Gejala Penyakit Kuning pada Bayi dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

Gejala Penyakit Kuning Pada Bayi dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Ilustrasi Gejala Penyakit Kuning pada Bayi. Foto: Ist/Net

Gejala penyakit kuning pada bayi memang sering sekali dialami saat baru lahir. Kondisi ini sebenarnya sudah familiar terjadi pada bayi yang baru lahir.

Lantas apa sebenarnya penyakit tersebut dan gejala yang sering terjadi? Penyakit kuning adalah kondisi dimana kulit dan bagian putih mata berwarna kuning.

Sebenarnya kuning bukanlah penyakit, namun tanda bahwa adanya penyakit lain. Pada bayi yang baru lahir, penyakit ini memang sering sekali terjadi.

Hal ini bukan sesuatu hal yang perlu anda khawatirkan. Pada umumnya, kondisi bayi menguning terjadi pada usia 2-4 hari. Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu.

Namun, jika hal ini terjadi sejak bayi lahir hingga 14 hari tidak kunjung hilang, bawa ke dokter. Gejala penyakit kuning pada bayi tampak begitu jelas.

Maka dari itu, jika sudah mengalami hal ini, namun tidak kunjung ada perubahan, tidak ada salahnya untuk konsultasi ke dokter. Dengan begitu, anda bisa melakukan tindakan yang tepat dalam mengatasi bayi yang menderita sakit kuning.

Baca Juga : Ingat! Bergejala atau tidak, Pasien Covid-19 Berpotensi Tularkan Virus

Gejala Penyakit Kuning pada Bayi

Penyakit kuning berawal dari adanya tumpukan bilirubin dalam darah dan jaringan tubuh lainnya. Bilirubin itu sendiri merupakan pigmen dengan warna coklat yang terdapat pada empedu, darah, dan tinja.

Seperti namanya, gejala yang ditimbulkan pun akan berwarna kuning. Terutama pada mata dan kulit bayi. Pertama kali gejala akan muncul pada area wajah yang bergerak ke seluruh tubuh.

Jika kadar bilirubin sangat tinggi, bahkan warna kuning hingga bawah lutut dan bagian atas telapak. Salah satu cara mudah memeriksa penyakit ini pada bayi yaitu menekan jari anda ke kulit bayi.

Jika menderita penyakit ini, kulit akan tampak menguning. Selain cara tersebut, masih ada beberapa gejala yang bisa timbul oleh penderita sakit kuning, antara lain:

Kulit dan Mata Menguning

Gejala penyakit kuning yang pertama yaitu timbulnya warna kuning pada kulit dan bagian mata. Kedua bagian tubuh ini akan menguning.

Namun, akan sulit terdeteksi pada penderita yang memiliki kulit hitam. Bahkan ada juga yang beranggapan jika terjadinya gejala ini karena terkena penyakit anemia.

Urine dan Fases Menguning

Baca Juga : Penyebab Darah Kotor, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Alami

Ada juga seseorang yang menderita sakit kuning terlihat dari urine dan fesesnya yang berwarna kuning. Gejala penyakit kuning pada bayi terjadi karena bilirubin terlalu banyak.

Demam

Gejala penyakit kuning pada bayi yang bisa terjadi juga ditandai dengan adanya demam. Demam memang termasuk salah satu gejala yang bisa timbul karena adanya berbagai penyakit.

Jika sudah mengalami kedua gejala sebelumnya disertai demam, terbukti jika sakit kuning sedang bayi alami. Demam akan timbul jika penyakit ini terjadi karena adanya infeksi.

Sakit Perut

Sama seperti timbulnya demam, ada juga gejala yang terjadi yaitu sakit perut. Demam dan sakit perut akan terjadi ketika terkena infeksi.

Pada umumnya, akan terasa sakit pada bagian sisi kanan perut. Tepatnya berada dibawah tulang rusuk hingga punggung bagian atas. Hal ini terjadi karena adanya peradangan atau infeksi empedu.

Jika sudah mengalami hal ini, sebaiknya segera datang ke dokter untuk konsultasi. Masih banyak gejala penyakit kuning pada bayi maupun orang dewasa.

Baca Juga : Gejala Terinfeksi Ebola Penting Anda Ketahui, Ini Penjelasannya!

Penanganan Sakit Kuning pada Bayi

Pada umumnya, kasus bayi kuning sudah sering terjadi. Meski tidak berbahaya, namun sebaiknya untuk dapat mengatasinya secara tepat. Saat bayi mengalami hal ini, penanganan yang tepat yaitu memberinya ASI lebih sering.

Anda bisa memberikannya kurang lebih 8-12 kali dalam sehari. Namun, jika selama 1-2 minggu tidak kunjung sembuh, sebaiknya tanyakan pada dokter. Sebab, butuh penanganan serius, bahkan menjalani rawat inap.

Ada beberapa metode perawatan untuk mengatasinya. Metode pertama yang bisa anda lakukan yaitu fototerapi. Cara yang satu ini memanfaatkan paparan cahaya khusus untuk menghancurkan bilirubin.

Sehingga bisa keluar melalui urine atau tinja. Cara ini cukup efektif dengan efek samping yang relatif ringan. Misalnya ruam atau diare. Penanganan selanjutnya bisa menggunakan suntikan imunoglobulin.

Cara ini bertujuan untuk mengurangi antibodi penyebab tingginya bilirubin pada tubuh. Masih ada beberapa cara penanganan gejala penyakit kuning pada bayi agar bisa sembuh total. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah