Mars Dog NASA, Penjelajah Baru untuk Medan Ekstrem Planet Mars

Mars Dog NASA
Ilustrasi Mars Dog NASA. Foto: inceptivemind.com

Mars Dog NASA merupakan robot berkaki empat yang menyerupai anjing yang para ilmuwan kirim ke planet Merah tersebut. Para ilmuwan pun menggandeng NASA/JPL-Caltech yang membuat robot yang mana telah lengkap dengan kecerdasan buatan (AI). 

Selain itu, mereka juga melengkapi robot tersebut dengan peralatan untuk penginderaan. Hal ini bertujuan dalam membantu para ilmuwan menavigasikan medan atau area yang berbahaya maupun tempat bawah permukaan planet Mars tersebut.

Mars Dog NASA

NASA bersama dengan JPL-Caltech telah memperkenalkan robot dengan kaki empat menyerupai hewan anjing yang mana mereka kirim ke planet Mars. Para ilmuwan tersebut mengumumkan robot dengan teknologi AI itu dalam presentasi mereka yang terselenggara pada 14 Desember 2020 silam.

Mereka mempresentasikannya melalui pertemuan tahunan secara online yakni American Geophysical Union (AGU) tahun 2020 ini. Kelebihan robot anjing tersebut selain memiliki perlengkapan navigasi serta kecerdasan buatan (AI).

Lengkap juga dengan kemampuan melakukan manuver yang mana sama manuver yang penjelajah beroda ikonik lakukan. Seperti Opportunity, Spirit, Curiosity, serta Perseverance.

Baca Juga: Temuan Mikroba di Gurun Atacama Mendukung Kehidupan di Planet Mars

Kelebihan Mars Dog

Kelebihan dan kemampuan Mars Dog NASA ini pun sangat lincah serta robot dengan daya tahan yang kuat. Yang mana merupakan gabungan dari sensor untuk memungkinkan robot bisa menghindar dari hambatan dan rintangan.

Kemudian, juga memungkinkan untuk memilih opsi jalur yang akan dilewati, karena pasti akan menghadapi banyak jalur. Bahkan juga dapat membangun peta secara virtual terhadap terowongan dan juga gua yang terpendam kepada operator pangkalan.

Jika para penjelajah Mars konvensional sebagian besar hanya bisa bergerak secara terbatas pada permukaan yang datar. Maka tidak untuk robot anjing ini. Robot ini akan menjangkau setiap area atau medan yang ia lalui, bahkan medan yang ekstrim sekalipun.

Sehingga, robot anjing yang baru ini akan sangat cocok dalam kondisi lanskap planet Mars yang sedemikian itu. Karena, jika pun robot terjatuh, ia akan dapat bangkit kembali.

Tak selesai dengan kelebihan itu saja, Mars Dog NASA juga mempunyai bobot 12 kali lebih ringan daripada penjelajah sekarang ini. Dengan demikian, ia akan mampu melakukan perjalanan dengan lebih cepat.

Untuk pencapaian kecepatannya, robot anjing ini mampu berjalan secara normal dengan kecepatan 5 kilometer per jamnya, seperti pada tahap pengujian.

Kemudian, untuk perbandingan, penjelajah Curiosity dapat melakukan perjalanan pada permukaan Mars dengan kecepatan 0,14 kilometer per jamnya.

Selanjutnya, untuk permukaan planet Mars sendiri memiliki gua yang berpotensi dalam menawarkan perlindungan untuk kelompok manusia pada masa datang.

Hal tersebut akan memberikan penawaran perlindungan secara alami dari radiasi sinar UV yang membunuh. Selain itu, juga perlindungan dari ancaman badai debu sangat dingin serta intens yang mana bisa terjadi selama berminggu-minggu.

Baca Juga: Kawah Misterius di Mars, Diperkirakan Berumur 4 Miliar Tahun

Apa yang Bisa Mars Dog NASA Lakukan?

Melansir Live Science, gua yang ada tersebut kemungkinan menyimpan bukti dari kehidupan masa lalu planet Mars. Hal tersebut mampu mendukung medan atau area yang layak huni pada Mars untuk organisme yang dapat hidup jauh dalam tanah.

Dengan adanya robot berkaki empat tersebut, maka akan melakukan perjalanan untuk sekitar bebatuan dengan mengumpulkan pengukuran serta membuat peta daripada apa yang telah terlihat.

Kemudian, juga dapat memberikan penawaran kesempatan yang baru pada para ahli dalam mendeteksi tanda-tanda untuk kehidupan di luar planet Bumi.

Mars Dog NASA ini pun mereka juluki “Au-Spot” yang mana merupakan versi modifikasi “Spot”, yakni penjelajah mekanik dengan kaki empat yang merupakan robot buatan perusahaan robotika Dynamics.

Terdapat lebih dari 60 ahli serta insinyur pada tim Collaborative Subterranean Autonomous Resilient Robots (CoSTAR). Mereka melengkapi robot dengan AU-Spot dengan perlengkapan sensor jaringan serta perangkat lunak dalam membantu dalam pemindaian, penavigasian, serta memetakan kondisi sekitar planet Mars dengan cara yang aman dan juga mandiri.

Au-Spot juga melakukan proses masukan Lidar, thermal, sensor visual, serta gerakan dalam membuat peta 3 dimensi. Robot anjing ini pun lengkap dengan peralatan berteknologi AI dalam mempelajari struktur mana yang dapat ia hindari serta mereka identifikasi objek yang cukup menarik menurut ilmu ilmiah.

Lalu, pada modul komunikasi yang ada robot akan memungkinkan dalam proses transfer data menuju permukaan ketika sedang menjelajahi area bawah permukaan.

Sedangkan, para anggota tim CoSTAR tengah menuju Au-Spot yang ada dalam berbagai jalur rintangan. Seperti menempatkan Mars Dog NASA dalam lorong serta terowongan, menaiki tangga, sampai pada menempatkan pada lokasi luar ruangan dengan tiruan lanskap planet Mars. (R10/HR Online)

Editor: Jujang