Perbedaan Serangan Jantung dan Serangan Panik Dianggap Sama

Perbedaan Serangan Jantung dan Serangan Panik Dianggap Sama
Ilustrasi perbedaan serangan jantung dan serangan panik. Foto: Ist/Net

Perbedaan serangan jantung dan serangan panik ternyata hanya sedikit saja. Mungkin sebagian besar orang mengira bahwa gejala yang timbul antara keduanya sama.

Namun ada beberapa perbedaan yang bisa terlihat. Sebagian besar orang tentu pernah mengalami yang namanya jantung berdetak kencang.

Hal ini sering didiagnosa jika anda terkena serangan jantung. Hal ini karena kurangnya pengetahuan tentang perbedaan antara sakit jantung dan panik.

Belum banyak orang yang tahu jika antara keduanya itu ada bedanya. Anggapan jika keduanya merupakan penyakit yang sama.

Tidak mengherankan jika keduanya memiliki kemiripan gejala, yaitu nyeri pada bagian dada. Saat jantung mengalami detak yang sangat kencang, tentu dada merasa sakit.

Gejala lainnya juga terjadi pada nafas pendek-pendek. Meski nyaris sama, namun kedua penyakit ini memiliki proses yang berbeda. Mungkin sebagian besar orang mengira jika dada merasa nyeri dengan gejala yang sama itu berarti memiliki resiko terkena sakit jantung.

Baca Juga : Gejala Serangan Panik, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Namun, dari gejala yang sama, ada penyakit lain yang bisa timbul yaitu serangan panik. Maka dari itu, sebaiknya anda tahu apa saja perbedaan serangan jantung dan serangan panik.

Hal ini untuk membuat anda lebih mudah mendiagnosa gejala yang timbul. Selain itu, penanganan yang tepat pun bisa segera dilakukan.

Perbedaan Serangan Jantung dan Serangan Panik

Gangguan panik memiliki gejala yang mirip jika seseorang terkena sakit jantung. Pada umumnya, gejala yang timbul terjadi pada ketidaknyamanan di area dada, gemetar, sesak nafas, pusing, hingga berkeringat.

Gejala ini mirip sekali jika seseorang terkena sakit jantung. Padahal tidak semua hal ini benar. Sebagian besar orang yang mengalami gejala tersebut akan muncul diagnosa terserang jantung.

Padahal hal ini tidak bisa diputuskan begitu saja. Bisa saja gejala yang terjadi tersebut merupakan serangan panik. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengecek kebenarannya, yaitu dengan cara melakukan tes medis.

Dengan cara yang satu ini, barulah anda tahu apakah gejala yang timbul sebagai sakit jantung atau gangguan panik. Anda bisa membedakan antara keduanya.

Ada perbedaan yang terlihat antara kedua serangan tersebut. Berikut ini beberapa hal yang bisa anda ketahui tentang apa saja perbedaan serangan jantung dengan serangan panic.

Baca Juga : Penyebab Sakit Dada Tapi Bukan Gejala Serangan Jantung, Apa Saja?

Ciri-Ciri Serangan Panik

Ada beberapa orang yang tentu belum tahu apa sebenarnya perbedaan serangan jantung dan serangan panik tersebut. Pada umumnya, hal ini terjadi pada seseorang meski sekali dalam hidup.

Namun, kemudian rasa tersebut akan hilang dengan sendirinya selama pemicunya hilang. Serangan panik atau panic attack adalah salah satu kondisi saat timbul rasa takut dan gelisah yang berlebihan serta muncul secara tiba-tiba.

Keadaan seperti ini akan timbul saat seseorang mengalami kondisi gelisah. Kondisi ini juga bisa berlangsung dengan berulang-ulang. Bahkan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kondisi inilah yang terjadi ketika seseorang sedang mengalami panic disorder atau gangguan panik. Namun, pada umumnya jika terjadi gejala seperti terkena serangan jantung dengan durasi kurang lebih 10 menit, barulah setelah itu gangguan akan mereda.

Karena gejala yang terjadi mirip dengan sakit jantung, maka biasanya seseorang yang terserang gangguan panik akan memeriksakan pada dokter spesialis.

Baca Juga : Penyebab dan Gejala Angin Duduk, Serangan Jantung yang Kerap Dianggap Hal Biasa

Ciri-Ciri Serangan Jantung

Sedangkan serangan jantung ada gejala lebih awal. Hal ini sering terjadi pada seseorang yang telah berumur. Selain itu resiko sering terjadi ketika seseorang beraktivitas berat.

Serangan jantung tidak akan terjadi secara tiba-tiba. Sedangkan untuk gangguan panik terjadi saat seseorang merasa cemas dan khawatir.

Sakit jantung terjadi akibat tersumbatnya arteri koroner yang bertugas menyalurkan darah ke jantung. Sehingga oksigen ke jantung jadi gumpalan darah.

Sehingga kondisinya akan terjadi dari yang ringan hingga memburuk. Berbeda dengan gangguan panik yang bisa mereda dalam waktu 10-30 menit.

Jika anda perhatikan dengan baik, keduanya memiliki gejala yang hampir mirip. Namun, jika secara teliti dalam memperhatikannya, keduanya memiliki perbedaan yang cukup besar.

Agar anda bisa melihatnya secara detail dan seksama, sebaiknya gunakan tim medis untuk mendeteksinya. Sehingga perbedaan serangan jantung dan serangan panik akan terlihat jelas. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

Aegis Boost Pro