TPAD Perangkat Desa, Linmas, Posyandu, RT/RW di Pangandaran Naik

TPAD Perangkat Desa, Linmas, Posyandu, RT/RW di Pangandaran Naik
Ilustrasi TPAD naik. Foto:Ist/Net

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Kabar gembira untuk Perangkat Desa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Selain mendapat penghasilan tetap (siltap), Tunjangan Pendapatan Asli Daerah (TPAD) perangkat Desa juga bakal naik tahun 2021.

Wawan, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pangandaran mengatakan, kenaikan TPAD tersebut sebagai bentuk pemerintah untuk kesejahteraan perangkat.

Selain perangkat Desa, Linmas, kader Posyandu, RT dan RW di Pangandaran juga akan mendapat TPAD yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.

“Ini bentuk perhatian khusus pemerintah agar kinerja para petugas bisa lebih maksimal,” ujar Wawan, Senin (30/11/2020).

Ia menjelaskan, Tunjangan Pendapatan Asli Daerah (TPAPD) untuk perangkat Desa telah diatur dalam Peraturan Bupati.

Selama ini, Kades dan perangkat Desa di Pangandaran rutin menerima siltap dari ADD setiap bulannya.

Untuk Kades nilai siltapnya Rp.3.000.000, Sekretaris Desa Rp.2.250.000 dan Kepala Urusan, Kepala Seksi, Stap hingga Kepala Dusun masing-masing Rp.2.050.000.

Selain siltap, kades dan perangkat desa juga mendapatkan TPAD. TPAD Kades yang sebelumnya Rp 2.000.000, pada tahun 2021 naik menjadi Rp 2.150.000.

Sekdes dari tadinya Rp1,5 juta setiap bulan menjadi Rp1.600.000 tahun 2021.

Sementara itu untuk Kaur, Kasi, staf dan Kadus TPAD sebelumnya Rp1.000.000, tahun 2021 naik menjadi Rp1.200.000.

Untuk petugas Linmas, TPAD naik dari Rp.1.750.000 menjadi Rp.2.000.000 pada tahun 2021.

“Kader posyandu dari Rp1.200.000 per orang, tahun 2021 naik menjadi Rp.1.750.000,” katanya.

Selain itu TPAD untuk RT semulai Rp2.250.000 di naik menjadi Rp.2.500.00 tahu 2021.

“Sementara RW yang semula Rp.2.500.000 tahun 2021 naik menjadi Rp.2.750.000,” pungkas Wawan. (Ceng2/R8/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro