The Mortal Instruments: City of Bones, Aksi Pencarian Piala Abadi

The Mortal Instruments: City of Bones Aksi Pencarian Piala Abadi
Ilustrasi The Mortal Instruments: City of Bones. Foto: Ist/Net

The Mortal Instruments: City of Bones adalah film dengan genre action petualangan yang rilis pada 21 Agustus 2013. Film ini merupakan arahan dari sutradara Harald Zwart. Sedangkan penulis dari film ini adalah Cassandra Clare.

Dalam pembuatan film ini turut mengundang sejumlah artis besar agar bergabung dan menunjukkan perannya masing-masing. Mereka adalah Kevin Zegers, Lena Headey, Robert Sheehan, Campbell Bower, dan lain sebagainya.

Hebatnya, film ini memperoleh keuntungan sejumlah 95 juta dolar AS. Padahal total biaya produksinya hanya sebesar 60 juta dolar AS.

Bahkan melansir dari situs IMDb, film ini mendapatkan skor sebesar 5,9 dari 10. Sedangkan dari situs Rotten Tomatoes mendapatkan skor sebesar 14 persen. Penonton juga memberikan penilaian sebesar 59 persen.

Baca Juga : Sinopsis Tricky Brains, Film Aksi Komedi Romantis Paling Memukau

Sinopsis The Mortal Instruments: City of Bones

Kisah film ini berawal saat seorang remaja dari New York mulai melihat dan mengambil sebuah simbol aneh. Remaja itu bernama Clary Fray yang membuat keluarganya merasa khawatir. Hal ini tentu sangat mengerikan karena bisa terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Suatu malam Clary bersama-sama dengan temannya pergi ke sebuah club malam. Niatnya hanya untuk bersenang-senang melepaskan pikiran yang penat. Begitu juga dengan temannya yang menginginkan kebahagiaan serupa.

Tak lama setelah itu, ada orang tak dikenal datang ke club tersebut. Membuat suasana klub semakin berantakan karena sesuatu. Hanya Clary yang bisa melihat Jace membunuh seorang pria.

The Mortal Instruments: City of Bones ada dua orang yang datang ke apartemen milik Fray. Mereka adalah Emil Pangborn dan Samuel Blackwell. Kedua pria ini pergi ke apartemen untuk mencari beberapa cangkir.

Setibanya di apartemen Fray, mereka lantas mencari keberadaan cangkir tersebut. Hal ini memang agak aneh karena cangkir entah kemana hilangnya. Kedua pria tersebut terus mencari cangkir itu.

Baca Juga : Sinopsis The Age of Blood, Film Laga Jung Hae In

Tak berselang lama, Jocelyn memanggil Clary. Jocelyn bertujuan memerintahkan Clary untuk menjauh dari tempat itu. Sebab ada suatu kejanggalan yang membuat Jocelyn tidak yakin.

Bahkan Jocelyn juga memperingatkan Luke atas seorang pria bernama Valentine. Entah ada hal apa yang membuat Jocelyn bertindak aneh. Setelah itu, Jocelyn meminum ramuan yang membuatnya tertidur lelap.

Anjing

The Mortal Instruments: City of Bones menunjukkan bahwa ibu Clary sudah menghilang saat kembali ke rumah. Saat sampai ke rumah, masih ada seekor anjing yang menunggunya. Clary menduga bahwa ibunya menghilang karena mendapatkan serangan dari seekor anjing tersebut.

Tak lama setelah itu, datanglah sosok Jace yang merupakan seorang shadowhunter. Setelah mendapati sesuatu yang ganjil, Jace segera membunuh anjing itu. Menurutnya, anjing tersebut serupa dengan pria yang berada di club malam waktu itu.

Ternyata, anjing dan pria tersebut adalah sosok iblis dalam bentuk lain. Iblis tersebut menyamar sebagai hewan atau manusia. Hal ini agar bisa mencari korban manusia tanpa adanya kecurigaan.

Baca Juga : Don’t Be Afraid of The Dark, Film Horor Tentang Sebuah Rumah Tua

Iblis

The Mortal Instruments: City of Bones memperlihatkan Jace yang berusaha mencari informasi tentang iblis tersebut. Atas bantuan dari tetangga Clary, Jace akhirnya menyimpulkan bahwa iblis tersebut memburu piala abadi. Untuk membuktikan atas informasi tersebut, Clary dan Jace mendatangi sebuah toko antik Luke.

Ternyata Luke juga mendapatkan serangan dari para iblis. Mereka melarikan diri ke sebuah institusi shadowhunter. Tempat itu merupakan bangunan seperti katedral yang tersembunyi.

Mereka bertemu dengan Alec, Isabelle Lightwood, beserta pemimpinnya yang bernama Hodge. Ketiganya memiliki kemampuan yang sama seperti Jace. Masing-masing dari mereka memiliki kemampuan yang tidak biasa.

Ayah Clary

Film ini memperlihatkan sosok Clary yang baru menyadari bahwa shadowhunter bukanlah manusia biasa. Mereka adalah manusia setengah malaikat yang bertugas memburu iblis.

Dalam hal ini, Clary juga mewarisi kemampuan yang sama dari ibunya. Hodge menjelaskan banyak terkait kemampuannya. Bahkan Hodge juga memberitahu Clary bahwa ayahnya yang bernama Valentine Morgenstern berusaha memburu piala abadi.

Tujuan dari ayahnya adalah untuk mengendalikan shadowhunter dan iblis. Hodge juga meminta kepada Jace agar membawa Clary ke city of bones. Tempat itu merupakan perlindungan di bawah pemakaman.

Bagaimana kelanjutan dari film The Mortal Instruments: City of Bones? Apakah mereka berhasil menumpas para iblis dan menemukan piala abadi? Saksikan film ini dan temukan jawabannya. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah