Kasus Covid-19 Melonjak, Kantor Desa Sukajadi Ciamis Tutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat
Infromasi penutupan sementara Kantor Desa Sukajadi Ciamis karena kasus covid-19 meningkat. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Akibat kasus covid-19 melonjak di lingkungan kerjanya, Kantor Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tutup untuk sementara waktu.

Kades Sukajadi, Haiz Azka, mengatakan, penutupan kantorini akibat adanya salah seorang anggota lembaga desa terpapar positif corona bersama 10 orang lainnya.

“Penutupan pelayanan ini bersifat sementara untuk mensterilkan lokasi, apalagi anggota tersebut sering masuk kantor desa,” katanya, Rabu (2/12/2020).

Haiz menambahkan, penutupan ini berlangsung selama 3 hari, yakni sejak Rabu hingga Jum’at 4 Desember 2020.

Guna sterilisasi, pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala dan pada Senin mendatang pelayanan sudah buka kembali.

Selama sepekan ini, lanjutnya, kasus covid-19 melonjak. Tercatat dari hasil test swab ada 11 orang terkonfirmasi positif dengan satu di antaranya meninggal dunia.

“Dengan adanya lonjakan kasus, kami bekerjasama dengan Puskesmas Kertahayu terus melakukan pengawasan serta test swab secara berkala terhadap warga yang pernah kontak erat dengan yang positif,” ujarnya.

Seperti halnya pada Selasa kemarin, pihaknya melakukan swab terhadap 57 orang dari target sasaran 80 orang.

baca juga: Kelurahan Bojongkantong Banjar Pertahankan Zona Hijau Covid-19

Minta Bantuan Pemerintah Ciamis

Ia pun berharap Pemkab Ciamis juga ikut membantu memberikan solusi serta terkait penanganan, atau biaya hidup bagi warga positif yang saat ini di karantina.

Pasalnya, terang Haiz, untuk melaksanakan isolasi mandiri pihaknya sudah kebingungan karena tidak lagi memiliki anggaran. Sedangkan warga yang isolasi kebutuhannya harus terpenuhi.

“Kemarin kami mempunyai sisa anggaran sebesar Rp 2 juta, itu pun sudah kita salurkan kepada dua orang yang positif. Eh sekarang kasusnya bertambah banyak, mau dari mana coba biayanya” keluhnya.

Terpisah, Plt Camat Pamarican yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan, Agus Yani, dirinya mengaku prihatin atas meningkatnya penyebaran virus Covid-19 yang terjadi di wilayah Desa Sukajadi.

“Bagaimana pun ini PR berat bagi kami untuk menanggulanginya. Maka dari itu, kami juga telah melakukan koordinasi dan membuat laporan ke Bupati Ciamis, Sekda, Satgas Covid-19 Kabupaten, serta Kepala DPMD terkait upaya penanganan kasus ini,” ujarnya.

Agus Yani menambahkan, pihaknya selaku Satgas Covid-19 Kecamatan juga telah melayangkan Surat kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah Desa Sukajadi secara berkala. (Suherman/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

Aegis Boost Pro