Menghindari Aplikasi Android Berbahaya, Begini Caranya

Menghindari Aplikasi Android Berbahaya
Ilustrasi menghindari aplikasi Android berbahaya. Foto : Ist/Net

Menghindari aplikasi android berbahaya yang berasal dari pihak ketiga wajib Anda ketahui. Pasalnya, aplikasi yang berbahaya tersebut bisa merusak smartphone.

Bukan hanya itu, aplikasi yang berbahaya tersebut biasanya mengandung malware, virus ataupun adware, yang bisa merugikan si pengguna smartphone.

Meski memang saat ini salah satu induk dari berbagai aplikasi yang aman untuk HP Android adalah Play Store. Dikatakan aman, sebab software dari Play Store ini biasanya sudah diuji keamanannya.

Namun, tidak dipungkiri sekarang ini banyak sekali aplikasi yang terdeteksi berbahaya. Tidak hanya puluhan bahkan ratusan.

Menghindari Aplikasi Android Berbahaya

Beberapa aplikasi yang berbahaya ini juga sering ‘membawa’ iklan ilegal, yang dapat membahayakan pengguna.

Walaupun Play Store sendiri sudah menerapkan antisipasi dengan teknologi terbaru untuk menangkal aplikasi yang berbahaya, tapi tetap ada yang lolos.

Baca Juga : Aplikasi VPN Terbaik, Akses Internet Cepat dan Keamanan Terjamin

Bahkan tidak sedikit Play Store buatan Google ini sudah menghapus pengembang aplikasi yang bisa merugikan konsumennya, dengan tujuan buruk.

Sebab, aplikasi-aplikasi tersebut sering menyalahgunakan permintaan izin dengan menayangkan iklan secara berlebihan. Meskipun, saat Anda tidak memakainya namun bisa aktif secara otomatis ketika sudah menginstalnya.

Oleh karena itu, supaya Anda tidak mengalami masalah, maka perlu mengetahui cara menghindari aplikasi Android yang berbahaya.

Berhati-berhati Pada Aplikasi Dengan Deskripsi Menjanjikan

Cara pertama yang perlu Anda ketahui adalah dengan mewaspadai dan menghindari aplikasi, yang banyak menawarkan banyak fitur namun tidak baik.

Seperti halnya aplikasi yang ada pada Google Play Store yang banyak mengklaim berbagai manfaat menarik.

Padahal pihak pengembang yang mempunyai tujuan buruk tersebut, sudah menyematkan malware atau virus yang membahayakan perangkat maupun data pengguna.

Jangan Menginstal Aplikasi Yang Banyak Mengandung Perjanjian

Cara menghindari aplikasi Android yang berbahaya selanjutnya adalah dengan membaca terlebih dulu perjanjian atau deskripsinya.

Seperti yang Anda ketahui, bahwa banyak sekali aplikasi dari pihak ketiga yang isinya membutuhkan izin akses.

Baca Juga : Aplikasi WPS Office, Spesifikasi, Versi, Kekurangan dan Kelebihannya

Selain itu, pihak ketiga tersebut juga meminta pengguna untuk memperbolehkan akses ke semua aspek pada ponsel pintar. Hal tersebut perlu Anda hindari dan memfilter ulang.

Hal ini untuk menjaga agar data dalam ponsel Anda tetap aman. Jika Anda sembarangan memberikan izin pada aplikasi, bisa jadi ada hal tidak Anda inginkan yang akan terjadi.

Namun, jika aplikasi yang dimaksud adalah mainstream, maka tidak masalah Anda memberikan izin sesuai kebutuhan.

Hindari Aplikasi dengan Skor Rendah Atau Pengunduhan Rendah

Cara menghindari aplikasi Android yang berbahaya adalah saat Anda mengunduh pada Google Play Store perlu melihat penilaian terlebih dahulu.

Biasanya dalam Play Store terdapat rating atau bintang yang merupakan hasil penilaian dari yang sudah menggunakan. Bintang tersebut mulai dari yang terendah yaitu 1 sampai terbaik 5 bintang.

Jika aplikasi memiliki bintang kurang dari lima dan terdapat pertanyaan tentang legalitas aplikasi, maka aplikasi tersebut perlu Anda hindari. Intinya, jika ada aplikasi yang memiliki skor rendah perlu Anda hindari.

Menghindari Aplikasi yang Banyak Menyiarkan Iklan

Kemudian, cara menghindari aplikasi Android yang berbahaya lainnya adalah dengan mengetahui apakah layanan pihak ketiga tersebut memiliki iklan banyak ataupun tidak.

Sebab, banyaknya iklan yang terdapat pada layanan pihak ketiga ini dapat memperlambat daya fungsi dasar ponsel.

Sedangkan cara mengetahui apakah aplikasi mengandung banyak iklan atau tidak,  yaitu adalah melalui “read more” pada halaman play store.

Menjauhi Aplikasi dari Pengembang Kurang Populer

Tips lainnya yang lebih jitu dan gampang adalah dengan cara mengetahui siapa pengembang dari aplikasi tersebut.

Karena, banyak layanan pihak ketiga yang melakukan penipuan dengan cara meyakinkan calon konsumennya, bahwa ini adalah aplikasi yang terkenal.

Baca Juga : Aplikasi Kuliah Online Terbaik, Dukung Pembelajaran Selama Pandemi

Bahkan, si pengembang aplikasi tersebut sering melakukan pencintraan, yaitu dengan cara mengaku bahwa ia juga seorang pengembang terkenal.

Sebaiknya untuk menghindari aplikasi Android yang berbahaya, sebelum menginstal atau mengunduh layanan dari pihak ketiga tersebut, Anda terlebih dulu melakukan riset dengan membaca siapa pengembangnya.

Sebab, tidak sedikit aplikasi yang terdapat pada Google Play Store mempunyai maksud untuk menipu calon konsumennya.

Adapun cara menipunya adalah dengan membuat logo atau ikon seperti versi aplikasi yang asli. Sehingga, jika wawasan calon konsumen terbatas, maka tentunya akan tergiur karena ia kira aplikasi tersebut asli.

Itulah beberapa cara mengetahui agar Anda bisa menghindari aplikasi android berbahaya. Pastikan menghindari daftar aplikasi tersebut guna menjaga privasi agar tidak sampai merugikan Anda. (Adi/R5/HR-Online)

Editor : Subagja Hamara