Gua Lalay Majalengka, Pesona Wisata Alam Sudana di Balik Mitosnya

Gua Lalay Majalengka
Ilustrasi Gua Lalay Majalengka. Foto: youtube.com

Gua Lalay Majalengka, salah satu destinasi wisata Kabupaten Majalengka yang tidak hanya menyuguhkan pesona keindahan. Akan tetapi, juga serangkaian cerita mitos yang terkandung di dalamnya.

Gua Lalay disebut juga sebagai salah satu Green Canyon milik Kabupaten Majalengka yang memiliki keindahan tidak kalah dari Green Canyon Pangandaran.

Gua ini berlokasi di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Lalay dalam bahasa Sunda memiliki arti kelelawar.

Maka tidak heran jika para pengunjung masuk ke dalam gua akan disambut dengan hewan kelelawar. Untuk menuju lokasi ini, anda akan melewati jalan setapak dengan hamparan pemandangan hijau bertebing.

Gua Lalay Majalengka

Indonesia mempunyai destinasi wisata Green Canyon yang tidak kalah menarik dari Green Canyon Amerika. Setidaknya terdapat tiga Green Canyon menarik di Indonesia yang dapat anda nikmati.

Ketiganya berada di wilayah Bogor, Pangandaran, dan Majalengka. Bagi sebagian besar traveler mungkin masih asing dengan Green Canyon yang berada di Majalengka ini. Sesuai dengan nama yang diusung, para pengunjung dapat menjumpai Green Canyon yang dihuni oleh lalai atau kelelawar.

Baca Juga : Cicalengka Dreamland Bandung, Destinasi Wisata Islami Bandung Timur

Goa Lalay memiliki struktur sungai dengan aliran air kehijauan. Aliran sungai tersebut bersumber dari wilayah Cilongkrang. Aliran sungai tersebut berada pada dua tebing bebatuan yang berwarna kehijauan yang sangat mempesona.

Pesona Gua Lalay Majalengka

Di dalam Gua Lalay terdapat air terjun dengan nama air terjun Pelangi. Asal mula air terjun Pelangi adalah air tersebut memperoleh sorotan dari cahaya matahari langsung sehingga airnya nampak warna-warni.

Lokasi Gua Lalay cukup ekstrem karena diapit oleh dua tebing yang cukup tinggi. dengan ketinggian kurang lebih 15km, aliran sungainya masih mengalir.

Green Canyon Majalengka ini memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Tak hanya soal bebatuan yang mengapit sisi jurangnya yang berwarna hijau.

Keunikan lain yang dapat anda rasakan saat berkunjung ke destinasi wisata satu ini adalah suhunya yang sangat dingin. Dengan dua tebing yang mengapit sungai Cilongkrang, ketinggiannya antara 15 hingga 20 meter.

Hal ini menjadikan wisatawan serasa berada dalam gua yang sangat besar yang bagian bawahnya terdapat sungai yang mengalir jernih dari kawasan hulu.

Tebing batu kehijauan yang berada pada kanan kiri tersebut memiliki bentuk yang seolah-olah seperti ukiran dengan bentuk kota-kotak kecil yang unik.

Mitos Gua Lalay Majalengka

Setiap wilayah di Indonesia tidak lepas dari namanya mitos. Begitu pula dengan Gua Lalay. Tidak hanya menyuguhkan pesona keindahan alam yang sangat mengagumkan, namun juga menyimpan cerita mitos yang beredar di masyarakat.

Baca Juga : Kopinus Coffee Darmacaang, Tempat Ngopi Asyik di Tengah Hutan Pinus

Menurut cerita, goa ini mempunyai seorang penunggu yang berupa “Oray Lalaki” atau “Ular Laki-laki”. Yang mana sosok ular tersebut mempunyai kepala seperti manusia serta bertubuh ular.

Konon, sesuai cerita dari masyarakat, dahulu kala Oray Lalaki mendiami wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai atau TNGC. Akan tetapi, karena Oray Lalay sering mengganggu warga sekitar, maka penunggu ini pun akhirnya dipindahkan ke Gua Lalay.

Fasilitas Lengkap Green Canyon Majalengka

Terlepas dari mitos yang beredar, Gua Lalay Majalengka tetap menyimpan pesona yang luar biasa dan layak untuk anda kunjungi.

Bagi anda yang tertarik untuk mengunjungi destinasi wisata ini, anda tidak perlu khawatir karena destinasi wisata ini telah memperoleh kelengkapan fasilitas sebagai penunjang. Mulai dari area parkir, toilet, mushola, hingga penginapan.

Tips Berkunjung ke Gua Lalay Majalengka

Jika anda ingin berkunjung ke Gua Lalay, sebaiknya anda lebih berhati-hati. Karena aliran sungai di gua ini dapat tiba-tiba deras dengan adanya kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Apabila kondisi cuaca sedang tidak baik, sebaiknya anda mengurungkan niat untuk datang kesini. Selain itu, anda juga perlu berhati-hati untuk menuju Green Canyon. Karena area yang cukup curam dan terjal, hanya terdapat jalan setapak pada pinggir tebing.

Kegiatan seru yang dapat anda lakukan selama berkunjung ke Gua Lalay adalah berenang. Akan tetapi, sebaiknya anda tetap menggunakan pelampung, karena terkadang arus sungai yang bisa sewaktu-waktu sangat kuat.

Baca Juga : Little Seoul Bandung, Destinasi Unik Nan Kreatif Ala Negeri Ginseng

Untuk dapat mencapai kawasan wisata Gua Lalay Majalengka, anda harus rajin bertanya kepada warga sekitar. Pasalnya, minim petunjuk arah untuk menuju kawasan ini. Gua ini berjarak 2 km dari Argapura dan sekitar 16km dari Majalengka. Untuk menikmati keindahan destinasi wisata satu ini, para pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya atau gratis. (R10/HR-Online)

Editor : Dadang