Ciri Tutup Radiator Rusak pada Mobil, Kenali Sebelum Membahayakan

Ciri Tutup Radiator Rusak pada Mobil Kenali Sebelum Membahayakan
Ilustrasi ciri tutup radiator rusak. Foto: carparts

Ciri tutup radiator rusak pada mobil bisa anda ketahui dengan mudah. Jika hal ini terjadi, akan mengakibatkan fungsinya tidak bisa maksimal.

Ada beberapa tanda-tanda ketika komponen tersebut mengalami kerusakan. Tutup radiator memiliki peranan yang cukup penting untuk dapat mengendalikan air radiator.

Maka dari itu, agar bisa berfungsi dengan maksimal, komponen tersebut harus benar-benar dalam keadaan baik. Jika kondisinya bermasalah, tentu tidak dapat menahan air saat temperatur sudah tinggi.

Jika anda mengalami hal tersebut, sebaiknya berikan ganti komponen yang baru. Sebab, semua komponen kendaraan memiliki peranannya masing-masing.

Selain itu, jika salah satu komponen bermasalah, akan menimbulkan masalah untuk kinerja kendaraan. Terkadang sebagian besar orang menganggap jika tutup radiator merupakan komponen yang sepele dan remeh.

Padahal fungsinya cukup vital. Salah satu fungsinya yang cukup penting yaitu mengontrol dan menjaga tekanan temperatur mesin dalam sistem pendingin mobil.

Tutup radiator pun terdiri dari beberapa komponen. Antara lain katup tekan dan katup vakum yang memiliki tugas bergantian menghisap dan mengeluarkan.

Baca Juga : Penyebab Mesin Overheat pada Mobil, Perhatikan 6 Hal Ini!

Sehingga air berputar dari tangki reservoir ke radiator. Jika kedua komponen tersebut bermasalah, maka menjadi salah satu ciri tutup radiator rusak.

Sehingga komponen tersebut mengakibatkan sirkulasi air menjadi kurang optimal. Bahkan jika tidak segera anda ganti dengan yang baru, bisa membuat volume air radiator berkurang.

Hal ini karena tidak tertutup sempurna dan air tumpah melalui tangki reservoir. Sebaiknya anda lebih tahu sejak awal untuk mengatasi kerusakan yang terjadi.

Beberapa Ciri Tutup Radiator Rusak

Terkadang masalah sepele yang terjadi menimbulkan bahaya besar. Hal ini karena dari hal yang ringan dibiarkan saja sehingga menimbulkan masalah besar.

Seperti halnya jika tutup radiator bermasalah. Sebenarnya sepele, namun justru bisa menimbulkan bahaya bagi kendaraan. Bayangkan saja jika komponen tersebut rusak, coolant yang ada dalam sistem pendingin akan semakin berkurang. Jika ukurannya selalu berkurang, membuat mesin menjadi overheat.

Ketika mobil mengalami overheat, piston akan rusak akibat bergesekan terlalu keras dengan dinding silinder. Bahkan masih banyak lagi masalah yang bisa terjadi, termasuk mobil bisa turun mesin.

Untuk bisa menghindari hal ini, sebaiknya ketahui berbagai informasi tentang tutup radiator. Bagi anda yang kurang tahu akan bagaimana tanda-tanda komponen ini rusak, dengan memahami ciri tutup radiator rusak tersebut, mengurangi resiko mobil bermasalah semakin parah.

Katup Vacuum Valve Pecah

Ciri tutup radiator rusak yang pertama yaitu ketika katup vacuum pecah atau hilang. Sebaiknya anda cek komponen tersebut, apakah masih dalam keadaan bagus atau sudah perlu diganti.

Vacuum velve itu sendiri memiliki fungsi cukup penting. Komponen tersebut berfungsi sebagai jalur masuk air pendingin dari reservoir tank saat kondisi saluran dalam keadaan dingin.

Baca Juga : Suara Berdecit pada Mobil, Periksa Komponen Beltnya yang Bermasalah

Namun ketika kondisinya panas, maka komponen tersebut bisa menutup dengan rapat. Sehingga air akan tertahan dalam radiator dan mesin.

Ketika komponen tersebut mengalami kerusakan, maka tekanan dalam radiator dan mesin tidak stabil. Bahkan mesin akan mudah overheat.

Karet Katup Pressure Valve Pecah

Masih ada banyak ciri tutup radiator rusak dan akan mengakibatkan masalah yang besar. Ketika katup pressure valve getas atau pecah, maka perlu anda ganti.

Baca Juga : Penyebab Kopling Mobil Selip, Terjadi Karena Kampas Bermasalah

Sebab, komponen tersebut bisa menghambat fungsi dari tutup radiator. Pressure valve memiliki peranan untuk menjaga tekanan dalam saluran sistem pendingin agar tetap stabil.

Ketika saluran meningkat dan melebihi pegas, maka air radiator akan mengalir. Ketika pressure rusak, kondisinya juga akan sama. Sehingga tekanan dalam saluran sistem pendingin menjadi tidak stabil. Hal ini juga membuat mesin overheat.

Reservoir Tank Penuh

Selain ciri-ciri diatas, ada juga cara anda mengetahui kerusakan yang terjadi. Anda bisa memperhatikan kondisi mesin dan jumlah cairan pendingin pada sistem pendingin.

Anda bisa ketahui dari reservoir tank radiator setelah penuh dengan air radiator dan akhirnya luber. Hal ini bisa mengurangi jumlah air dalam radiator.

Sebaiknya periksa tutup radiator ketika reservoir tank penuh dan luber. Jika hal ini terjadi, bisa menjadi salah satu ciri tutup radiator rusak pada mobil anda. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto