Penyebab Penyakit Meningitis, Gejala, Cara Mencegah dan Mengatasinya

Penyebab Penyakit Meningitis, Gejala, Cara Mencegah dan Mengatasinya
Kenali penyebab penyakit meningitis. Foto: Ist/Net

Penyebab penyakit meningitis terutama karena serangan kuman, virus, atau bakteri. Infeksi peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang ini sangat berbahaya. Sehingga penting mengetahui gejala, cara mencegah dan mengatasi penyakit meningitis.

Meningitis populer juga dengan sebutan radang selaput otak. Menurut Wikipedia, meningitis merupakan jenis penyakit yang menyerang bagian meningen. Meningen adalah membran yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang.

Pada penyakit ini, meningen mengalami peradangan yang hebat. Penyebab meningitis adalah bakteri, virus, kuman, maupun jenis mikroorganisme lainnya. Peradangan ini termasuk sangat berbahaya dan membutuhkan penanganan darurat secara medis.

Penyebab Penyakit Meningitis yang Wajib Diketahui

Penyakit meningitis umumnya terjadi karena adanya infeksi yang terjadi karena virus, bakteri atau jenis kuman lainnya. Namun ada faktor penyebab non-infeksi yang menyebabkan gangguan ini.

Nah, berikut ini berbagai faktor penyebab penyakit meningitis baik karena faktor infeksi maupun yang lainnya. Mengenal yang menyebabkannya akan berguna untuk penanganan yang lebih efektif.

Infeksi Bakteri

Kebanyakan kasus penyakit meningitis terjadi karena serangan bakteri atau virus. Bakteri atau virus yang mengandung penyakit meningitis menyebar melalui udara maupun orang yang telah terkena penyakit ini.

Kebanyakan meningitis terjadi karena virus yang diikuti jenis bakteri, fungi, maupun protozoa. Namun tidak semua jenis virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit ini. Berikut ini beberapa jenis virus dan bakteri yang menjadi penyebab meningitis.

Virus Enteroviruses – Virus ini akan menyebabkan meningitis dan peradangan sistem saraf.

Virus Campak – Faktor yang menyebabkan penyakit campak ini juga menjadi penyebab penyakit meningitis. Namun dengan adanya vaksinasi campak, virus ini bisa kita cegah.

Herpes Simplex – Ini akan menyerang alat kemaluan sehingga disebut harpes genital, namun juga menyerang otak.

Cacar Air – Untuk yang ini akan memicu penyakit cacar yang awalnya akan menyerang kulit namun kemudian juga menginfeksi saluran pernapasan dan ke otak.

Virus Influenza – Seperti namanya, virus ini akan mengakibatkan meningitis serta akan menyerang saraf otak.

Sedangkan untuk bakteri penyebab meningitis juga tidak semua jenis. Bakteri merupakan jenis mikroorganisme yang senang hidup berkelompok. Berikut ini jenis bakteri yang bisa menjadi penyebab penyakit meningitis.

Bakteri Streptococcus Pneumoniae – Bakteri ini umumnya hidup dalam neasofaring tanpa menyebabkan gejala. Namun saat imunitas lemah, bakteri ini akan menyerang termasuk menyebabkan meningitis.

Bakteri Escherichia Coli – Bakteri yang menyebabkan diare ini juga bisa menjadi penyebab meningitis. Uniknya, bakteri ini juga menghasilkan vitamin K2 dan berguna menahan bakteri lain yang akan masuk ke usus.

Bakteri Neisseria Meningitidis – Seperti namanya, jenis bakteri inilah yang paling sering menjadi penyebab penyakit meningitis. Bakteri ini bisa menghasilkan Endotoksin yang bisa merusak pembuluh darah.

Trauma Otak

Selain karena serangan virus atau bakteri, penyakit meningitis juga bisa terjadi karena trauma otak yang pernah terjadi. Baik berupa benturan kepala, jatuh dari motor, atau mengalami kecelakaan.

Trauma ini akan menyebabkan gegar otak ringan. Namun kondisi ini juga bisa menyebabkan terjadinya pembekuan darah dalam otak. Meningitis bisa terjadi sebagai akibat atau komplikasi sekunder dari kondisi ini.

Karena itu sangat penting menjaga kepala agar tidak mengalami benturan. Kalaupun terjadi benturan, segera lakukan pemeriksaan medis untuk memastikan tidak terjadi infeksi dalam otak yang cukup berbahaya.

Tumor Otak

Faktor penyebab penyakit meningitis lainnya adalah karena peyakit tumor otak. Penyakit ini memang tidak mudah mendeteksinya. Apalagi gejala yang timbul juga umumnya samar, seperti gejala stroke.

Serangan tumor otak juga akan menyebabkan terganggunya sistem saraf otak. Karena kenali gejalanya dan lakukan pemeriksaan medis untuk memastikannya. Penanganan sejak dini bisa membantu mencegah meningitis atau penyakit lain.

Kurang Nutrisi dan Vitamin

Penyakit meningitis juga banyak menyerang anak-anak. Penyebab meningitis ini umumnya terjadi karena kurangnya asupan nutrisi dan vitamin yang penting untuk perkembangan otak anak.

Sebagai orang tua sebaiknya memperhatikan asupan makanan untuk anak-anaknya. Utamanya lagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Kurangnya nutrisi akan menyebabkan pertumbuhannya tidak optimal namun juga memicu banyak penyakit.

Parasit

Faktor lain yang juga bisa menjadi penyebab penyakit meningitis adalah karena adanya parasit yang muncul dalam otak. Parasit ini bisa masuk melalui makanan atau jajanan yang tak sehat atau kotor.

Karena itu sangat penting memperhatikan kesehatan dan kebersihan jajanan anak-anak kita. Hindari jajanan pada sembarang tempat, terlebih yang terbuka dan mudah tercemar udara yang kotor atau tidak higienis.

Jamur

Penyebab meningitis juga bisa karena terjadinya infeksi jamur candida. Meskipun kasus ini jarang terjadi, namun infeksi ini bisa saja terjadi. Terlebih jika anak-anak dan keluarga Anda tidur dalam ruangan yang lembap.

Infeksi terjadi karena jamur masuk dalam otak dari lingkungan yang buruk. Masih ada banyak keluarga Indonesia yang rumahnya terbilang tidak sehat. Selain sirkulasinya buruk, tak sedikit hewan ternak yang ikut tidur dalam rumah.

Imunitas Tubuh Menurun

Faktor lainnya yang juga menjadi penyebab penyakit meningitis adalah sistem imunitas tubuh yang buruk. Sebenarnya ini bukan penyebab melainkan pemicu karena berbagai faktor lainnya. Namun saat kekebalan menurun, serangan akan terjadi.

Imunitas yang rendah juga bisa karena asupan nutrisi yang rendah, kurang istirahat, tubuh yang kekurangan cairan, dan kelelahan. Menurunnya imunitas akan meningkatkan risiko terjadinya meningitis.

Gejala Penyakit Meningitis

Penyakit meningitis bisa terjadi pada siapa saja dan umur berapa pun. Dari anak-anak hingga orang lanjut usia bisa terkena penyakit ini. Setelah mengenal penyebab penyakit meningitis, berikut ini berbagai gejalanya yang wajib Anda tahu.

Sakit Kepala

Salah satu gejala penyakit meningitis yang paling umum adalah timbulnya sakit kepala. Hal ini karena meningitis menyerang saraf otak pada kepala. Jika terjadi pada anak-anak akan menyebabkan anak sering rewel.

Namun berbeda dengan sakit kepala lainnya, akibat meningitis menyebabkan rasa sakit yang menyiksa dan tak jarang yang tidak tertahankan. Bahkan tak sedikit penderitanya yang seperti ingin membenturkan kepala ke tembok.

Mual dan Muntah

Tanda lainya penyakit meningitis adalah timbulnya rasa mual dan muntah. Kebanyakan penderita menduga kondisi ini sebagai diare biasa. Namun kondisi yang parah akan menyebabkan penderita mengalami dehidrasi.

Ada banyak penyakit lainnya yang juga terjadi dengan gejala mual dan muntah. Namun jika tanda ini terjadi dengan rasa sakit kepala yang sangat sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk memastikannya.

Sensitif Terhadap Cahaya

Gejala penyakit meningitis yang juga mudah kita kenali adalah meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya. Tak sedikit penderita yang merasa silau dengan ruangan kamar atau rumah yang terlalu terang.

Penyebab penyakit meningitis akan membuat terganggunya saraf otak. Ini akan berdampak menurunnya fungsi mata. Rasa silau yang terlalu terang akan menyebabkan mata mengeluarkan air untuk melindunginya.

Penglihatan Menurun

Penurunan fungsi mata juga akan menyebabkan orang yang menderita penyakit ini mengalami penglihatan yang menjadi kabur. Tak sedikit orang yang menduganya karena matanya menjadi minus atau plus.

Untuk memastikannya Anda sebaiknya segera memeriksakan ke dokter. Sebab, penurunan fungsi penglihatan bisa berbahaya terutama saat Anda harus melakukan perjalanan.

Benjolan pada Kepala

Gejala meningitis yang juga sering terjadi adalah timbulnya benjolan pada kepala, atau tepatnya pada bagian ubun-ubun. Munculnya benjolan ini biasanya disertai dengan demam dan sakit kepala.

Otot Oksipital Menjadi Kaku

Gejala penyakit meningitis lainnya adalah otot oksipital yang terasa kaku. Otot oksipital adalah yang menutupi atau terdapat pada sekitar tengkorak. Gangguan ini akan menyebabkan penderita tidur miring dengan kepala mendongak.

Cara Mencegah Penyakit Meningitis

Setelah mengetahui berbagai gejala maupun penyebab penyakit meningitis, lantas bagaimana untuk mengatasinya? Berikut ini beberapa cara mencegah penyakit meningitis yang bisa Anda lakukan.

Vaksin

Saat ini sudah banyak vaksinasi yang tersedia dan gratis dari pemerintah. Sebagai orang tua Anda wajib mengikutkan anak-anak agar mendapatkan semua jenis vaksinasi, termasuk vaksin campak dan cacar air untuk menangkal penyakit meningitis.

Menjaga Kebersihan dan Gaya Hidup Sehat

Virus dan bakteri penyebab meningitis banyak terdapat di udara yang kotor. Untuk mencegah penyakit meningitis penting selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menjalani gaya hidup sehat. Termasuk memperhatikan jajanan anak-anak kita.

Menjaga Asupan Makanan

Anak-anak yang masih dalam pertumbuhan sangat membutuhkan asupan nutrisi untuk perkembangan otak dan tubuhnya. Karena itu penting memperhatikan asupan makanan bernutrisi untuk buah hatinya. Nutrisi juga penting untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Itulah berbagai penyebab penyakit meningitis yang sebaiknya Anda kenali dan waspadai. Selain karna virus dan bakteri, penyebab meningitis juga bisa karena benturan atau lingkungan yang buruk. Karena itu penting mencegah meningitis. (R10/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara