Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Autoimun, Wajib Dihindari

makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun
Ilustrasi makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun. Foto: medicalnewstoday.com

Makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun cukup bervariasi. Hal ini perlu benar-benar anda perhatikan agar bisa mengurangi resiko timbulnya penyakit lain.

Autoimun merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada sebagian besar orang. Kondisi ini terjadi pada seseorang telah terserang pada bagian kekebalan tubuhnya. Bahkan justru sel-sel sehatlah yang terserang dalam tubuh diri sendiri.

Pada umumnya, sistem imun dalam tubuh akan berfungsi ketika terjadi serangan virus, kuman, toksin, atau bakteri. Namun, berbeda dengan hal ini, justru saat sehat menyerang sel yang sebenarnya tidak mengalami masalah.

Karena terjadinya hal ini, membuat tubuh lebih rentan terhadap serangan penyakit. Dengan mengatur pola makan, kondisi ini bisa teratasi.

Sebab, belum ada cara ampuh untuk menyembuhkan sakit autoimun. Dengan melakukan pola diet sehat, biasanya penyakit ini bisa lebih membaik. Maka dari itu, sebagai penderita tidak bisa konsumsi makanan secara sembarangan.

Bahkan anda juga perlu memperhatikan makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun. Pola makan yang biasa terjadi oleh penderita memiliki istilah dengan AIP (autoimmune protocol ).

Baca Juga : Penyebab Penyakit Autoimun, Jenis dan Gejalanya yang Wajib Diwaspadai

Hal ini perlu anda jalankan untuk bisa mengatasi terjadinya peradangan dan berbagai gejala lainnya. AIP merupakan diet ketat yang bisa anda jalankan dari diet paleo.

Jika diet paleo hanya mengkonsumsi daging, sayur, ikan, kacang, dan biji. Namun, untuk yang satu ini perlu menjauhi makanan yang beresiko menimbulkan peradangan dalam usus.

Sehingga benar-benar harus anda perhatikan secara ketat. Karena alasan inilah mengapa AIP bisa menjadi solusi terbaik untuk bisa mengatasi terjadinya penyakit autoimun.

Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Autoimun

Autoimun merupakan penyakit yang menyerang kekebalan tubuh itu sendiri. Jika pada umumnya, kekebalan tubuh menjaga dari serangan organisme asing, justru ini sebaliknya.

Sehingga justru sel-sel yang sehat pun terserang menjadikan tubuh seseorang mudah lemas. Adapun beberapa penyakit yang terjadi karena autoimun antara lain nyeri sendi, kelenjar tiroid, lupus, psoriasis, dan nyeri sendi.

Gejala yang terjadi bisa karena terdapat pembengkakan kelenjar tiroid, masalah kulit, atau kelelahan. Maka dari itu, jangan anggap enteng masalah ini.

Justru penyakit tersebut mampu menimbulkan berbagai masalah baru dalam tubuh. Salah satu cara yang bisa anda lakukan yaitu menjaga konsumsi makanan.

Baca Juga : Tanda dan Gejala Penyakit DBD, Penyebab serta Cara Mengobatinya

Penderita harus pintar-pintar dalam memilih makanan yang baik dan tidak untuk penderita autoimun. Ada beberapa daftar makanan yang tidak boleh untuk penyakit autoimun. Antara lain:

Gluten

Makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun yang pertama yaitu gluten. Gluten itu sendiri merupakan campuran protein dan amorf terdapat pada beberapa sereal, terutama gandum.

Maka dari itu, sebaiknya penderita autoimun menghindarinya. Sebab, makanan jenis yang satu ini memungkinkan penyakit justru semakin serius. Sebaiknya penderita menghindari konsumsi makanan yang mengandung gluten selama 3-6 bulan.

Gula

Gula juga menjadi salah satu makanan pantangan untuk penyakit autoimun. Beberapa jenis gula seperti sukrosa, fruktosa, dan sugar akan merusak sistem imun.

Maka sebagai penderita autoimun, hindari makanan yang mengandung gula terlebih dulu. Sebaiknya kurangi konsumsi gula selama penyakit benar-benar belum sembuh.

Baca Juga : Penyebab Penyakit Addison, Gejala dan Cara Pengobatannya

Makanan Hewani

Semua makanan hewani ternyata mampu membuat sakit autoimun semakin buruk. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya inflamasi pada penderita.

Protein hewani menjadi makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun. Misalnya susu, telur, daging, dan sejenisnya. Sebab, dengan konsumsi makanan tersebut, justru penyakit akan semakin parah.

Maka dari itu, sebaiknya lakukan diet vegan untuk waktu kurang lebih 3,5 bulan. Sebab, sudah ada bukti yang memberikan hasil positif akan hal ini. Hasilnya menunjukkan pengurangan rasa nyeri, sendi bengkak, dan kaku.

Ada banyak jenis makanan yang bisa anda konsumsi dan wajib penderita autoimun hindari. Hal ini tentu untuk mempercepat pemulihan pada fungsi imun tubuh.

Jika pengobatan belum bisa anda lakukan, bahkan pengobatannya saja belum ada. Maka dari itu, dengan diet AIP justru semua akan lebih terjaga, terutama dari segi konsumsi makanan.

Sebaiknya untuk selalu mematuhi diet ketat yang dokter sarankan agar pemulihan bisa lebih mudah. Ketika anda menganggapnya enteng tanpa melakukan pengobatan atau pencegahan, justru bisa menimbulkan gangguan lain.

Sebaiknya hindari makanan yang dilarang untuk penyakit autoimun untuk mengatasi sakit yang semakin parah. Anda bisa melakukan diet ketat dengan konsumsi makanan yang baik dan bagus. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah