Cara Kerja AirBag Mobil, Fungsinya Sebagai Fitur Keselamatan

Cara Kerja AirBag Mobil, Fungsinya Sebagai Fitur Keselamatan
Ilustrasi cara kerja airbag mobil. Foto: Ist/Net

Cara kerja airbag mobil membantu sistem keselamatan ketika terjadi tabrakan sewaktu-waktu. Benda tersebut akan terdeteksi dan mengembang melindungi daerah vital.

Misalnya pada bagian leher, kepala, dan dada. Jika benda tersebut tidak ada, tentu akan membuat tubuh cedera yang cukup parah. Sebab, tubuh hanya tertahan oleh seatbelt saja.

Itulah penting adanya komponen tersebut pada kendaraan. Pada umumnya, pemilik mobil menganggap jika seatbelt sudah cukup sebagai sistem keamanan dan keselamatan.

Airbag merupakan salah satu fitur keamanan yang ada pada kendaraan. Namun, tidak semua kendaraan memiliki fitur tersebut.

Airbag merupakan perangkat keselamatan berupa suplemen untuk sabuk pengaman dengan pretensioner. Fitur tersebut berfungsi sekali pakai.

Gunanya untuk terhindar dari cedera serius pada bagian kepala dan dada ketika mengalami kecelakaan. Fitur ini memang cukup penting dalam menjaga keselamatan pengendara.

Baca Juga : Cara Simpan APAR di Mobil, Letakkan pada Tempat yang Terjangkau

Sehingga banyak pemilik kendaraan yang membutuhkan adanya fitur tersebut. Sayangnya, masih ada juga pemilik mobil yang tidak mengetahui pentingnya airbag jika tersedia pada kendaraan.

Cara kerja airbag mobil bekerja secara otomatis sehingga anda tidak perlu kerepotan. Komponen akan berfungsi secara otomatis dengan cara mengembang. Sehingga akan melindungi tubuh ketika tabrakan terjadi.

Mekanisme Cara Kerja Airbag Mobil dan Fungsinya

Fitur keselamatan pada mobil mampu meminimalisir cedera ketika terjadi tabrakan. Sehingga memberikan keselamatan bagi penumpangnya.

Sebenarnya cara kerja airbag mobil cukuplah penting. Jangan sepelekan masalah keselamatan berkendara karena sesuatu hal bisa terjadi kapan dan dimana saja.

Seringnya terjadi kecelakaan yang tidak terduga membuat beberapa perusahaan menyediakan fitur keselamatan airbag. Dengan adanya fitur tersebut, berkendara pun akan lebih aman dan mengurangi resiko terjadinya cedera.

Ada cara kerja yang digunakan oleh komponen tersebut. Saat benturan keras terjadi, sensor mobil secara otomatis akan membuat kawat mekanisme kantung udara menjadi panas.

Hasil panas itulah yang menghasilkan nitrogen untuk mengisi airbag dan membuat komponen tersebut mengembang. Ketika komponen tersebut mengembang, maka kepala dan dada akan membentur airbag.

Baca Juga : Komponen Transmisi Otomatis pada Mobil Matic dan Fungsinya

Sehingga resiko cedera berkurang. Setelah itu, kantong akan mengempis secara perlahan karena udara sudah mulai keluar. Itulah cara kerja airbag mobil yang perlu anda tahu.

Gas nitrogen yang ada dalam komponen tersebut tetap aman bagi tubuh. Sedangkan untuk airbag yang terpasang pada bagian samping akan aktif ketika kendaraan mengalami benturan saat terjadi pada sudut tertentu.

Pada bagian airbag kanan tidak akan mengembang ketika bagian kiri yang terkena benturan. Begitu juga dengan sebaliknya karena cara kerja airbag bagian samping berbeda dengan yang ada di depan.

Sebab, cara kerja airbag itu sendiri berbeda-beda tergantung tipe kendaraan yang digunakan. Ada yang hanya terpasang pada bagian depan dan ada juga yang tersedia untuk pengemudi dan penumpang.

Fungsi Airbag Mobil

Selain cara kerja airbag mobil yang memiliki peranan penting, kini fungsinya juga banyak pada kendaraan. Pada penerapannya, komponen tersebut akan mengembang otomatis sehingga melindungi pengemudi.

Bahkan bagian tubuh yaitu kepala, leher, dan dada akan terselamatkan ketika terjadi benturan keras. Letak komponen tersebut bisa disesuaikan oleh pabrikan mobil yang berwenang.

Semua tergantung dengan perusahaan kendaraan itu sendiri. Jika menggunakan seatbelt, tentu tubuh akan terjaga dari goncangan, namun masih belum bisa memberikan keselamatan lebih.

Sehingga ketika komponen tersebut tidak ada, tentu resiko cedera akan lebih besar. Pada umumnya, komponen ini akan melindungi bagian kepala, leher, dan dada.

Baca Juga : Cara Cek Kompresi Mesin Diesel, Mempengaruhi Proses Kerjanya

Selain sebagai fitur keselamatan, komponen tersebut juga mampu menghambat gerak laju penumpang dalam waktu singkat. Jadi, fungsi dan cara kerjanya memang cukup penting adanya.

Meski komponen tersebut merupakan fitur keselamatan yang tinggi dan peranannya cukup penting, namun fitur tersebut juga bisa membahayakan.

Potensi terjadi kematian pun bisa saja terjadi. Maka dari itu, anda bisa melakukannya sesuai petunjuk penggunaan. Hal ini bertujuan agar penggunaan tepat dan mengurangi resiko cedera.

Saat ini banyak sekali fitur yang disematkan pada perusahaan sepeda motor. Salah satunya yaitu airbag. Anda perlu tahu bagaimana cara penggunaan yang tepat.

Hal ini bertujuan agar mobil tetap aman dengan fitur menarik. Anda juga tidak hanya menggunakannya saja, sebaiknya perlu tahu bagaimana cara kerja airbag mobil. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto