Selasa, Desember 7, 2021
BerandaBerita TerbaruEnzim pada Mulut dan Fungsinya yang Penting Dalam Sistem Pencernaan

Enzim pada Mulut dan Fungsinya yang Penting Dalam Sistem Pencernaan

Enzim pada mulut wajib anda ketahui dengan benar. Hal ini penting untuk mengetahui bagaimana pencernaan makanan yang kita konsumsi dapat dicerna dengan cara yang baik.

Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh kita dapat diproses dengan baik oleh sistem pencernaan. Yang mana melibatkan mulut, lambung, pankreas, dan usus halus. Setiap proses pencernaan tersebut pasti memerlukan suatu senyawa yang namanya dengan enzim.

Macam-Macam Enzim pada Mulut

Mulut merupakan salah satu organ dalam tubuh yang termasuk ke dalam sistem pencernaan. Sebelum makanan masuk ke dalam tubuh kita dan dicerna dalam lambung, maka terlebih dahulu masuk dalam mulut dan diproses dengan bantuan enzim.

Enzim ini terdapat dalam tubuh secara alami dan bertugas untuk membantu proses pencernaan dan juga pengolahan makanan agar dapat dengan mudah terserap oleh tubuh kita.

Mengutip Wikipedia, enzim pencernaan merupakan substansi yang ada dalam perut serta sistem pencernaan yang berguna untuk memecah makanan. Misalnya enzim ptialin yang berguna untuk mengubah amilum menjadi maltosa.

Untuk fungsi enzim pencernaan yang utama merupakan sebagai pemecah makromolekul polimerik atau molekul yang besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Hal ini karena partikel yang bisa terserap oleh tubuh. Komponen dari makanan yang terpecah oleh kerja enzim ini seperti karbohidrat, lemak, dan juga protein.

Kemudian sesuai dengan namanya, enzim pencernaan pasti terdapat dalam saluran pencernaan. Mulai dari enzim pada mulut, lambung, pankreas, dan juga usus halus.

Pada setiap organ pencernaan tersebut menghasilkan enzim-enzim yang berlainan. Akan tetapi, semua enzim tersebut selalu berhubungan atau saling terkait dalam melancarkan proses makanan dan juga mendukung fungsi atas sel dalam tubuh.

Proses makanan sebelum terserap oleh tubuh, maka zat komplek tersebut akan melalui pemecahan terlebih dahulu menjadi zat lebih sederhana. Sehingga menjadi zat yang mudah larut dan tidak larut.

Mulut menjadi peran yang pertama untuk memecah zat kompleks tersebut. Kemudian, dalam rongga mulut terdapat kelenjar air liur yang dapat mengeluarkan enzim dalam memproses makanan serta menyingkirkan kuman yang berbahaya. Adapun enzim-enzim tersebut adalah sebagai berikut:

Lipase

Enzim pada mulut yang pertama adalah lipase. Lipase ini berfungsi dalam mencerna lipid atau lemak ketika makanan mulai bisa masuk dalam mulut.

Kemudian juga berfungsi dalam mempermudah lambung menyerap lemak yang nantinya akan masuk ke dalam usus halus. Lipase ini menjadi salah satu enzim yang penting untuk kita ketahui peranannya.

Baca Juga: Sistem Pencernaan Manusia Bukan Hanya Usus dan Lambung, Apa Saja?

Amilase

Enzim selanjutnya adalah amilase. Ini merupakan enzim yang melakukan pekerjaan dalam pati atau sari makanan. Lalu fungsi dari amilase adalah menghancurkan senyawa karbohidrat kompleks.

Senyawa ini akan enzim ini ubah menjadi zat atau senyawa yang lebih kecil dalam bentuk maltosa. Bisa dibilang dalam senyawa yang lebih sederhana.

Enzim pada mulut ini pun sering kita sebut dengan ptialin. Perlu untuk anda pahami bahwa enzim yang satu ini merupakan hasil produksi kelenjar air liur yang ada dalam mulut kita.

Lisozim

Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, tak hanya mengandung gizi maupun nutrisi yang menyehatkan saja. Akan tetapi, juga kemungkinan terdapat bakteri yang masuk dan menempel pada makanan.

Sehingga keberadaan lisozim pada mulut ini pun sangat penting dalam melindungi serta melumpuhkan kuman serta bakteri yang berbahaya. Enzim ini juga dapat kita sebut dengan enzim antibakteri. Bakteri berbahaya tak akan menyerang tubuh, salah satunya berkat peranan enzim ini.

Haptocorrin

Enzim haptocorrin satu ini juga kita kenal dengan nama R-factor yang memiliki fungsi sebagai enzim yang membantu untuk penyerapan vitamin B12. Haptocorrin ini dapat melindungi vitamin B12 terhadap kerusakan yang sebabnya asam lambung.

Lalu, setelah sampai dalam duodenum, ikatan vitamin B12 dan juga enzim pada mulut ini nantinya terlepas oleh protease kelenjar pankreas. Vitamin B12 yang mana nantinya akan berikatan dengan faktor intrinsik (IF). IF tersebut merupakan zat yang berasal dari proses produksi sel parietal. Lalu, keduanya, IF dan vitamin B12, akan menuju ke ileum melewati reseptor cuban. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisment -