukses Budidaya Porang di Lahan Terbuka

Teknik Budidaya Tanaman Porang

Anda bisa memilih cara tanam porang yang benar sesuai kebutuhan, baik secara generatif maupun vegetatif. Sebelumnya siapkan bibitnya yang akan Anda budidaya dalam polibag terpisang hingga menjadi siap tanam.

Persiapan Lahan Tanam

Sebelum memulai cara menanam porang sebaiknya siapkan lahannya terlebih dahulu. Meskipun bisa menggunakan lahan di sekitar rumah, sangat baik jika Anda menyewa lahan yang luas untuk usaha yang menguntungkan.

Setelah itu bersihkan lahan dari berbagai gulma sambil dengan mencangkul untuk membuat tanah menjadi lebih gembur. Kemudian susun lubang tanam dengan jarak sekitar 25×50 cm.

Untuk mengoptimalkan pertumbuhannya, sebaiknya taburkan sekam dan pupuk kompos dalam setiap lubang tanam. Anda bisa merencanakan budidaya organik untuk hasil panen umbinya yang lebih optimal.

Cara Tanam Porang

Untuk tahap penanamannya Anda bisa menggunakan umbi ataupun biji. Namun biji sebaiknya telah Anda bibitkan terlebih dahulu dalam polybag sebelum Anda masukkan dalam lahan.

Sedangkan untuk waktu terbaik cara budidaya iles-iles yang benar dan baik adalah pada awal musim hujan. Sebagai perkiraan Anda bisa menanamnya antara antara bulan Oktober hingga Desember.

Baca Juga: Petani Porang Pangandaran Sekali Panen Tembus Rp 3 Miliar

Tahap Perawatan dan Pemeliharaan

Langkah selanjutnya cara menanam porang yang tak kalah penting adalah perawatan dan pemeliharaannya. Meskipun memelihara porang terbilang mudah dan tidak terlalu ribet.

Yang paling penting adalah rajin membersihkan gulma yang memang mudah muncul saat musim hujan. Gulma bisa mengganggu pertumbuhan porang karena itu penting untuk selalu membersihkan lahan.

Anda juga perlu menaikkan guludan tanah sebagai cara tanam porang yang benar. Ini berguna untuk menjaga agar tanaman tumbuh tegak. Namun hal ini bisa dilakukan sesekali saja.

Yang tak kalah penting adalah melakukan pemupukan lanjutan setelah tanaman mulai tumbuh. Anda bisa menjaga konsistensi dengan pupuk organik maupun dengan pupuk anorganik jenis NPK/TSP.

Tahap Panen Umbi Porang

Setelah semua tahapan cara menanam porang telah Anda lakukan saatnya memetik hasil panen. Biasanya dalam waktu 7 bulan umbi porang sudah bisa kita panen. Namun jika Anda menanam dari bijinya bisa sampai 18-24 bulan.

Seperti tanaman umbi lainnya, cara memanen tanaman ini adalah dengan mengangkat atau menjebol tanamannya. Anda bisa mengumpulkan umbinya setelah kita bersihkan dari tanah.

Umbi porang yang berkualitas biasanya dari kadar airnya. Untuk jenis umbi porang yang masih basah, harganya sekitar Rp 10.000/kg. Namun jika sudah kering seperti dalam bentuk tepung porang harganya bisa menjadi Rp 200.000/kg.

Demikianlah cara menanam porang yang sangat menjanjikan. Saat ini banyak petani yang beralih ke tanaman ini karena harga jualnya yang tinggi. Usaha budidaya tanaman porang bisa menjadi pilihan yang menarik saat pandemik. (R11/HR Online)

Editor: Jujang