Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBerita TerbaruJenis-jenis Jerawat di Wajah, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi

Jenis-jenis Jerawat di Wajah, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi

Jenis-jenis jerawat cukup beragam, sehingga sangat penting untuk anda ketahui. Selain mengetahui jenisnya, anda juga perlu untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

Jerawat dapat dikatakan sebagai salah satu masalah yang seringkali muncul pada bagian wajah. Bagi sebagian besar orang, baik pria atau wanita, jerawat menjadi musuh terbesar yang harus segera dibasmi.

Pada umumnya, jerawat hadir disebabkan oleh beberapa faktor. Jerawat sendiri terdiri dari dua kelompok, yakni jerawat non inflamasi atau jerawat yang menyebabkan adanya pembengkakan pada jaringan kulit.

Lalu jerawat inflamasi, yakni jerawat yang dapat menyebabkan pembengkakan pada kulit serta berwarna merah. Apapun jenis dan kelompoknya, jerawat harus segera diatasi agar tidak semakin parah.

Jenis-jenis Jerawat dan Penanganannya

Hampir sebagian besar masyarakat tentu pernah mengalami masalah jerawat pada bagian wajah. Meskipun pada umumnya, jerawat seringkali muncul pada usia pubertas. Akan tetapi, orang dewasa pun tetap dapat mengalami masalah jerawat di wajah.

Baca juga: Ketahui 7 Jenis Masker Wajah yang Sesuai Kebutuhan Kulit Wanita

Munculnya jerawat di wajah disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola makan kebersihan muka, pola tidur, polusi, hingga penggunaan produk tertentu. Normalnya kulit berminyak akan menghasilkan atau mengeluarkan minyak melalui kelenjar sebasea atau kelenjar sebum.

Kelenjar ini terhubung pada saluran yang mengandung rambut atau biasa disebut dengan folikel. Pada kelenjar sebum yang tidak dapat melepaskan minyak secara baik, maka akan menyebabkan adanya penyumbatan pada kulit.

Selanjutnya pori-pori kulit akan membentuk komedo. Apabila komedo pecah, maka jerawat pun akan muncul pada permukaan kulit.

Jerawat yang muncul pada bagian wajah tentu sangat mengganggu penampilan. Jika hal ini terus dibiarkan, bisa jadi jerawat dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang.

Oleh karena itu, untuk memperoleh penanganan dan perawatan yang tepat. Penting bagi anda untuk mengetahui jenis-jenis jerawat yang seringkali muncul di wajah serta bagaimana cara mengatasinya, antara lain:

Jerawat Tipe Blackhead

Salah satu jenis jerawat yang memiliki warna gelap dan cenderung seperti komedo. Jerawat ini sering muncul pada bagian wajah dan leher. Penyebab terjadinya jerawat blackhead adalah adanya melanin yang teroksidasi serta kotoran yang terperangkap.

Blackhead sering kali hadir pada bagian hidung, dagu, dan pipi. Tipe jerawat satu ini muncul karena adanya hormon yang dapat meningkatkan sebum, yakni suatu zat berminyak dari kelenjar kulit.

Baca juga: Penyebab Muncul Jerawat Pasir di Wajah dan Cara Mencegahnya

Jenis-jenis jerawat ini terjadi pada saat pori-pori kulit terbuka, maka sel-sel kulit mati pada pori-pori tersebut bereaksi dengan oksigen di udara yang akhirnya akan berubah menjadi hitam. Untuk mengatasinya, anda dapat melakukan ekstrasi dengan tujuan untuk menghilangkan komedo yang menyumbat pori-pori.

Langkah ini harus anda serahkan kepada ahli profesional dalam perawatan kulit atau dokter kulit yang terlatih. Hal ini untuk menghindari penyebaran bakteri pada kulit.

Atau anda dapat menggunakan retinoid untuk membantu mendorong pergantian sel serta mencegah pori-pori yang tersumbat karena adanya sel kulit mati dan minyak.

Komedo Putih atau Whiteheads

Komedo merupakan jenis-jenis jerawat dasar. Pada saat minyak serta sel kulit bercampur, maka akan menyumbat pori-pori. Maka komedo adalah hal pertama yang muncul sebelum akhirnya terbentuk jerawat.

Apabila pori-pori menutup, maka akan nampak benjolan kecil berwarna putih atau berwarna daging. Inilah yang sering disebut dengan whiteheads.

Salah satu penyebab terjadinya jenis-jenis jerawat satu ini adalah adanya perubahan hormon. Dalam masa-masa tertentu, seperti saat pubertas dan haid, maka jumlah sebum atau minyak diproduksi pori-pori anda mengalami peningkatan.

Sehingga pori-pori pun tersumbat serta memicu adanya komedo putih. Komedo yang tertutup ini dapat terjadi pada area dagu dan garis rahang. Cara tepat untuk mengatasi whitehead adalah dengan menjaga area sekitarnya agar bebas dari bakteri dan sel kulit mati.

Pada umumnya, whitehead secara alami akan hilang dalam waktu sekitar satu minggu. Anda juga dapat mencuci wajah pada pagi hari atau malam hari dengan pembersih wajah yang mengandung asam glikolat serta salisilat.

Jerawat Pustula

Jenis-jenis jerawat yang sering muncul pada bagian wajah selanjutnya adalah jerawat pustula. Merupakan salah satu jenis jerawat dengan cairan nanah yang terdapat di dalamnya.

Baca juga: Tips Menggunakan Skincare Wajah agar Bebas dari Jerawat

Jerawat ini seringkali berukuran lebih besar dari komedo putih serta dikelilingi kemerahan. Jerawat pustula pada umumnya muncul pada area yang mudah berminyak. Seperti pada bagian punggung, dada, hingga wajah.

Selain itu, jerawat ini paling sering menyerang usia remaja. Cara mengatasi jerawat pustula adalah dengan sabun cuci muka yang mempunyai kandungan benzoyl peroxide serta asam salisilat.

Benzoyl peroxide bermanfaat untuk membunuh bakteri penyebab jerawat. Lalu asam salisilat berfungsi untuk membersihkan sel kulit mati pada wajah.

Jerawat Papula

Jenis-jenis jerawat berikutnya adalah jerawat papula. Jerawat tipe ini mempunyai bentuk benjolan merah dengan ukuran kecil dengan diameter kurang dari 5mm.

Pada umumnya, jerawat papula tidak mempunyai pusat nanah yang berwarna putih ataupun kuning. Akan tetapi, pada saat papula menumpuk nanah, maka akan menjadi jerawat dengan tipe papula.

Jerawat ini muncul pada saat kulit kelebihan minyak serta sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori. Hal inilah yang menyebabkan terbentuknya komedo.

Apabila komedo pecah, maka bakteri akan menyebar pada jaringan kulit. Dalam kondisi ini, tubuh akan merespon dengan adanya peradangan untuk melawan bakteri. Jerawat yang meradang inilah yang sering disebut dengan jerawat papula.

Jerawat papula dapat anda obati dengan menggunakan obat-obatan seperti antibiotik atau dengan perawatan topikal seperti tretinion. Selain itu, retinol juga dapat anda gunakan untuk mengatasi jerawat papula.

Jerawat Batu atau Kistik

Jerawat batu atau jerawat kistik merupakan jenis-jenis jerawat akibat adanya penumpukan minyak serta sel kulit mati pada jaringan kulit yang jauh berada dalam folikel rambut.

Apabila terjadi peradangan pada jaringan kulit, maka benjolan pun akan semakin besar. Ukuran jerawat yang membengkak dapat semakin membesar.

Hal ini akibat infeksi bakteri yang terjadi pada lapisan kulit paling atas. Akibatnya, jerawat batu akan tampak memerah, semakin besar, serta berisi nanah.

Perlu anda ketahui, jenis-jenis jerawat batu dapat menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan. Jika tidak segera anda tangani, maka peradangan akan memecah pori-pori yang dapat menyebar ke jaringan kulit sekitarnya.

Kondisi peradangan yang menyebar luas pada akhirnya akan memicu jerawat baru. Untuk mengatasinya, sebaiknya anda berkonsultasi pada dokter kulit untuk memperoleh penanganan yang tepat.

Pada umumnya, kombinasi antibiotik serta perawatan lokal dengan menggunakan resep dokter dapat bekerja dengan sangat baik. Jenis-jenis jerawat ini juga dapat anda dengan isotretinoin.

Jerawat Fulminans

Jenis-jenis jerawat penting untuk anda ketahui, terutama pada jenis jerawat yang langka. Jerawat fulminans adalah salah satu jenis jerawat langka atau dapat terbilang sebagai jerawat batu yang parah.

Jenis jerawat ini seringkali terjadi pada remaja laki-laki. Tanda dari jerawat fulminans seringkali adanya jerawat nodul dengan radang yang parah serta plak dengan luka terbuka yang melibatkan bagian punggung, wajah, dan dada.

Terdapat pula tanda-tanda sistemik seperti demam, nyeri sendi, nyeri otot, serta darah putih yang meningkat. Untuk mengatasi jenis jerawat ini memerlukan adanya steroid sistemik oral, isotretinoin serta obat sistemik lainnya.

Jerawat Nodul

Macam-macam jerawat ada yang taraf ringan, ada pula yang parah. Salah satu jenis jerawat parah adalah jerawat nodul. Parahnya lagi, jerawat nodul tidak dapat anda atasi dengan menggunakan obat bebas. Penyebab jerawat nodul adanya faktor keturunan serta hormon yang tidak seimbang.

Jenis-jenis jerawat ini berukuran besar, keras, dan menimbulkan rasa sakit. Biasanya jerawat nodul muncul pada permukaan kulit. Selain itu, jenis jerawat ini dapat bertahan hingga beberapa minggu, bisa lebih. Jerawat nodul sering muncul pada remaja pria yang sedang mengalami pubertas.

Akan tetapi, semua orang juga dapat mengalami jenis jerawat ini. Cara mengatasinya adalah dengan memeriksakannya ke dokter kulit untuk memperoleh penanganan yang tepat.

Biasanya dokter akan memberikan antibiotik dan jenis obat lainnya pada pasien. Karena pengobatan tanpa adanya resep dokter, tidak dapat mengatasi masalah jerawat ini secara tuntas.

Dengan mengetahui jenis-jenis jerawat dan cara mengatasinya, maka anda tidak akan salah saat penanganan pada jerawat yang sedang anda alami. Karena perbedaan setiap kondisi jerawat, tentu juga berbeda dalam perawatan dan penanganannya. (R10/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img