Dinkes Banjar Fogging Lingkungan Cikabuyutan Timur

Dinkes Banjar Fogging Lingkungan Cikabuyutan Timur
Penyemprotan atau fogging di Lingkungan Cikabuyutan Timur, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, Selasa (19/01/2021). Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, melakukan fogging atau penyemprotan di lingkungan epidemik demam berdarah dengue (DBD) wilayah Cikabuyutan Timur, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Selasa (19/01/2021).

Petugas Pelaksana Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banjar, Acep Iwan Sofyan, mengatakan, fogging tersebut sebagai tindak lanjut adanya salah seorang warga yang belum lama ini meninggal dunia karena terpapar DBD.

Selain itu, juga untuk sterilisasi wilayah dari serangan nyamuk Aedes Aegypti, mengingat wilayah tersebut sebelumnya merupakan endemik kasus DBD.

“Tahun kemarin lokasi ini sudah pernah kita galakan fogging dan pemberantasan sarang nyamuk. Tapi sekarang muncul lagi kasus DBD,” katanya, kepada awak media, Selasa (19/01/2021).

Baca Juga: Waspada Musim Hujan, Warga Banjar Meninggal Dunia Karena DBD

Lebih lanjut Acep menjelaskan, pada tahun 2020, untuk kasus DBD di Kota Banjar jumlahnya mencapai 151 kasus.

Dengan temuan kasus paling tinggi berada di bulan Januari, Februari dan bulan Maret.

Sedangkan, untuk temuan kasus paling rendah terjadi di tiga bulan terakhir menjelang akhir tahun, dengan rincian kasus untuk bulan Desember sebanyak 2 kasus. Kemudian, pada bulan Oktober dan November nol kasus.

“Dari data tiga bulan terakhir hanya terjadi 2 kasus di bulan Desember. Untuk yang sekarang termasuk kasus DBD pertama di tahun 2021 ini,” jelas Acep.

Rencananya, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas masing-masing wilayah, pada bulan Februari mendatang akan melakukan fogging massal di seluruh wilayah endemis. Hal itu sebagai upaya pencegahan, disamping menggalakan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Sementara itu, Lurah Kelurahan Hegarsari, Krisdianto, menyebutkan, ada 111 kepala keluarga (KK) di RT. 13, RW. 5, Lingkungan Cikabuyutan Timur, Kelurahan Hegarsari, yang saat ini dilakukan penyemprotan atau fogging.

Sebagai upaya pencegahan, pihaknya pun ke depan akan menggencarkan kembali program PSN, serta edukasi menciptakan budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di setiap lingkungan warga.

“Tentunya kami akan instruksikan kepada Ketua RT masing-masing untuk mengajak warganya menggalakan PSN,” kata Krisdianto. (Muhlisin/Koran HR)