Wagub Jabar Hadiri Milad ke XXVII Ponpes Al-Huda Banjaranyar Ciamis

Wagub Jabar Hadiri Milad ke XXVII PonPes Al-Huda Banjaranyar Ciamis
Wagub Jabar, H. Uu Ruzhanul Ulum, disambut dengan arak-arakan dan naik kuda saat menghadiri acara milad dan reuni pondok pesantren (Ponpes) Al-Huda ke XXVII, Minggu (27/12/2020). Foto : Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) H. Uu Ruzhanul Ulum, hadiri acara milad dan reuni pondok pesantren (Ponpes) Al-Huda ke XXVII.

Dalam kunjungannya ke Ponpes Al-Huda di RT 2/04, Dusun Purwasari, Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (27/12/2020), Uu disambut dengan arak-arakan dan naik kuda.

Sementara itu, dalam sambutannya Wagub Jabar mengatakan, bahwa milad pondok pesantren Al-Huda ini merupakan kegiatan yang sangat penting.

Pasalnya, seluruh alumni ataupun santri bisa kembali terhubung rasa emosional, antara alumni pondok pesantren yang sudah lama tidak bertemu.

“Kegiatan di pondok pesantren ini untuk meningkatkan kembali ghiroh perjuangan. Kemudian menguatkan kembali prinsip-prinsip sebagai ulama dan kyai,” katanya.

Selain itu, lanjut Wagub Jabar, terjalinnya network antara alumni yang satu dengan alumni yang lain, sebagai upaya kebangkitan umat Islam saat ini.

Sebab, dengan terjalinnya silaturahmi seperti, maka akan terjalinlah network yang hebat dan jelas.

“Karena, yang hadir pada hari ini itu tidak hanya dari kalangan kyai saja. Akan tetapi, ada juga yang menjadi pengusaha, anggota dewan juga dan yang lainnya. Sehingga, di sini berbaur dan tidak ada kasta di antara kita,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Huda, H. Asep Taufiqurrohman, mengatakan, kegiatan santri yang ada di ponpes Al-Huda selain mengaji juga ada pengembangan bakat. 

“Sebagai contoh, para santri pria yang punya bakat pada bidang pertanian, maka kami arahkan untuk belajar bercocok tanam atau pengolahan pupuk organik. Selain itu, ada juga yang punya potensi bidang peternakan dan perikanan serta otomotif,” katanya.

Sedangkan untuk santriwati, sambungnya, ada yang mengembangkan potensi dari daur ulang plastik untuk dibuat kerajinan.

“Ada juga yang mempunyai bakat jasa boga, catering dan lain sebagainya,” tuturnya. (Suherman/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto