Senin, Oktober 25, 2021
BerandaBerita TerbaruRasul Ulul Azmi Beserta Mukjizat-Mukjizat yang Dimilikinya

Rasul Ulul Azmi Beserta Mukjizat-Mukjizat yang Dimilikinya

Rasul Ulul Azmi merupakan seorang yang mempunyai ketabahan, kesabaran, dan juga ketabahan yang luar biasa dalam melaksanakan serta menjalankan tugas sucinya sebagai Nabi dan Rasul, meskipun menghadapi segala cobaan beserta ujian.

Ulul Azmi berasal dari dua gabungan kata, yakni “Ulul” dan “Azmi”. Kata Ulul berasal dari kata “Ulu” atau “Uli” yang berarti memiliki atau mempunyai. Sedangkan kata “Azmi”, memiliki arti tekad atau keteguhan hati yang kuat.

Rasul Ulul Azmi

Sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an bahwa terdapat 25 Nabi dan Rasul yang Allah SWT utus. Namun, Allah SWT memberikan gelar kepada lima Nabi yang juga merupakan Rasul kepercayaannya.

Gelar tersebut merupakan Ulul Azmi. Berikut inilah, lima Nabi dan Rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi.

Nabi Nuh AS

Gelar Rasul Ulul Azmi pertama kali diberikan kepada Nabi Nuh AS. Nabi Nuh AS telah menjalankan dakwahnya selama hampir seribu tahun.

Baca juga: Sejarah Nabi Ibrahim, Suri Tauladan Umat Islam

Akan tetapi, hanya sedikit orang yang mau mengikuti Nabi Nuh. Setelah meninggalnya Nabi Idris AS, sebelum Nabi Nuh AS, masyarakat memiliki perilaku yang sangat menyimpang dari kebenaran agama Allah SWT.

Mereka pada saat itu berbondong-bondong menyembah berhala. Tak hanya itu saja, kaum Nabi Nuh AS juga terkenal memiliki sifat sewenang-wenang dan zalim terhadap apapun itu.

Tak terkecuali dengan putranya yang terkenal durhaka. Seperti yang telah diceritakan pada sebuah kisah, Allah SWT mendatangkan banjir besar kepada kaum Nabi Nuh AS.

Terutama kepada mereka yang ingkar dengan ajaran-ajaran agama Islam. Kala itu, Allah SWT menurunkan azab berupa banjir besar kepada kaum Nabi Nuh AS yang ingkar dengan ajaran yang Nabi Nuh AS sampaikan

Mendapatkan gelar sebagai Rasul Ulul Azmi, Nabi Nuh AS mempunyai mukjizat yang Allah SWT berikan. Nabi Nuh AS dapat terselamatkan dari banjir besar tersebut.

Ketika peristiwa itu terjadi, Nabi Nuh AS dan semua pengikutnya dapat selamat karena berada di dalam kapal berukuran besar. Kapal besar tersebut, Nabi Nuh AS buat sebelum banjir besar datang.

Sebab itulah, Nabi Nuh AS kita kenal sebagai Nabi yang memiliki kemampuan untuk membuat kapal berukuran besar. Kapal besar tersebut dapat menyelamatkan kaumnya yang beriman beserta hewan-hewan lainnya dari banjir yang dahsyat.

Banjir besar itu telah membinasakan semua orang kafir. Tak terkecuali dengan putra Nabi Nuh AS yang durhaka.

Nabi Ibrahim AS

Rasul Ulul Azmi berikutnya adalah Nabi Ibrahim AS. Nabi Ibrahim merupakan orang memiliki ketabahan yang luar biasa.

Apalagi, ia pernah mendapatkan ujian dari Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya sendiri, Nabi Ismail AS. Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Ibrahim AS supaya tidak bisa terbakar oleh api.

Pada saat itu, Nabi Ibrahim AS mendapatkan hukuman dari seorang Raja, yakni Raja Namrud. Nabi Ibrahim AS mendapat hukuman karena berani merusak berhala-berhala yang biasa kaumnya sembah.

Setelah ketahuan, Nabi Ibrahim AS pun diikat dan kemudian dibakar di atas kayu. Namun, Allah SWT berkehendak lain atas diri Nabi Ibrahim AS.

Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api. Setelah itu, menurunkan firman-Nya, QS. Al-Anbiya: ayat 68-70, yang artinya:

Rasul Ulul Azmi Beserta Mukjizat-Mukjizat yang Dimilikinya

Nabi Musa AS

Nabi dan Rasul yang juga mendapatkan gelar Rasul Ulul Azmi yaitu Nabi Musa AS. Kisah dari Nabi Musa AS ini bermula ketika ia hanyut di sebuah sungai.

Baca juga: Pandemi di Zaman Rasulullah, Mulai dari Wabah Kusta Hingga Tha’un

Kemudian Nabi Musa AS ditemukan oleh istri dari seorang Raja pada zaman itu, yakni Raja Firaun. Namun, ketika Nabi Musa AS telah beranjak dewasa, Raja Firaun mendapatkan firasat dan pertanda buruk dalam mimpinya.

Bahwa, kelak akan ada seorang anak laki-laki yang dapat mengancam kekuasaannya. Anak dari mimpi Raja Firaun itu tak lain adalah Nabi Musa AS.

Sebagai Rasul Ulul Azmi, Nabi Musa AS mendapatkan mukjizat dari Allah SWT. Ketika Nabi Musa AS berhadapan dengan Raja Firaun, ia melemparkan sebuah tongkat.

Kemudian tongkat tersebut berubah menjadi seekor ular yang besar. Atas izin Allah SWT, tongkat itu pun menyelamatkan nyawa Nabi Musa AS.

Mukjizat Nabi Musa AS yang lainnya yakni dapat membelah lautan yang menyelamatkan dirinya beserta pengikutnya dari kejaran Raja Firaun.

Nabi Isa AS

Nabi yang juga mendapatkan gelar Rasul Ulul Azmi adalah Nabi Isa AS. Ketika Nabi Isa AS dilahirkan oleh sang ibu, Maryam, sudah harus mendapatkan ujian.

Nabi Isa AS dan Maryam harus menerima fitnah yang luar biasa, karena Nabi Isa AS terlahir tanpa seorang ayah. Padahal, Allah SWT yang memberikan kehendak kepada Maryam untuk mengandung Nabi Isa AS dalam keadaan masih suci.

Sebagai Rasul Ulul Azmi, Nabi Isa AS memiliki ketabahan yang luar biasa, ketika menghadapi kaumnya yang durhaka dan juga pembangkang. Atas izin dari Allah SWT, Nabi Isa AS mendapatkan mukjizat melalui kitab Injil.

Mukjizat lainnya, Nabi Isa memiliki kemampuan yang Allah SWT berikan untuk bisa menyembuhkan orang yang sakit dan buta. Bahkan, atas kehendak dan izin Allah SWT, Nabi Musa dapat menghidupkan kembali orang yang telah meninggal dunia. 

Nabi Muhammad SAW

Nabi terakhir yang mendapatkan gelar Rasul Ulul Azmi adalah Rasulullah Muhammad SAW. Rasulullah Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal yang bertepatan dengan tahun Gajah atau Amul Fiil.

Semenjak kecil, Rasulullah merupakan orang yang sangat jujur. Ia juga tidak pernah berkata kotor, tidak pernah melakukan maksiat, tidak pernah berdusta, dan terbebas dari perbuatan dosa.

Baca juga: Obat Herbal Islami Anjuran Rasulullah SAW Sesuai Al-Qur’an dan Hadis

Selama berdakwah, Rasulullah Muhammad SAW mendapatkan berbagai macam siksaan dari kaum kafir. Bahkan siksaan tersebut hingga mengancam nyawanya.

Akan tetapi, sebagai Rasul Ulul Azmi, Nabi Muhammad SAW memiliki ketabahan dan keteguhan hati yang luar biasa. Suri tauladan kita ini pun tidak hanya mendapatkan gelar Ulul Azmi saja.

Allah SWT memberikan berbagai macam mukjizat kepada Nabi Muhammad SAW. Mukjizat tersebut antara lain seperti mampu mengeluarkan air dari sela-sela jari tangannya serta dapat membelah bulan.

Sebagai mukjizat terbesarnya adalah mendapatkan kitab suci Al-Qur’an yang kini menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia.

Hikmah Beriman Kepada Rasul-Rasul Allah

Bukan tanpa alasan, pentingnya umat Islam untuk beriman kepada Rasul Allah SWT. Selain ini menjadi sebuah perintah dan kewajiban kita, beriman kepada Rasul Allah SWT juga mendatangkan manfaat dan hikmah.

Tak terkecuali dengan Rasul Ulul Azmi ini. Berikut ini adalah manfaat dan juga hikmah yang bisa kita dapatkan karena beriman kepada Rasul Allah SWT.

Memiliki Keimanan yang Sempurna

Orang yang beriman kepada Rasul-Rasul Allah SWT, maka ia akan memiliki keimanan yang sempurna. Sebab, beriman kepada Rasul Allah SWT ini adalah salah satu rukun iman yang wajib kita percayai.

Memiliki Contoh dan Tauladan Dalam Kehidupan, Sehingga Dapat Hidup Dengan Baik

Bagi mereka yang benar-benar memiliki keimanan dan percaya kepada Rasul-Rasul Allah SWT dan para Rasul Ulul Azmi, maka akan memiliki kehidupan yang baik.

Baca juga: Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah, Masjid Quba Sarat dengan Sejarah Islam

Pasalnya, ia memiliki dorongan untuk menjadikan Rasul Allah SWT ini sebagai contoh serta tauladan bagi dirinya dan kehidupannya. Beriman kepada Rasul Allah SWT tidak hanya sekedar sebuah kewajiban yang harus kita jalankan saja.

Akan tetapi, juga dapat menjadi contoh yang baik bagi kita semua, terutama dalam meningkatkan ibadah dan ketaqwaan kita.

Terdorong Untuk Memiliki Perilaku yang Baik

Para Nabi dan Rasul Allah SWT mempunyai sifat serta perilaku yang sangat baik. Sehingga hidup mereka selalu penuh dengan keberkahan dan barokah yang tak terkira.

Orang yang beriman kepada Rasul Allah SWT akan selalu terdorong hatinya untuk berperilaku baik, saling menolong, dan berbagi. Terutama kepada sesamanya dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah tadi lima Rasul Ulul Azmi yang dapat kita ketahui dan menjadi teladan bagi kehidupan. Hikmah dari beriman kepada Rasul Allah SWT juga menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua. (R10/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img