Makanan yang Memperlambat Metabolisme Tubuh, Apa Saja?

Makanan yang memperlambat metabolisme tubuh. Foto: Net/Ist.
Makanan yang memperlambat metabolisme tubuh. Foto: Net/Ist.

Makanan yang memperlambat metabolisme tubuh penting untuk Anda ketahui. Karena sebelum mengonsumsinya, Anda juga perlu memperhatikan kandungan yang ada dalam makanan.

Tak terkecuali terhadap makanan yang memiliki dampak bagi metabolisme tubuh. Lantaran, jika metabolisme berjalan cepat, maka kalori pun akan terbakar dengan cepat.

Namun, jika metabolisme lambat, maka pembakaran kalori menjadi terhambat. Seperti HR Online rangkum dari berbagai sumber, berikut ini daftar makanan yang dapat memperlambat pembakaran kalori dalam tubuh.

Makanan yang Memperlambat Metabolisme

Buah dan Sayuran

Baca Juga : Manfaat Cokelat untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Turunkan Berat Badan

Dalam sebuah riset yang digalakkan oleh Environmental Health Perspective, menyebutkan, jika menyemprotkan beberapa jenis fungicide pada sayuran atau buah, hal itu dapat meningkatkan berat badan pada manusia.

Sehingga, Anda perlu berhati-hati dalam memilih buah ataupun sayuran. Alih-alih untuk mengurangi berat badan, tapi justru ternyata malah meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh.

Maka sebaiknya Anda membeli buah atau sayuran organik yang memiliki kandungan pestisida rendah. Karena, buah dan juga sayuran merupakan objek yang paling cepat menyerap zat-zat pestisida.

Namun sebelum mengonsumsinya, Anda jangan sampai lupa untuk mencuci buah dan sayuran terlebih dahulu.

Soda

Soda masuk dalam daftar makanan yang memperlambat metabolisme tubuh. Jadi, bagi Anda para pecinta minuman bersoda, sebaiknya mulai mengurangi untuk mengkonsumsinya mulai saat ini.

Sebab, dalam minuman bersoda terkandung sirup jagung fruktosa dengan kadar tinggi, yang mana kandungan tersebut dapat mengakibatkan sindrom metabolisme.

Baca Juga : Manfaat Kentang untuk Kesehatan Tubuh, Banyak Lho!

Hal ini dapat dikatakan cukup berbahaya. Karena selain bisa memperlambat pembakaran kalori, minuman yang mengandung soda juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kemudian, stroke dan penyakit diabetes.

Bahkan, dalam sebuah riset yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, mengemukakan, apabila terlalu sering mengonsumsi kandungan sirup jagung fruktosa dapat memicu obesitas.

Tepung Terigu

Dalam beberapa makanan yang ada sekitar kita hampir seluruhnya terbuat dari tepung terigu. Walaupun memiliki rasa yang jauh lebih enak dari tepung gandum, tapi nyatanya kandungan nutrisi dan kualitas tepung terigu lebih rendah. Sebab prosesnya yang sangat kompleks.

Hal ini karena tepung terigu mengandung serat yang rendah, atau bahkan tidak ada sama sekali. Sehingga menjadikan proses pencernaan lebih cepat daripada roti gandum.

Itulah yang menjadikan tepung terigu masuk dalam daftar salah satu makanan yang memperlambat metabolisme.

Asam Lemak Omega 6

Baca Juga : Bahaya Kunyit untuk Kesehatan Tubuh jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Tak sedikit yang mengetahui manfaat dari asam lemak omega 6. Zat ini dapat Anda temukan pada ikan salmon, kacang kenari, kuning telur, atau chia seed.

Tapi ada baiknya Anda menghindari kandungan asam lemak omega 6 pada paha ayam, mentega, atau kue. Mengapa demikian?

Karena, dalam proses pembuatan makanan yang terhidrogenasi oleh lemak. Kemudian menggunakan minyak sayur, hal ini dapat meningkatkan peradangan dan juga meningkatnya risiko obesitas.

Bahkan, jika Anda mengonsumsi makanan yang memperlambat metabolisme, salah satunya yang memiliki kandungan asam lemak omega 6 terlalu tinggi, bisa meningkatkan resistensi insulin. Yaitu sebuah proses dalam tubuh yang merubah karbohidrat menjadi lemak.

Daging Sapi Ternak

Makanan yang memperlambat metabolisme tubuh selanjutnya yaitu daging sapi ternak. Tak jauh berbeda dengan ayam, daging sapi juga lebih banyak mengandung zat kimia. Seperti halnya antibiotik, jika dibandingkan sapi yang hanya memakan rerumputan.

Dalam sebuah riset yang telah tersusun pada sebuah jurnal kesehatan, mengungkap bahwa, antibiotik yang terkandung dalam hewan ternak bisa berdampak buruk bagi. Semua itu terkait dengan bakteri usus yang baik. Bahkan, berat badan pun cenderung akan meningkat.

Itulah daftar makanan yang memperlambat proses metabolisme tubuh. Hal ini tentunya penting untuk Anda ketahui, demi kesehatan tubuh. (Eva/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah