Waktu Ganti Filter Oli, Pahami Sebelum Mesin Terjadi Kerusakan

Waktu Ganti Filter Oli
Waktu ganti filter oli. Foto : Ist/Net

Tidak sedikit yang menyepelekan waktu ganti filter oli yang terdapat pada kendaraan. Padahal, merawat mesin merupakan hal yang penting untuk menjaga kondisi kendaraan agar tetap fit dan stabil.

Sehingga, jika Anda rutin merawat komponen yang ada pada sepeda motor atau mobil, maka tentunya mesin akan tetap terjaga dengan baik. Dan yang paling utama adalah tidak sering pergi ke bengkel untuk perbaikan.

Filter oli sendiri memiliki fungsi sebagai pencegah masuknya kotoran ke dalam mesin. Sehingga, apabila kondisi oli tidak baik, maka otomatis akan mengurangi performa mesin.

Waktu Ganti Filter Oli

Tak ada salahnya apabila Anda mengganti komponen kendaraan yang satu ini setiap 10.000 km. Atau juga bisa menggantinya setiap 2 kali pergantian oli mesin.

Akan tetapi, jauh lebih baik jika Anda mengganti filter oli bersamaan dengan pergantian oli mesin. Hal ini untuk menghindari bercampurnya oli mesin yang baru dengan oli mesin yang lama.

Pasalnya, dalam filter oli yang belum Anda ganti itu, masih melekat antara ¼ hingga 1/5 oli lama yang tidak ikut terbuang.

Baca Juga : Umur Pakai Aki Mobil, Bisa Dipengaruhi Oleh Beberapa Faktor

Selain itu, akan bercampurnya oli lama dengan oli baru yang telah Anda ganti, dapat mengakibatkan performa oli pada kendaraan berkurang. Padahal, fungsi oli dalam melindungi, mendinginkan, dan membersihkan mesin menjadi tidak optimal.

Bukan hanya perlunya memperhatikan waktu ganti filter oli. Anda juga perlu memperhatikan keaslian dari filter oli, apakah itu asli / orisinil atau palsu.

Tentunya, pada filter oli yang palsu menjadikan mesin Anda cepat rusak. Hal ini karena daya serap kotoran yang filter oli palsu miliki, jauh lebih buruk jika membandingkannya dengan filter oli yang asli atau orisinil.

Meski memang harga dari filter oli asli lebih mahal dari yang palsu. Akan tetapi, manfaatnya tak hanya itu. Jadi, selain waktu ganti filter oli yang tepat, juga harus memperhatikan dari keaslian komponen ini.

Pada filter oli palsu jarak antar lubang lebih rapat, serta diameter lubang protektor yang dimiliki berukuran kecil.

Sehingga, mengakibatkan daya serap filter oli menjadi lebar dan juga renggang. Akibatnya, kotoran-kotoran dari luar mesin pun tak dapat tersaring secara maksimal.

Baca Juga : Penyebab Injektor Tidak Keluar Bensin, Pemilihan BBM yang Tidak Tepat

Sedangkan pada filter oli yang asli, jarak antar lubang tidaklah rapat. Dan diameter lubang protektor yang dimiliki berukuran kecil. Sehingga, lebih efektif dalam menyaring kotoran-kotoran yang ada di luar mesin.

Oleh karena itu, saat waktu ganti filter oli lebih teliti dan perhatikan saat membeli spare part yang satu ini.

Membersihkan Filter Oli Bukanlah Tindakan yang Tepat

Beberapa orang beranggapan jika membersihkan filter oli menggunakan kain lap ataupun dengan menyemprotkan angin agar filter lebih terawat, merupakan tindakan yang wajar.

Akan tetapi, sayangnya hal tersebut justru akan memperkeruh fungsi filter oli, dan dapat berdampak pada keawetan mesin itu sendiri.

Oleh karena itu, ketika waktu ganti filter oli tidak disarankan untuk membersihkannya. Sebab, dalam penggunaannya yang berulang-ulang bahkan tanpa adanya penggantian secara berkala, menjadikan kotoran-kotoran dan oli bekas yang mengendap pada dinding-dinding filter merusak performa mesin.

Baca Juga : Penyebab Karburator Banjir, Kenali 6 Faktor yang Berpengaruh

Selain itu, kemampuan oli pun menjadi menurun, karena sudah bercampurnya oli lama dengan oli yang baru Anda ganti.

Bisa Anda pahami, bahwa filter oli yang tidak ganti secara berkala, akan mengakibatkan daya saring yang pada filter oli tersebut menjadi turun. Jadi, yang awalnya memiliki nilai 10, karena Anda tidak rutin dan berkala menggantinya, maka kualitasnya setara dengan nilai 5 atau bahkan 4.

Oleh karena itu, perlu Anda yang pengguna kendaraan cermati kembali waktu ganti filter oli, agar performa mesin pada kendaraan semakin bagus dan awet. Bahkan tidak sering pergi ke bengkel untuk perbaikan gara-gara filter oli. (Adi/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto