Rabu, Januari 26, 2022
BerandaBerita TerbaruTanda dan Gejala Penyakit DBD, Penyebab serta Cara Mengobatinya

Tanda dan Gejala Penyakit DBD, Penyebab serta Cara Mengobatinya

Gejala penyakit DBD yang paling umum adalah demam dengan suhu tubuh yang tinggi, sakit kepala, dan muntah-muntah. Penyebab dan penularan penyakit DBD utamanya melalui nyamuk Aedes aegypti. Lantas, selain dengan medis, cara mengobati penyakit DBD apakah bisa dengan obat herbal?

Wabah DBD sering melanda berbagai daerah. Terlebih saat musim hujan yang menjadi momentum penularan penyakit ini melalui nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini berkembang biak pesat saat penghujan dan menyebarkan penyakit dengan cepat.

Musim hujan, genangan air, dan lingkungan yang kotor memang sering menjadi media penyebaran penyakit ini. Para petugas dari Dinas Kesehatan biasanya akan sibuk untuk mengendalikan lingkungan dan mencegah penularan penyakit.

Penyakit DBD atau demam berdarah dengue merupakan jenis penyakit infeksi yang disebabkan virus dengue. Virus ini cepat menular karena mendapat bantuan penyebarannya oleh beberapa jenis nyamuk, khususnya jenis Aedes aegypti.

DBD, menurut Wikipedia, juga populer dengan sebutan demam dengue atau demam sendi (breakbone fever atau bonebreak fever). Hal ini karena timbulnya sakit yang hebat pada sekitar persendian yang terasa seperti ada tulang yang patah.

Tanda dan Gejala Penyakit DBD yang Sering Terjadi

Mengenal tanda-tanda DBD sangat penting untuk segara bisa melakukan pengobatannya. Namun penyakit ini masih bisa dikendalikan melalui pencegahan dengan penyemprotan dan membersihkan lingkungan.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, khususnya yang daya tahan tubuhnya rendah atau sedang menurun, termasuk anak-anak. Berikut ini berbagai tanda dan gejala penyakit DBD yang sebaiknya Anda kenali sejak dini.

Demam Tinggi

Salah satu gejala DBD paling awal yang mudah kita kenali adalah terjadinya demam yang tinggi. Suhu badan orang yang terserang virus ini bisa mencapai hingga 39 atau 40 derajat celcius. Padahal suhu normalnya antara 36-37 derajat celcius.

Demam Tanpa Batuk

Tingginya suhu tubuh akan menyebabkan penderita mengalami demam tinggi. Namun ciri khas tanda-tanda DBD adalah tidak timbulnya batuk yang biasanya terjadi pada penderita flu atau saat kondisi menurun.

Ini berguna untuk bisa mengenali tanda dari penyakit ini sehingga bisa memberikan penanganan dengan cepat. Meskipun penyakit ini termasuk berbahaya namun jika cepat mendapat pengobatan akan mudah sembuh.

Nyeri pada Sendi

Penyakit DBD juga populer dengan sebutan demam sendi. Ini karena gejala penyakit DBD adalah timbulnya rasa sakit dan nyeri pada bagian persendian atau breakbone fever. Penderita biasanya merasakan nyeri sendi yang sangat.

Namun sakit sendi DBD berbeda dengan gangguan pada sendi yang sering menyerang lanjut usia. Selain tulang seperti terasa patah, kondisi ini juga akan membuat penderitanya merasa lelah.

Sakit Kepala

Tanda dan gejala DBD lainnya adalah terjadinya sakit kepala. Hal ini terjadi setelah tubuh mengalami demam dengan suhu badan yang tinggi. Kondisi ini juga akan menyebabkan tubuh terasa lemas dan lemah.

Timbul Bintik Merah

Salah satu gejala penyakit DBD yang juga menjadi ciri penyakit ini adalah timbulnya bintik merah pada tubuh. Bagian badan yang muncul bintik ini seperti pada tangan atau kaki. Bintik ini terasa gatal dan mengganggu.

Mungkin sekilas munculnya bintik merah ini seperti campak. Namun jika penderita juga mengalami sejumlah tanda-tanda DBD, maka tentunya bukan campak. Anda perlu segera membawanya ke dokter untuk pengobatan yang cepat.

Rasa Mual

Selain itu gejala DBD lainnya juga timbulnya rasa mual yang sering terjadi. Bahkan tak jarang mual ini juga dengan terjadinya muntah-muntah. Kondisi ini akan menyebabkan penderita menurun nafsu makannya.

Gejala DBD Ringan

Selain berbagai gejala penyakit DBD tersebut, biasanya penderita juga memperlihatkan sejumlah gejala DBD ringan dari penyakit ini. Berikut ini sejumlah tanda awal dan gejala DBD yang sebaiknya juga Anda waspadai.

  1. Terjadinya gangguan pencernaan, seperti diare.
  2. Bagian otot terasa nyeri ringan.
  3. Nafsu makan yang terus menurun.
  4. Sebelah belakang mata terasa nyeri.
  5. Terjadinya pendarahan pada bagian gusi maupun hidung.
  6. Jumlah sel darah merah yang menurun secara bertahan sehingga tubuh terasa lemas.
  7. Terkadang ada penderita yang mengalami gastritis.

Penyebab Penyakit DBD

Seperti banyak orang yang telah mengetahui bahwa penyebab penyakit DBD adalah karena virus dengue. Namun virus ini tak akan mudah menyebar tanpa bantuan dari nyamuk aedes aegypti.

Timbulnya gejala penyakit DBD karena masuknya virus dengue ke dalam tubuh. Namun ada sejumlah pemicu lainnya yang ikut menyebabkan tubuh terjangkit penyakit ini. Berikut ini beberapa faktor yang ikut memicu dan menyebabkan penyakit DBD.

Imunitas Tubuh Menurun

Saat sistem kekebalan tubuh menurun, maka akan mudah sekali berbagai kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit. Melemahnya kekebalan tubuh bisa karena banyak faktor, sepeti kelelahan, kurang tidur, maupun karena sedang flu.

Lingkungan yang Kotor

Lingkungan yang kurang terjaga kebersihan juga ikut andil dalam wabah penyakit DBD. Seperti genangan air yang banyak terjadi saat musim hujan, selokan kotor, atau sampah yang berserakan. Media perkembangan nyamuk ini harus kita bersihkan.

Transfusi Darah

Faktor lain yang juga bisa menyebabkan gejala penyakit DBD adalah transfusi darah. Hal ini terjadi karena darah pendonor berasal dari orang yang menderita DBD. Hal serupa juga bisa terjadi seperti pada proses transplantasi organ tubuh.

Konsumsi Obat

Beberapa jenis obat tertentu juga bisa menyebabkan kadar trombosit dalam darah menurun. Sehingga akan memudahkannya terserang demam dengue. Seperti konsumsi beberapa jenis obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau aspirin.

Faktor Penyakit

Kondisi tubuh yang lemah juga bisa memicu dan menyebabkan tubuh mudah terserang DBD. Beberapa jenis penyakit seperti penyakit autoimun, diabetes, anemia, asma, dan lainnya bisa menyebabkan kadar trombosit turun secara mendadak.

Karena itu penting sekali mengenal kondisi tubuh saat terjadi wabah penyakit DBD. Adanya penyakit bawaan saat seseorang terinfeksi virus dengue akan meningkatkan risikonya. Termasuk dampak akibat penyakit DBD.

Cara Pengobatan Penyakit DBD

Mengenal gejala penyakit DBD sangat penting agar bisa memberikan penanganan yang cepat dan tepat. Bahkan saat gejala DBD ringan muncul, Anda bisa segera membawanya ke dokter atau memberikan obat herbal sebagai langkah darurat.

Tak sedikit orang yang ragu saat anak atau anggota keluarga memperlihatkan tanda-tanda DBD. Banyak juga yang menganggap tanda ini sebagai demam atau sakit biasa. Berikut ini beberapa cara pengobatan alami yang bisa Anda lakukan.

Minum Oralit dan Buah

Saat seseorang memperlihatkan tanda dan gejala DBD, Anda bisa segera memberikan larutan oralit. Berikan juga vitamin C dosis tinggi dan jus buah untuk membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh penderita.

Selain itu Anda bisa memberikan kompres dengan menggunakan air dingin. Orang yang sakit juga harus minum air putih yang banyak dan juga harus beristirahat yang cukup untuk meredakan gejala penyakit DBD.

Jambu Biji Merah

Untuk cara pengobatan alami lainnya Anda bisa memberikan buah jambu biji merah. Buah ini memang identik dengan penyakit DBD karena kandungan nutrisinya yang sangat baik dalam melawan virus dengue.

Buah jambu biji jenis merah juga kaya kandungan vitamin C yang tinggi, tanin, dan flavonoid yang sangat penting untuk meningkatkan trombosit darah penderita. Anda bisa memberikannya dalam bentuk jus atau memakannya langsung.

Buah Kurma

Makanan lainnya yang siap konsumsi untuk mengobati penyakit DBD adalah buah kurma. Buah asal Arab ini kaya dengan vitamin A, C, B kompleks, asam folat, thiamin, niasin, riboflavin, kalsium, dan zat besi.

Mengonsumsi buah kurma juga efektif untuk meredakan demam, nyeri otot, maupun sakit kepala. Buah ini juga berguna membantu meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh.

Daun Pepaya

Cara mengobati penyakit DBD juga bisa dengan menggunakan daun pepaya. Ramuan tradisional ini bersifat anti mikroba dan efektif untuk membantu meredakan gejala penyakit DBD agar tidak menjadi semakin parah.

Kunyit dan Temu Ireng

Rimpang kunyit maupun temu ireng merupakan obat herbal yang multi khasiat. Kandungan bahan alami ini bermanfaat dalam memperbaiki sel yang rusak karena serangan virus dengeu.

Kedua herbal ini juga bersifat anti virus, anti mikroba, dan mengandung antioksidan yang kuat. Untuk mengonsumsinya Anda perlu menghaluskan dan merebusnya lalu minum air sarinya.

Itulah berbagai gejala penyakit DBD yang sebaiknya Anda kenali sejak dini. Begitu tanda dan gejala DBD muncul, segera berikan penanganan yang cepat untuk mencegah kondisi semakin parah. Termasuk dengan membawanya ke dokter. (R11/HR-Online/Editor: Subagja Hamara)

- Advertisment -