Inspiratif, Pasien Positif Covid-19 di Banjar Ini Sempatkan Ngaji Online untuk Santrinya

Ngaji Online
KH Gun Gun Gunawan Abdul Jawad saat live streaming ngaji kitab Mukhtarul Hadist untuk santrinya. Foto: Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Meski masih isolasi di RS Asih Husada Langensari karena positif covid-19, KH Gun Gun Gunawan Abdul Jawad yang merupakan anggota DPRD Kota Banjar masih sempat ngaji online untuk santrinya.

Ia menjalani isolasi sejak Minggu (27/12/2020) lalu setelah dinyatakan positif hasil swab. Sebelumnya ia mengalami demam dan hilang penciumannya setelah takjiah ke wilayah Tasikmalaya.

Saat HR Online mengonfirmasi anggota DPRD dari PKB ini melalui sambungan telepon, ia mengaku kondisinya saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya. Bahkan, selama isolasi sudah bisa mandi.

“Alhamdulillah 3 hari ini sejak masuk isolasi sudah bisa mandi. Sebelumnya saya nggak kuat. Sekarang sudah bisa aktivitas baca-baca dan juga ngaji untuk santri,” katanya, Rabu (30/12/2020).

Ia juga masih sempat ngaji online Kitab Mukhtarul Hadist dan Kitab Ta’limul Mutaalim untuk santrinya yang ada di pesantren.

Mengajar ngaji untuk para santri, kata Gun Gun, tidak bisa ia tinggalkan karena merasa kasihan.

“Walaupun tadi ngajinya hanya beberapa hadist saja, tapi Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Hanya saja durasinya tidak seperti biasanya ketika saya ngaji online ketika di luar kota,” imbuhnya.

Baca juga: Positif Covid-19, Anggota DPRD Kota Banjar Ini Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Ngaji Online Manfaatkan Teknologi untuk Kebaikan

Sebelum terpapar covid-19, Gun Gun mengaku sering memanfaatkan teknologi smartphone untuk ngaji secara daring ketika berada di luar kota saat bertugas.

Menurutnya, majunya zaman sekarang harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk hal-hal yang positif.

Sehingga, kegiatan mengaji di pesantren misalnya tetap berjalan dan tidak terganggu meski sedang berada di luar.

Selain itu, ketika ia dinyatakan positif juga sempat membuat video pernyataan bahwa dirinya terkofirmasi terpapar covid-19.

“Sebenarnya saya terinspirasi dari KH Said Agil Siradj yang beberapa waktu lalu juga positif. Hal ini bagi saya tiada lain agar tidak ada simpang siur di masyarakat, apalagi keluarga saya kan banyak, terlebih yang berhubungan dengan partai maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak dalam situasi pandemi covid-19 ini agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak serta sering mencuci tangan pakai sabun.

“Paling penting itu 3M untuk meminimalisir penyebarannya,” imbuhnya. (R6/HR-Online)

Editor: Muhafid