Kamis, Desember 1, 2022
BerandaBerita CiamisPandemi Covid-19, Siswa SMK di Panjalu Ciamis Tanam Jahe Merah

Pandemi Covid-19, Siswa SMK di Panjalu Ciamis Tanam Jahe Merah

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Dalam masa pandemi COVID-19 ini meningkatkan daya tahan tubuh sangat penting. Salah satunya dengan mengkonsumsi minuman rempah berkhasiat seperti jahe merah. Melihat peluang itu, para siswa SMK Negeri 1 Panjalu Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mulai tanam jahe merah.

Ratusan siswa, guru, pemerintah desa, kecamatan dan masyarakat menanam jahe merah pada lahan seluas 5 hektar, Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu, Kamis (3/12/2020).

Kepala SMK Negeri 1 Panjalu Undang Tatang Hidayat mengatakan kegiatan ini merupakan pionir pertama kali. Selain peluang, jahe merah adalah komoditi yang cukup laris saat Pandemi. Sekolah memanfaatkan lahan milik pemerintah desa dengan cara kerjasama.

“Kami melihat Panjalu ini potensinya pertanian. Sekaligus SMK 1 Panjalu ini memiliki jurusan Agribisnis, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kami memilih jahe merah karena sangat berguna dalam masa pandemi untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Undang.

Undang menjelaskan jahe merah memiliki nilai jual yang tinggi. Kegiatan tanam jahe merah ini juga untuk melatih para siswa SMK mulai dari cara menanam, memelihara sampai panen dan pemasarannya.

“Jadi para siswa terlibat langsung. Sehingga nanti setelah lulus nanti ini bisa menjadi bekal dan sebuah peluang usaha yang menjanjikan dan menghasilkan bagi para siswa,” ungkap Undang.

Sebetulnya, baik dalam masa pandemi ataupun normal, jahe merah memiliki banyak peminatnya. Tak hanya untuk kebutuhan dalam negeri tapi juga luar negeri. Bahkan telah bekerja sama dengan perusahaan besar untuk pemasarannya.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan perusahaan yang bisa menerima hasil jahe merah ini. Nanti 7 sampai 9 bulan ke depan saat panen. Jadi tidak bingung untuk memasarkannya karena sudah jelas pasarnya,” jelasnya.

SMK Negeri 1 Panjalu juga akan melakukan pengolahan jahe merah itu untuk menjadi sebuah produk yang bernilai dan bermanfaat.

“Nantinya para siswa benar-benar memiliki bekal keahlian setelah lulus dari sekolah  mampu tanam jahe merah sampai menghasilkan. Kami pun akan membantu dalam hal bibit,” tegas Undang. (Dang/R9/HR-Online)

Editor: Dadang