Sifat Asam Amino dan Pengertiannya Lengkap dengan Klasifikasi

Sifat Asam Amino dan Pengertiannya Lengkap dengan Klasifikasi
Ilustrasi. Sifat Asam Amino. Foto Istimewa.

Sifat asam amino sesuai namanya yaitu asam memang menjadi ciri khas dari senyawa ini. Jika sudah mendengar asam amino, pasti yang terlintas dalam pikiran adalah protein. Asam amino memang bagian dari protein dari gugus amina yang sangat berperan dalam pertumbuhan.

Terlebih dalam perkembangan otak manusia yang sangat membutuhkan protein dari asam amino. Semua protein terdapat pada makhluk hidup. Hal ini tanpa memandang fungsi dan aktivitas setiap makhluk hidup tersebut secara biologis.

Setiap protein memiliki deretan asam amino masing-masing. Asam amino merupakan abjad struktur pada protein, sebab memiliki molekul yang dapat membuat berbagai protein. Tentunya dalam jumlah yang hampir tidak terbatas.

Baca Juga: Sifat Kimia Alkena Beserta Sifat Fisikanya yang Penting untuk Diketahui

Pengertian dan Sifat Asam Amino

Senyawa yang memiliki dua gugus fungsi amino dan karboksil adalah pengertian dari asam amino. Pada dasarnya, asam amino merupakan monomer protein. Dalam biokimia, pengertian sempitnya adalah kuda gugus ini terikat pada satu atom karbon.

Perolehan asam amino ini dengan menghidrolisis protein yang menghasilkan 20 asam amino. Dalam bentuk larutan asam amino itu amfoterik. Maksudnya, lebih cenderung sebagai asam pada larutan basa dan sebagai basa pada larutan asam.

Hal ini karena asam amino mampu zwitter ion. Adanya pengaruh dari gugus karboksil, membuat asam amino mampu bereaksi dengan asam maupun basa.

Namun, jika sifat asam amino ini mengikat lebih dari satu gugus -COOH dan satu gugus amina akan bersifat asam. Suatu misal asam aspartat dan asam glutamat. Begitu sebaliknya jika mengikat satu gugus karboksil dan lebih dari satu gugus amina akan bersifat basa.

Pada asam amino, gugus amino terikat oleh atom karbon yang juga berdekatan dengan gugus karboksil. Dalam hal ini, lebih dikenal dengan bahwa gugus amina dan gugus karboksil terikat pada karbon yang sama.

Asam amino terkecuali glisin termasuk optis aktif. Maksudnya, atom C asimetris yang sifatnya kiral dengan ikat empat gugus berbeda. Dengan begitu, asam amino ini memutar bidang polarisasi cahaya.

Zwitter ion pada sifat asam amino ini ialah reaksi asam basa intramolekul antarmolekul pada asam amino. Nantinya. zwitter ion akan membentuk inbipolar. Bentuk dari asam amino ini akan dominan bergantung pada pH larutan.

Struktur Asam Amino

Secara umum asam amino tersusun atas atom C yang mengikat empat gugus. Keempat gugus tersebut adalah gugus amina, gugus karboksil, atom hidrogen, dan gugus sisa (R). Atom C pusat bernama Cα sesuai dengan nama senyawa gugus karboksil.

Hal ini membuat gugus amina juga atom Cα ini. Klasifikasi asam amino biasanya berdasarkan sifat kimia pada rantai samping. Tentunya membuat asam amino menjadi asam lemah, basa lemah, hidrofilik polar, dan hidrofobik nonpolar.

Setelah mengetahui sifat asam amino, alangkah baiknya untuk mengetahui empat klasifikasi asam amino. Klasifikasi ini berdasarkan relatif gugus R pada asam amino.

Baca Juga: Sifat Periodik Unsur, Perubahan Sifat Berdasarkan Letak Sistem Periodik

Gugus R Non Polar

Klasifikasi yang pertama adalah gugus non polar yang berarti gugus ini memiliki sedikit selisih muatan dari daerah satu ke yang lainnya. Golongan ini tersusun atas lima asam amino yang mengandung alifatik.

Tak hanya itu saja, golongan ini juga tersusun dari dua dengan gugus aromatic. Lalu ada satu yang mengandung atom sulfur atau metionin.

Gugus R Mengutub Tak Bermuatan

Golongan ini membuat sifat asam amino mudah larut dalam air. Sebab gugus R yang mengutub bisa membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air. Asam amino pada golongan ini ada treonin, tirosin, asparagin, dan glutamin.

Asparagin dan glutamin adalah senyawa amida yang berasal dari asam aspartat dan asam glutamat. Sehingga asam amino mudah terhidrolisis oleh asam ataupun basa. Selain itu, juga mengandung gugus hidroksil fenol sifatnya paling mengutub.

Gugus R Bermuatan Negatif

Asam amino pada golongan ini berada pada pH 6.0-7.0. Tersusun dari asam aspartat dan asam glutamat. Masing-masing penyusun memiliki dua gugus karboksil

Gugus R Bermuatan Positif

Golongan asam amino ini berada pada pH 7.0. Secara umum tersusun dari lisin, histidin, dan arginin. Sehingga mengandung satu lagi gugus amino pada posisi e dari rantai R alifatik.

Itulah pengertian dan sifat asam amino pada makhluk hidup. Pada dasarnya, asam amino ini sangat penting bagi tubuh. Sehingga tidak salah jika selalu memenuhi kebutuhan asam amino agar kesehatan tetap terjaga. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro