Gejala Penyakit Lordosis, Cari Tahu untuk Bisa Memberikan Pengobatan

Gejala Penyakit Lordosis, Cari Tahu untuk Bisa Memberikan Pengobatan
Ilustrasi gejala penyakit lordosis. Foto: hudsonvalleyscoliosis.com

Gejala penyakit lordosis bisa anda lihat dari perubahan postur tubuhnya. Ada beberapa gejala atau ciri-ciri jika seseorang mengidap penyakit yang satu ini.

Lordosis merupakan kelainan tulang belakang bagian bawah yang melengkung ke dalam. Penyakit yang satu ini merupakan kelainan tulang belakang yang bisa menyerang siapa saja.

Pada umumnya, dalam kondisi normal, setiap orang memiliki tulang punggung yang sedikit melengkung. Bagian tersebut terletak pada bagian leher, punggung atas, dan bawah.

Hal ini terjadi karena fungsinya sebagai penyokong kepala dengan panggul. Selain itu, juga membantu membungkuk dengan mudah dan membantu pergerakan.

Namun sayangnya, sering ditemui penderita kelainan tulang belakang ini. Lengkungan tulang punggung bagian bawah terlalu dalam. Hal ini terjadi karena tulang mendapatkan kelebihan beban sehingga timbul rasa sakit.

Baca Juga : Gejala Penyakit Muntaber pada Anak, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Ada banyak gejala penyakit lordosis yang bisa anda ketahui, namun kenali lebih jauh gejalanya agar bisa memberikan pengobatan yang tepat.

Selain mengetahui gejalanya, anda juga bisa mencari tahu apa penyebab dan cara mengatasinya. Dengan wawasan yang luas, bisa anda obati dengan cara sederhana.

Gejala Penyakit Lordosis dan Jenisnya

Lordosis atau kelainan tulang belakang bagian bawah sering sekali dialami sebagian besar orang. Ada banyak penyebab yang sering menimbulkan hal ini terjadi.

Salah satunya karena terlalu berat menopang beban pada tulang belakang. Masih ada banyak penyebab yang bisa terjadi. Namun, alangkah sebaiknya anda tahu apa saja gejala yang ditimbulkan ketika gangguan ini menyerang.

Pada umumnya, gejala kelainan tulang belakang ini akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri otot. Keadaan ini akan terasa ketika tulang melengkung dalam kondisi tidak normal.

Sehingga menarik otot ke berbagai arah dan mengakibatkan menjadi tegang. Namun, ada gejala lain yang bisa terjadi ketika lordosis menyerang. Penderita pun juga bisa mengalami berbagai gejala lain.

Baca Juga : Tanda dan Gejala Penyakit DBD, Penyebab serta Cara Mengobatinya

Misalnya badan terasa lemah, mati rasa, kesemutan, bokong yang tampak lebih menonjol, dan terbatasnya gerak. Selain itu, gejala yang bisa timbul juga dimana penderita tidak bisa mengontrol ketika buang air kecil dan besar.

Ada juga yang menderita lordosis mengalami kesulitan saat tidur terlentang. Sebab, posisi punggung tidak bisa menempel dengan lantai karena terhalang oleh bokong. 

Pengobatan Penyakit Lordosis

Dengan mengetahui gejala penyakit lordosis, tentu anda juga perlu tahu bagaimana cara pengobatan yang tepat. Saat seseorang sudah mengidapnya, sebaiknya untuk melakukan pengecekan ke dokter.

Perhatikan postur tubuh yang lama-kelamaan akan menimbulkan kelainan yang tampak. Namun, sayangnya sebagian besar orang yang menderita lordosis mengabaikannya.

Bahkan tidak memberikan pengobatan secara serius. Hal ini dilakukan karena kelainan tersebut tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Sebenarnya penyakit ini tidak bisa anda abaikan begitu saja.

Ketika tidak ditangani, tentu penyakit akan semakin parah bahkan mengakibatkan kesakitan otot. Berikut ini ada beberapa cara pengobatan penyakit lordosis sesuai dengan tingkat parah tidaknya gangguan.

Baca Juga : Tanda Gejala Penyakit Liver yang Harus Diwaspadai, Jangan Abaikan!

Terapi Fisik

Cara pengobatan gejala penyakit lordosis juga bisa melalui terapi fisik. Tidak hanya mengkonsumsi obat dari dokter saja, penderita bisa melakukan terapi untuk menguatkan otot.

Obat yang dokter berikan hanya mampu meredakan rasa nyeri saja. Maka dari itu, imbangi dengan melakukan terapi. Selain itu, dengan cara ini, tulang belakang bisa lebih rapi dari sebelumnya.

Menggunakan Korset

Selain cara tersebut, ada juga yang bisa anda lakukan yaitu menggunakan korset untuk menyangga punggung. Cara ini cukup efektif bagi anak-anak atau remaja yang sudah mendapatkan gejala penyakit lordosis.

Selain itu, anda juga bisa konsumsi minuman yang banyak mengandung vitamin D. Kandungan tersebut fungsinya bisa memperbaiki kondisi tulang. Melakukan pola makan yang sehat juga bisa membantu membuat tubuh lebih ideal.

Terapi Bracing

Dengan melakukan terapi bracing, kemungkinan besar mampu mengatasi gangguan tulang belakang. Bracing itu sendiri merupakan alat yang bisa terpasang pada punggung anda.

Fungsi dari alat tersebut yaitu menstabilkan punggung dan mencegah tulang belakang melengkung semakin parah. Namun, terapi ini hanya bisa anda lakukan ketika kelengkungan sudah mencapai lebih dari 30 derajat.

Gunakan pengobatan yang tepat dengan mengetahui gejala penyakit lordosis. Dengan begitu, penyakit bisa anda tangani lebih cepat. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah