Perbedaan Infaq dan Shodaqoh yang Wajib Diketahui, Apa Saja?

Perbedaan Infaq dan Shodaqoh
Ilustrasi Perbedaan Infaq dan Shodaqoh. Foto: Ist/Net

Perbedaan infaq dan shodaqoh wajib untuk anda mengerti serta ketahui. Tentu saja untuk umat Islam, kedua metode beribadah ini merupakan salah satu cara untuk memperoleh pahala dan ridho dari Allah SWT.

Namun tahukah anda perbedaan kedua ibadah tersebut? Tak jarang yang belum mengerti benar mengenai infaq maupun sedekah. Jika anda adalah salah satu dari mereka yang belum mengerti, ada baiknya dapat menyimak ulasan sebagai berikut.

Perbedaan Infaq dan Shodaqoh

Sebelum mengetahui perbedaan antara infaq dan juga sedekah, ada baiknya kita mengetahui beberapa manfaat dari amalan keduanya. Diantaranya adalah dapat membersihkan harta kita. Setiap harta yang kita miliki terdapat sebagian hak milik orang lain.

Sehingga, dengan mengamalkan infaq dan juga sedekah, akan membersihkan harta tersebut sekaligus menambah keberkahannya. Selain itu, dengan melakukan infaq dan sedekah, dapat menambah rezeki kita.

Hal ini telah Allah SWT jelaskan dalam QS Al Baqarah: 261, yang artinya jika orang dengan perbuatan infaq layaknya menanam sebutir biji serta ia akan memanen tujuh kali lipat dari yang ia tanam.

Baca juga: Pandemi di Zaman Rasulullah, Mulai dari Wabah Kusta Hingga Tha’un

Perbedaan Berdasarkan Pengertian

Berdasarkan syariat, infaq berasal dari kata anfaqa (bahasa Arab) yang berarti mengeluarkan sesuatu untuk kebutuhan tertentu. Sementara itu, sedekah juga berasal dari bahasa Arab, shodaqoh yang mengandung arti suatu pemberian dengan tujuan mencari ridho Allah SWT.

Walaupun asal perbedaan infaq dan shodaqoh dari istilah tersebut cukup berbeda, sebenarnya infaq dan juga sedekah mempunyai makna pengertian yang sama. Sejumlah harta yang bisa kita berikan kepada orang yang memerlukan atas ridho dari Allah SWT.

Perbedaan Berdasarkan Hukum Islam

Jika berdasarkan hukum Islam, infaq dan juga sedekah mempunyai hukum sunnah. Hukum sunnah adalah suatu perbuatan jika mengerjakannya memperoleh pahala dan meninggalkannya tidak berdosa atau tidak apa-apa.

Meskipun keduanya sama-sama sunnah, akan tetapi terdapat perbedaan infaq dan shodaqoh dalam bentuknya serta konsep yang kita kerjakan. Tentu saja kedua cara atau metode amalan ibadah ini berbeda dengan zakat.

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib untuk umat Islam lakukan. Zakat adalah salah satu perintah Allah yang harus umat Islam kerjakan. Jika seseorang telah sampai pada rukun dan syarat wajib, maka jika meninggalkannya akan mendapatkan dosa.

Perbedaan Konsep Sedekah dan Infaq

Perbedaan infaq dan shodaqoh selanjutnya berdasarkan konsep. Infaq adalah harta yang keluar dari seseorang atau dari badan selain zakat yang bermanfaat untuk umum. Sementara itu, sedekah adalah harta atau bukan harta yang keluar dari seseorang atau badan selain zakat untuk manfaat umum.

Konsep keduanya juga berdasarkan Undang-Undang RI nomor 23 Tahun 2011 mengenai Pengelolaan Zakat. Jika berdasarkan paparan dari konsepnya tersebut, infaq dapat kita simpulkan jika mengacu pada pemberian sejumlah kekayaan atau harta.

Sedangkan, sedekah mengacu pada sesuatu hal yang lebih umum dalam bentuknya, bisa berupa harta atau hal lain, contohnya senyuman.

Kemudian, konsep dari sedekah sendiri juga telah jelas dari sebuah hadits yang Bukhori riwayatkan. Yang mana bunyinya, ” Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, ‘Kullu ma’rufin shodaqoh’, yang mana artinya setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Bukhori)

Kemudian, perbedaan infaq dan shodaqoh dari konsep nantinya kembali dipertegas dengan perbedaan bentuk. Infaq serta sedekah ini mempunyai perbedaan yang cukup mencolok dan signifikan dalam bentuknya, namun tidak serta merta untuk keseluruhannya.

Perbedaan tersebut terletak pada wujud pemberiannya yang akan diberikan untuk orang lain. Mudahnya saja, jika infaq hanya terbatas dengan amalan ibadah berupa pemberian harta. Akan tetapi, sedekah tidak terbatas pada amalan ibadahnya berupa harta.

Baca juga: Senyuman adalah Ibadah Paling Murah Tanpa Rupiah

Contoh Infaq dan Shodaqoh

Sedekah lebih luas cakupan amalannya. Sehingga, sedekah dapat kita berikan kepada orang lain berupa harta dan non harta. Contoh untuk membantu dalam menguatkan perbedaan konsep tersebut adalah bahan pokok, uang, peralatan masak, tanah, dan semua yang berwujud benda duniawi.

Semua itu adalah contoh untuk infaq. Lalu, contoh untuk sedekah yang lebih umum karena batasannya tidak terikat pada materi duniawi seperti ucapan terima kasih, pertolongan, pemberian maaf, saran dan masukan, senyuman, pujian, ucapan salam, kasih sayang, hingga pada sikap yang ramah sekalipun merupakan contoh dari sedekah.

Dengan mengetahui perbedaan infaq dan shodaqoh, anda dapat melakukan amalan shaleh kapanpun dan pada tempat yang anda inginkan. Melakukan amalan shaleh dengan mengharap ridho Allah SWT adalah salah satu jalan agar dapat memperoleh manfaat atas apa yang sudah kita kerjakan. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid