Struktur Ginjal dan Fungsinya Sebagai Penyaring Darah

Struktur Ginjal dan Fungsinya Sebagai Penyaring Darah
Ilustrasi Struktur Ginjal dan Fungsinya. Foto: Ist/Net

Struktur ginjal dan fungsinya memang perlu untuk dipelajari. Pada dasarnya, ginjal merupakan organ ekskresi pada manusia. Bentuknya menyerupai biji kacang yang terletak pada kedua sisi tulang belakang.

Tepatnya, letak ginjal berada pada bagian bawah tulang rusuk dan belakang perut manusia. Setiap orang memiliki sepasang ginjal atau dua buah. Sepasang ginjal ini akan bekerja secara bersamaan dan saling kerjasama.

Ginjal memiliki tugas untuk menyaring darah sebanyak 120 sampai 150 liter. Tak hanya itu, masih banyak lagi fungsi ginjal sesuai dengan struktur organnya.

Struktur Ginjal dan Fungsinya Sebagai Organ Ekskresi

Ginjal merupakan organ penting pada tubuh manusia. Memiliki struktur seperti tubulus dan glomerulus. Namun, tak hanya itu saja, masih ada lagi struktur dari ginjal.

Warna dari ginjal adalah merah tua karena mengandung kapiler darah. Masing-masing dari ginjal memiliki bagian penghubung atau membran transparan. Membran ini bernama renal capsule yang membantu memproteksi ginjal dari trauma atau infeksi.

Berikut adalah bagian-bagian yang terdapat pada organ ginjal manusia:

Cortex

Merupakan lapisan yang membungkus ginjal dan termasuk jaringan kuat. Sehingga mampu melindungi lapisan dalam ginjal. Cortex terletak antara renal capsule dan medulla.

Bagian atas dari nefron adalah glomerulus dan kapsula bowman. Keduanya membentuk badan malphigi yang ada pada bagian cortex. Sedangkan untuk tiga jenis tubulus proximal, distal, dan kolektivus tidak terdapat pada struktur ginjal dan fungsinya.

Tetapi ketiga tubulus tersebut terdapat pada lapisan medulla cortex yang membentuk zona luar. Posisinya menjulur antara piramid serta terdapat renal corpuscle dan renal tubules pada bagian ini. Cortex juga mengandung pembuluh darah serta kortikal yang merupakan pembuluh penampung.

Baca Juga: Anatomi Hati Manusia dan Kerja Struktur Organnya

Medulla

Medulla merupakan organ yang terletak pada bagian bawah cortex. Bagian ini adalah area yang memiliki isi 8 sampai 19 yang berbentuk kerucut. Penyebutan untuk bagian ini adalah piramid.

Ujung tiap piramid mengarah pada bagian pusat yang berasal dari ginjal. Setiap ujungnya bernama papila menuju pada calyces. Penampilannya memiliki tampilan seperti saringan karena banyak lubang kecil.

Renal Capsule

Organ renal capsule merupakan struktur ginjal dan fungsinya yaitu melindungi ginjal dari trauma dan infeksi. Organ ini tersusun dari serat yang sangat kuat, terutama kolagen dan elastin. Renal capsule mampu menerima suplai darah, terutama dari arteri interlobular.

Pembuluh darah ini mengalir melalui cortex ginjal dan berakhir pada renal capsule. Memiliki fungsi untuk melindungi dinding luar dan masuk melalui belakang cekung pada ginjal atau sinus. Bagian ini berisi pembuluh utama yang mengangkut urin serta pembuluh arteri dan vena.

Pelvis Renalis

Letaknya berada pada tengah ginjal sebagai saluran tempat urin yang mengalir dari ginjal menuju ke kandung kemih. Bentuknya corong dan melengkung pada satu sisinya. Pelvis renalis hampir seluruh bagiannya terbungkus dalam lekukan pada sisi cekung di ginjal.

Ujung akhir ini memiliki bentuk seperti cangkir. Pelvis memiliki lapisan membran berselaput lendir, lembab, dan hanya beberapa yang tebal. Membran ini terkait pada bungkus lagi dengan lapisan jaringan yang sudah terhubung.

Struktur ginjal dan fungsinya ini berupa kontraksi lapisan otot ini melalui gelombang yang memiliki sifat periode. Aktivitas ini terkenal dengan sebutan peristaltis pelvis. Gerakan yang mendorong urin dan pelvis menuju ke bagian ureter dan kandung kemih.

Baca Juga: Struktur Rambut Manusia Beserta Fase Pertumbuhan dan Fungsinya

Cara Kerja Ginjal

Setiap ginjal memiliki satu juta nefron pada anatomi yang berperan sebagai organ yang penyaringan darah. Tak hanya itu, ginjal berfungsi untuk mengurai nutrisi. Ginjal juga membantu menyebarkan limbah yang berasal dari hasil penyaringan.

Tahap Pertama

Anatomi ginjal mampu bekerja satu sama lain untuk menyaring darah dan memproduksi urine. Nah, inilah tahapan pertama dari ginjal yang menyaring darah. Biasanya glomerulus yang akan membantu untuk memfilter yang merupakan bagian dari korpus ginjal.

Tahap Kedua

Setelah mengetahui struktur ginjal dan fungsinya, bisa mengenali tahapan kedua cara kerja ginjal. Tahapan ini adalah reabsorpsi untuk proses pembentukan urine. Zat sisa ini masih bisa digunakan misalnya glukosa, asam amino, dan garam.

Tahap Ketiga

Agar fungsi ginjal bisa berjalan dengan baik, maka harus lanjut ke tahapan berikutnya. Tahapan ini adalah urine sekunder akan mengalir menuju ke tubulus. Proses ini melewati pembuluh kapiler darah.

Tahap Keempat

Setelah mempelajari struktur ginjal dan fungsinya, tahapan keempat ini adalah untuk mengirim sinyal ke otak. Urine akan mengalir keluar tubuh melalui uretra. Letaknya pada bagian kandung kemih. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro