Ciri Penyakit Meniere, Penyebab dan Cara Mengobatinya

ciri penyakit meniere
Kenali ciri penyakit meniere. Foto: Ist/Net

Salah satu ciri penyakit meniere yang paling sering terjadi yakni tidak mampu mendengar suara sekitar. Telinga seperti tersumbat karena adanya gangguan pada pendengaran sebagai penyebabnya. Ada beberapa cara mengobati gangguan ini yang bisa Anda coba.

Penyakit ménière, mengutip dari Wikipedia, merupakan jenis gangguan pada organ telinga bagian dalam. Kondisi ini mirip seperti saat kita mandi atau berenang karena adanya air yang masuk ke dalam liang telinga.

Umumnya kasus gangguan ini hanya terjadi pada salah satu sisi telinga saja. Namun kondisi ini bisa berlangsung pada kedua bagian telinga. Kondisi inilah yang menyebabkan kita seperti kehilangan pendengaran.

Meniere termasuk penyakit langka yang jarang terjadi dan pertama kali teridentifikasi oleh Prosper Meniere pada awal tahun 1800-an. Gangguan pada organ telinga ini umumnya terjadi pada wanita ketimbang pria dengan usia 40-60 tahun.

Gejala dan Ciri Penyakit Meniere Secara Umum

Meskipun ciri penyakit meniere ini seperti ada yang mendengung dalam telinga, namun kondisi ini bisa berkembang menjadi semakin parah. Bahkan dalam sejumlah kasus tak sedikit yang mengalaminya hingga bertahun-tahun.

Ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi ini. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat kondisi bisa berkembang menjadi tuli. Untuk mengenal gangguan ini, berikut berbagai gejala penyakit meniere secara umum.

Kesulitan Mendengar

Dalam liang telinga terdapat serumen atau earwax, yaitu cairan seperti minyak yang berfungsi sebagai filter untuk semua kotoran maupun bakteri. Cairan ini juga berguna sebagai pelembab.

Penyakit meniere akan menyebabkan volume dan tekanan serumen berubah. Dampaknya bisa menutup atau menghalangi saluran membran labirin dalam menangkap getaran dan gelombang suara dari tulang sanggurdi.

Kondisi inilah yang menyebabkan suara sekitar yang terdengar menjadi tidak jelas atau hanya bergema. Jika gangguan pada serumen semakin parah bisa menyebabkan ketulian.

Tinnitus

Ciri penyakit meniere yang satu ini berupa sensasi berdengung pada telinga. Dengung ini bisa terjadi dan muncul dengan sendirinya. Kondisi ini juga bisa menjadi semakin parah dan terasa sangat menyiksa.

Kondisi ini juga terjadi akibat peningkatan volume dan tekanan cairan telinga bagian dalam sehingga meningkatkan pula getaran suara yang ada. Namun gangguan ini kadang berlangsung sebentar namun tak jarang yang cukup lama.

Mengalami Vertigo

Peningkatan tekanan maupun volume dalam rongga membran labirin akan berpengaruh terhadap sistem saraf pusat. Hal ini karena lokasi membran labirin yang bersebelahan dengan koklea dalam sistem saraf pusat.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Vertigo serta Makanan yang Harus Dihindari

Karena itu ciri penyakit meniere lainnya adalah timbulnya vertigo. Rasa sakit kepala jenis ini akan terasa sangat menyiksa. Bahkan tak jarang penderita yang mengalami muntah karena rasa sakit vertigo yang sangat.

Keseimbangan Tubuh Tidak Terkontrol

Penderita meniere tak jarang juga akan mengalami gangguan dalam mengontrol keseimbangan tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi sempoyongan, mudah jatuh, sekeliling terasa berputar kencang, hingga bisa mengalami pingsan.

Gejala penyakit meniere ini biasanya terjadi akibat kondisinya yang sudah semakin parah dan akut. Karena itu sangat penting mengenal tanda yang muncul sejak dini agar penderita bisa segera mendapatkan penanganan.

Aural Fullness

Selain sensasi mendengung, tak jarang orang yang menderita meniere juga akan mengalami aural fullness. Ciri penyakit meniere ini berupa sensasi tuli yang membuat telinga tidak mampu menangkap gelombang atau getaran suara dari luar.

Tanda ini biasanya terjadi bersamaan dengan beberapa gejala lainnya, seperti rasa nyeri, sakit vertigo, telinga terasa seperti penuh, hingga sering mengalami gangguan keseimbangan tubuh.

Terganggunya Saraf Otonom

Dalam organ telinga bagian dalam juga terdapat sistem saraf otonom yang sangat penting. Otot lunak inilah yang berperan agar telinga bisa berfungsi secara otomatis tanpa perlu menunggu sinyal perintah dari otak.

Karena itu ciri penyakit meniere juga terjadi pada terganggunya sistem saraf otonom. Kondisi ini akan menyebabkan telinga tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik, khususnya dalam menangkap suara dari luar.

Terganggunya Kemampuan Bicara

Penyakit meniere tak hanya akan menyebabkan telinga tak mampu mendengar dengan baik. Gangguan ini juga akan menyebabkan penurunan kemampuan dalam berbicara atau berkomunikasi dengan suara.

Terganggunya Penglihatan

Meniere juga akan mempengaruhi fungsi mata sebagai indra penglihatan. Penurunan fungsi mata biasanya berlangsung secara bertahap dari penglihatan yang kabur dan jelas. Namun kondisi ini bisa meningkat dengan kehilangan penglihatan ganda.

Sakit Dada

Gejala atau ciri penyakit meniere juga akan menyebabkan gangguan pada detak jantung. Penderita penyakit ini umumnya akan merasakan perubahan pada denyut jantungnya. Baik menjadi semakin cepat atau malah makin lambat.

Gangguan pada jantung juga akan memicu rasa nyeri pada sekitar dada. Kondisi ini terjadi karena pengaruh terganggunya sistem saraf dalam telinga. Jika Anda mengalami kondisi semacam ini sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Faktor Penyebab Penyakit Meniere

Hingga saat ini faktor apa yang menjadi penyebab penyakit meniere belum diketahui dengan pasti. Yang jelas, penyakit ini berkaitan dengan cairan yang terdapat pada rongga telinga bagian dalam yang terganggu dan menjadi abnormal.

Memang sangat mengenal apa saja gejala maupun ciri penyakit meniere. Begitu juga mengetahui penyebabnya juga penting untuk membantu mengatasinya. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan penyakit ini.

Faktor Genetik

Orang yang memiliki orang tua atau keluarga dengan riwayat penyakit meniere akan meningkatkan risiko pada anak-anaknya. Karena itu penting mengenal riwayat penyakit dalam keluarga.

Infeksi Virus

Penyebab penyakit meniere juga bisa berasal dari infeksi virus. Seperti serangan penyakit meningitis yang bisa menyebabkan terganggunya cairan dalam organ telinga.

Penyakit Autoimun

Gangguan pada sistem saraf otonom dalam telinga juga berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Begitu juga sebaliknya. Terganggunya kekebalan tubuh akibat kondisi autoimun bisa memicu dan menyebabkan meniere.

Trauma Kepala

Vertigo sebagai ciri penyakit meniere terjadi karena sistem saraf pusat yang memang dekat dengan membran labirin dalam telinga. Karena itulah jika terjadi benturan atau trauma pada kepala, khususnya bagian belakang bisa menyebabkan meniere.

Begitu juga jika seseorang mengalami sakit migrain atau vertigo yang parah juga bisa berpengaruh dan memicu penyakit meniere. Karena itu penting segera memeriksakan ke dokter saat mengalami migran akut.

Tubuh Kelebihan Kalsium atau Natrium

Penyakit meniere terjadi karena meningkatnya volume maupun tekanan pada cairan telinga dalam. Kondisi ini bisa terjadi karena kadar natrium atau kalium dalam tubuh yang terlalu tinggi atau kurang. Karenanya penting memperhatikan asupan makanan kita.

Cara Mengatasi Penyakit Meniere

Mengetahui dan mengenal berbagai faktor penyebab maupun ciri penyakit meniere memang sangat penting. Deteksi dini gangguan ini berguna untuk mencegah kondisi menjadi semakin parah.

Lantas pengobatan seperti apa yang bisa kita lakukan? Berikut ini beberapa cara mengatasi penyakit meniere yang bisa kita lakukan untuk meredakan gejalanya dan sebelum penyakit menjadi semakin parah.

Diet Rendah Garam

Salah satu faktor yang memicu penyakit meniere adalah kadar natrium dan kalsium dalam tubuh yang terlalu tinggi. Karena itu menjalankan diet rendah garam bisa menjadi cara untuk meredakan gejala yang ada.

Langkah ini bisa Anda lakukan dengan membatasi penggunaan garam dalam semua masakan dan makanan Anda. Sebaiknya, Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi banyak buah dan sayuran yang kaya nutrisi.

Selektif Minum Obat

Jika Anda mengalami atau merasakan sejumlah gejala atau ciri penyakit meniere sebaiknya segera batasi konsumsi berbagai jenis obat. Jika perlu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat karena adanya penyakit lain.

Hindari Gaya Hidup Tak Sehat

Penyakit meniere juga bisa terjadi karena pola hidup tak sehat yang kita jalani. Seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan beralkohol. Kebiasaan ini ternyata juga bisa memperburuk kondisi penderita meniere.

Pengobatan Medis

Selain melakukan penanganan mandiri, Anda juga perlu segera memeriksakan ke dokter. Terutama jika Anda mengalami gejala penyakit meniere terus menerus. Dokter mungkin akan melakukan beberapa penanganan medis yang perlu.

Antara lain dokter mungkin akan melakukan pembedahan atau operasi jika kondisinya sudah parah. Selain itu bisa dengan rehabilitasi Vestibular, maupun menyedot cairan yang berlebihan dalam telinga.

Demikianlah berbagai ciri penyakit meniere yang sebaiknya Anda kenali sejak dini. Mengenal gejala maupun penyebabnya juga berguna untuk meredakan kondisi yang ada. Periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala meniere dalam waktu lama. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara