Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaBerita TerbaruJenis Tulang Rawan dan Fungsinya Untuk Melindungi Organ Manusia

Jenis Tulang Rawan dan Fungsinya Untuk Melindungi Organ Manusia

Jenis tulang rawan ada bermacam-macam yang memiliki fungsi masing-masing pada tubuh manusia. Tulang rawan merupakan jaringan ikat yang sifatnya lentur. Letaknya pada berbagai anggota tubuh manusia.

Misalnya tulang rawan terletak pada sangkar rusuk, telinga, hidung, tengkorak, dan lain sebagainya. Tulang ini tersusun dari kumpulan sel tulang rawan atau kondosit. Sel tulang rawan ini akan menghasilkan matriks ekstraseluler yang berupa sel dan substansi dasar.

Kondosit ini mengeluarkan matrik yang penyebutannya adalah kondrin. Setelah itu, akan terbentuk tulang rawan yang sifatnya lentur, licin, dan kuat. Tulang ini memiliki sifat liat dan lentur karena memiliki zat perekat dan zapur yang jumlahnya banyak.

Jenis Tulang Rawan pada Manusia

Tulang rawan atau kartilago yang menyusun sistem gerak jaringan tulang rawan adalah sel-sel tulang rawan. Kelenturan pada tulang rusuk penyusun rongga dada menyebabkan tulang rusuk bisa bergerak bebas mengikuti pemekaran paru-paru.

Berikut jenis dari kartilago:

Tulang Rawan Hialin

Memiliki warna putih yang agak kebiruan dan translusen. Pada embrio memiliki sebagian tulang sementara hingga nantinya akan berganti oleh tulang yang sesungguhnya. Pada umumnya, tulang ini menyusun janin dan fetus.

Tulang ini memiliki kepadatan yang lebih daripada tulang rawan lainnya. Susunan dari hialin kartilago berupa sel kondrosit dan matriks ekstraseluler. Tentunya lebih dominasi terhadap jumlah kolagen.

Jenis tulang rawan ini berkembang dari mesenkim atau kondroblas. Diferensiasi tulang rawan berlangsung melalui pusat hingga ke luar. Sebab sel yang lebih pada pusat memiliki ciri kondrosit, sedangkan sel perifer memiliki ciri kondroblas.

Baca Juga: Fungsi Tulang Leher yang Penting Bagi Aktivitas Manusia

Tulang Rawan Elastin

Berikutnya ada tulang rawan elastin yang merupakan susunan dari sel kondusit. Mampu menghasilkan campuran kolagen dan serat elastin. Tulang ini juga biasa disebut dengan kartilago elastik.

Bagian kartilago elastik ini memiliki susunan berupa sel kondrosit dan cairan kondroitin sulfat. Susunan serat inilah yang membedakan antara kartilago elastin dengan kartilago hialin. Kartilago elastin memiliki susunan serat berupa kolagen.

Hal ini akan membuat kartilago elastis memiliki sifat yang elastis atau fleksibel. Warna dari tulang ini adalah kuning. Biasanya terdapat pada telinga, saluran eustachius, epiglotis, dan laring.

Tulang Rawan Fibrosa

Jenis tulang rawan berikutnya adalah adalah kartilago fibrosa. Merupakan jenis yang memiliki sifat intermediet atau campuran. Dengan kata lain, tulang ini merupakan campuran antara hialin dan elastin.

Kartilago fibrosa memiliki penyusun berupa serat kolagen kasar tipe 1. Substansi dasar dari tulang ini tidak begitu terlihat dengan jelas. Sehingga membutuhkan penyokong kuat dan daya rentang.

Serat kolagen pada tulang ini akan membentuk berkas tidak teratur antara kelompok kondrosit. Biasanya penyebaran tulang ini terdapat pada vertebrata dan ligamen.

Baca Juga: Fungsi Tulang Rahang Bawah Bantu Aktivitas Manusia

Fungsi Tulang Rawan

Setelah mengetahui jenis tulang rawan, kini saatnya beralih ke fungsi dari tulang rawan. Berikut adalah fungsinya:

Penyokong Jaringan atau Organ Lunak

Tulang rawan yang memiliki sifat elastis atau kenyal sangat memungkinkan untuk melindungi bagian tubuh yang lunak. Sehingga jaringan akan aman terhadap suatu tekanan atau benturan. Ketika melakukan aktivitas yang sifatnya keras bisa lebih aman.

Tulang rawan bisa membentuk bantal stess atau peredam. Nantinya akan melindungi organ dari kerusakan mekanis. Sehingga organ tubuh manusia tetap aman dari gangguan berupa benturan apapun bentuknya.

Penyusun Sendi

Fungsi yang kedua sebagai penyusun sendi pada tulang. Mampu menyambungkan antar tulang keras pada tulang yang bisa menyusun pergerakan manusia. Sehingga seseorang bisa bergerak sesuai dengan kegiatan yang mereka inginkan.

Dari semua jenis tulang rawan mampu membentuk peredam gesekan. Hal ini adalah suatu keamanan dari organ dan bisa menyokong pergerakan tubuh seseorang.

Pertumbuhan dan Pembentukan Tulang Keras Manusia

Pada bagian tertentu pada tulang rawan akan mengalami penulangan atau osifikasi. Nantinya akan berubah menjadi tulang sejati atau osteon. Nah, inilah fungsi tulang sebagai pembentuk dari tulang sejati atau tulang keras.

Tulang rawan yang lembut akan mengalami pengapuran. Proses ini akan berlangsung pada bagian matriks ekstraseluler. Setelah itu, akan mengalami proses pemadatan dan mengeras.

Itulah beberapa jenis tulang rawan dan fungsinya pada tubuh manusia. Jaga tulang rawan agar organ lain juga ikut terjaga. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img