Jenis Neuron Berdasarkan Fungsinya pada Manusia

Jenis Neuron Berdasarkan Fungsinya pada Manusia
Ilustrasi Jenis Neuron Berdasarkan Fungsinya. Foto: Ist/Net

Jenis neuron berdasarkan fungsinya terbagi atas tiga bagian. Masing-masing bagian ini memiliki fungsi tersendiri sesuai cara kerjanya. Tetapi fungsi ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

Neuron merupakan sebuah unit struktural dari sistem saraf. Memiliki kemampuan sebagai penghantar dan merespon rangsangan yang sangat baik.

Sel saraf atau neuron ini tersusun atas dendrit, akson, dan badan sel. Masing-masing dari bagian ini terlihat dari struktur penyusunnya. Semua pembagian ini tak lain untuk membedakan sel satu dengan yang lainnya.

Jenis Neuron Berdasarkan Fungsinya

Sebelum masuk pada pembahasan jenis neuron, alangkah baiknya untuk mengetahui pengertian dari neuron atau sel saraf. Merupakan salah satu bagian sistem koordinasi dalam tubuh. Berfungsi sebagai pengatur aktivitas melalui sebuah hantaran listrik atau impuls.

Sel saraf adalah suatu unit struktural dan fungsional yang menyusun bagian sistem saraf. Secara umum, sel saraf ini mendorong adanya sel neuroglia. Memiliki fungsi untuk memberikan nutrisi pada sel saraf supaya bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Klasifikasi neuron berdasarkan fungsinya terbagi atas tiga jenis, yaitu:

Sel Saraf Sensorik

Neuron sensorik menggunakan informasi dari alat indra berupa hidung, mata, telinga, lidah, dan kulit. Sel saraf ini dikenal dengan sebutan neuron aferen yang mengubah jenis stimulus tertentu dalam bentuk potensial aksi. Informasi pada sel saraf ini berjalan sepanjang serabut saraf ke otak melalui sumsum tulang belakang.

Stimulus pada jenis neuron berdasarkan fungsinya berasal dari eksteroreseptor luar tubuh berupa cahaya, suara, dan lain sebagainya. Ada juga yang berasal dari dalam tubuh misalnya tekanan darah dan indra posisi tubuh. Potensial aksi yang pertama terdapat pada sel ganglion retinal.

Koneksi dengan sistem saraf pusat pada neuron sensorik berupa suatu informasi akan memasuki sistem saraf pusat. Jalurnya melalui saraf kranial, lalu informasi dari bawah kepala memasuki sumsum tulang belakang melalui otak dan 31 saraf belakang. Selanjutnya akan mengikuti alur yang jelas dan sistem saraf akan memberikan kode perbedaan.

Baca Juga: Fungsi Cairan Empedu Untuk Membantu Pencernaan dan Cegah Penyakit

Sel Saraf Motorik

Berikutnya ada jenis neuron motorik atau motoneuron. Tubuh sel neuron motorik terletak pada korteks motorik, sumsum tulang belakang, dan akson proyeksi tulang belakang. Ada dua jenis neuron motorik yaitu atas dan bawah.

Akson yang berasal dari atas sinapsis ke interneuron pada sumsum tulang belakang. Terkadang juga langsung menuju ke neuron motorik bagian bawah.

Jenis neuron berdasarkan fungsinya ini memiliki akson yang berasal dari bawah motorik. Hal ini akan membawa sinyal dari sumsum tulang belakang menuju ke efektor. Jenis sel saraf motorik yang paling rendah adalah motorik tunggal.

Sebab bisa mengkonversikan banyak serat pada otot. Serat otot ini bisa mengalami banyak potensial aksi dalam waktu tertentu. Pembentukannya pada persimpangan neuromuskular dan menjadi superimposed yang merupakan hasil dari penjumlahan.

Neuron motorik akan mengerikan serabut saraf ke otot rangka yang terletak pada tanduk anterior medula spinalis dan nukleus. Berfungsi untuk mengirim impuls ke otot yang memiliki hasil berupa tanggapan tubuh. Dendrit yang panjang bisa berhubungan dengan akson.

Baca Juga: Struktur Ginjal dan Fungsinya Sebagai Penyaring Darah

Neuron Konektor

Jenis neuron berdasarkan fungsinya ada sel saraf konektor. Biasanya memiliki penyebutan sel saraf asosiasi. Letak dari sel saraf konektor ini terdapat pada sistem saraf pusat.

Memiliki fungsi sebagai penghubung sel saraf tepi dengan sel saraf lainnya yang terdapat pada sistem saraf pusat. Sel saraf penghubung ini memiliki bentuk berukuran pendek dari sel lainnya, bahkan neurit dan dendrit memiliki ukuran yang sama. Dendrit terhubung pada ujung saraf sensorik dan dendrit pada saraf motorik.

Sel saraf konektor ini menerima impuls dari saraf sensorik, lalu meneruskannya ke pusat saraf. Setelah itu, pusat saraf akan menerjemahkan impuls ke dalam bentuk pesan. Nantinya pesan akan diteruskan melalui penghubung akson pada saraf motorik.

Serabut saraf, akson, dan dendrit pada sel saraf ini tergabung dalam satu selubung. Nantinya akan membentuk urat saraf yang badan selnya berkumpul dalam satu tempat untuk membentuk ganglion saraf.

Itulah jenis neuron berdasarkan fungsinya yang bisa anda pelajari. Jaga pola hidup sehat agar tidak terserang penyakit yang berbahaya akibat rusaknya sel saraf. (R10/HR Online)

Editor: Jujang