Hewan Jarang Berwarna Biru Alami, Ternyata Ini Penyebabnya

Hewan jarang berwarna biru alami, ternyata ini penyebabnya. Foto: Net/Ist.
Hewan jarang berwarna biru alami, ternyata ini penyebabnya. Foto: Net/Ist.

Hewan jarang berwarna biru mungkin banyak yang belum tahu apa penyebabnya. Jika pernah, seberapa sering Anda melihat hewan dengan warna biru yang sempurna?

Kalau terdapat pertanyaan seperti ini, sekitar 80 persen orang sepertinya akan menjawab sangat jarang. Hewan dengan pigmen tubuh berwarna biru memang terbilang sangat langka.

Mengapa hal ini dapat terjadi? Untuk mengetahui apa penyebabnya, berikut ini penjelasannya sebagaimana HR Online rangkum dari berbagai sumber.

Hewan Jarang Berwarna Biru, Ini Penyebabnya

Tergantung pada Apa yang Dikonsumsi

Baca Juga : Hewan Langka di Asia ini Harus Dilindungi

Alasan yang satu ini menjadi salah satu alasan paling masuk akal yang cukup sederhana. Bahkan, dapat dipahami dengan mudah. Faktanya, beberapa hewan memiliki warna yang tergantung dengan jenis dan makanan yang dikonsumsinya.

Makanan yang biasa dikonsumsi oleh para hewan akan memengaruhi sebagian besar warna kulit maupun bulu binatang tersebut.

Sebagai contoh, salmon dan flamingo memiliki warna yang terpengaruh dari makanan yang hewan tersebut konsumsi. Yakni kerang berwarna merah muda dan udang.

Selain salmon dan flamingo, goldfinches juga memiliki warna yang terpengaruhi oleh bunga kuning yang merupakan makanannya.

Berbeda dengan warna lain, karena jarang terdapat tumbuhan atau makhluk hidup dengan warna biru alami. Maka hewan tidak mampu mendapatkan warna biru dari apa yang hewan tersebut makan. Hal inilah yang menyebabkan hewan tersebut tergolong sangat langka.

Baca juga : Penyebab Kepunahan Hewan Liar yang Terjadi Semakin Cepat

Biru Bukan Termasuk Warna Asli dari Hewan

Penyebab yang selanjutnya karena warna tersebut bukan termasuk warna aslinya. Meski sangat langka, ada beberapa hewan yang hidup dengan warna biru sebagai warna utamanya.

Namun faktanya, warna biru pada hewan ini bukanlah warna aslinya. Beberapa hewan memiliki kemampuan manipulasi tingkat tinggi yang dapat menciptakan ilusi pada apa yang manusia lihat.

Kupu-kupu adalah salah satu contoh nyata dari trik manipulasi ini. Jika Anda melihat kupu-kupu dengan sayap berwarna biru, hal tersebut merupakan perwujudan dari cara sayapnya cermin cahaya.

Karena pada dasarnya, sayap mempunyai suatu struktur mikroskopis yang mampu menyerap semua warna, kecuali warna biru.

Tidak Memiliki Pigmen Biru Alami pada Tubuhnya

Baca juga : Cara Menghilangkan Lalat di Rumah dengan Bahan Alami, Wajib Dicoba!

Penyebab yang terakhir karena hewan tidak memiliki pigmen biru alami. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat satu jenis kupu-kupu yang memiliki pigmen biru alami?

Nama kupu-kupu tersebut adalah olive wing. Berbeda dengan kupu-kupu jenis lain yang tidak memiliki pigmen biru alami. Olive wing memiliki pigmen alami pada bagian sayapnya yang terbuat dalam tubuh kupu-kupu tersebut.

Kupu-kupu jenis ini banyak ditemukan di daerah Venezuela, Panama, Mexico, dan daerah sekitarnya. Warna biru yang indah itu tercipta melalui proses pembentukan. Kemudian terbantu berkat adanya anthocyanin berwarna merah.

Setelah itu, anthocyanin ini akan berubah menjadi biru dengan bantuan dari ion, elemen PH tanaman. Serta beberapa molekul penting yang mampu mengubahnya menjadi warna biru.

Meski sudah terdapat gambaran perihal asal warna biru pada kupu-kupu olive wing, para peneliti masih menganggap salah satu jenis kupu-kupu ini misterius. Banyak orang yang merasa terpesona dengan warna biru alami milik si olive wing ini.

Itulah beberapa penyebab hewan jarang memiliki warna biru alami, yang selama ini mungkin belum Anda ketahui. (Eva/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah