Sekda Kota Banjar: Program PEN Bangkitkan UMKM di Masa Pandemi

webinar Program PEN Bangkitkan UMKM di Masa Pandemi
Webinar “Manfaat Program PEN bagi UMKM” kerjasama antara KPC-PEN, Pemkot Banjar dan Kementeria Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Selasa (1/12/2020). Foto : Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) bekerjasama dengan Pemkot Banjar, Jawa Barat, menggelar webinar “Manfaat Program PEN bagi UMKM”, Selasa (1/12/2020).

Web seminar tersebut juga bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Hadir sebagai narasumber utama seminar secara daring itu, yakni Sekda Kota Banjar, Ade Setiana, dengan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Budi Hendrawan.

Ade mengungkapkan, bahwa program Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN, merupakan salah satu rangkaian kegiatan guna memulihkan perekonomian akibat Covid-19.

“Program tersebut sebagai dukungan untuk para pelaku UMKM yang terkena dampak Covid-19,” katanya dalam webinar.

Lebih lanjut Ade menambahkan, pemulihan ekonomi nasional itu ada dasar hukumnya, yakni PP 23 Tahun 2020.

“PP itu tentang pelaksanaan program PEN dalam rangka mendukung kebijakan keuangan negara untuk penanganan pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Program PEN Membantu Pelaku UMKM Kota Banjar

Sedangkan tujuan dari program PEN sendiri yaitu untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, termasuk kelompok usaha mikro kecil.

Sementara manfaat program PEN, lanjut Ade, bisa sebagai modal usaha awal untuk membuka kembali usahanya. Kemudian sebagai modal usaha tambahan.

“Dan manfaat lainnya yakni sebagai modal usaha dalam pengembangan usahanya,” terangnya.

Selain itu, Ade juga mengungkapkan dalam webinar tersebut, bahwa program PEN ini untuk sektor usaha kecil. Seperti restrukturisasi kredit, subsidi bunga dan keringanan pajak.

Sementara untuk Kota Banjar sendiri, kata Ade, program PEN ini sangat membantu memulihkan perekonomian para pelaku UMKM.

“Pemulihan ekonomi UMKM Kota Banjar berupa bantuan modal usaha atau Jaring Pengaman Ekonomi (JPE). Kemudian, fasilitasi pemasaran produk UMKM Kota Banjar, dan fasilitasi seluruh koperasi Kota Banjar,” tuturnya.

Sementara untuk JPE, sambung Ade, pemerintah sudah memberikan bantuan modal sebesar Rp 1 juta per UMKM.

“Bantuan tersebut untuk UMKM yang terkena dampak secara langsung akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ade menambahkan, dengan adanya program PEN sangat membantu para pelaku UMKM Kota Banjar. Sehingga, produk UMKM Kota Banjar seperti produk makanan olahan kembali menggeliat.

“Produk makanan olahan yang kembali menggeliat antara lain ranginang ketan, rangicok, mie lidi, comro kering, keripik pisang dan masih banyak lagi,” pungkas Ade.

Vaksinasi Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional

Webinar hasil kerjasama antara KPC-PEN, Pemkot Banjar dan Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut bukan hanya membahas program PEN saja. Melainkan menyinggung juga tentang vaksinasi.

Menurut Budi, ekonomi nasional akan pulih pada saat teknologi serta sains sudah bekerja. Sebab, terbentuknya kekebalan menjadi suatu modal paling penting guna memulihkan ekonomi.

“Jadi, dengan adanya imunisasi atau vaksinasi tersebut, maka bakal menumbuhkan optimisme. Baik itu terhadap penanganan kesehatan serta pemulihan ekonomi,” katanya. (Adi/R5/HR-Online)

Editor : Subagja Hamara

Aegis Boost Pro