Fungsi Jaringan Sklerenkim pada Tumbuhan dan Ciri-Cirinya

Fungsi Jaringan Sklerenkim Pada Tumbuhan dan Ciri-Cirinya
Ilustrasi fungsi jaringan sklerenkim. Foto: arifiew.com

Fungsi jaringan sklerenkim yaitu menghadapi segala tekanan yang dapat melindungi jaringan yang lemah. Sehingga dapat melindungi tubuh tumbuhan dari kerusakan mekanik.

Tidak hanya itu saja, dengan adanya jaringan tersebut, tumbuhan akan terlindungi dari banyak hal. Sklerenkim itu sendiri merupakan jaringan penguat ataupun penyokong tumbuhan.

Dimana terdiri dari sel-sel yang alami penebalan sekunder pada bagian dinding sel. Dinding sekunder inilah yang menjadi ciri khas pada jaringan tersebut.

Sklerenkim berbeda dengan kolenkim. Sehingga anda perlu membedakan antara keduanya. Seperti yang sudah diketahui jika hal yang membedakan dari jaringan ini yaitu sel penyusunnya.

Penyusunnya merupakan sel mati sehingga tidak melakukan aktivitas mertabolisme. Selain itu, jaringan ini juga hanya menyokong tumbuhan dewasa saja.

Penebalan sekunder dindingnya tersusun dari senyawa lignin. Sehingga menimbulkan jaringan tersebut memiliki daya yang elastis.

Dari sinilah bisa diketahui fungsi jaringan sklerenkim. Jaringan ini terdiri atas serabut sklerenkim dan sklereid atau sel batu.

Bentuknya panjang, ramping, dan bentuknya sebuah lingkaran atau untaian. Serabut yang ada pada jaringan tersebut bisa anda temukan pada serat rami, Hibiscus sabdariffa, dan Avage.

Baca Juga: Ciri Jaringan Kolenkim pada Tumbuhan dan Jenisnya

Ini Dia Fungsi Jaringan Sklerenkim

Jaringan pada tumbuhan yang mampu menyokong sehingga terhindar dari hal-hal berbahaya yaitu sklerenkim. Jaringan tersebut merupakan jaringan mekanik yang ada pada organ tumbuhan dan sudah tidak tumbuh.

Fungsinya penting pada tumbuhan sebagai pelindung. Jaringan ini tidak mengandung protoplas sehingga sel-sel yang ada mati. Bagian dinding sel tebal sebab dengan adanya penebalan sekunder.

Namun, sebelumnya jaringan ini terdiri dari atas zat lignin. Adapun fungsi penting dari skelerenkim pada tumbuhan yaitu:

Penyokong Organ Dewasa

Fungsi jaringan sklerenkim yang pertama yaitu sebagai penyokong organ dewasa. Jaringan ini bisa anda temukan pada bagian tumbuhan yang telah dewasa atau tua.

Sebab, hal ini sesuai dengan perkembangan sel di dalamnya. Bagian tumbuhan yang sudah tua akan mengalami penurunan aktivitas sel.

Sehingga muncul jaringan tersebut dan berperan penting dalam menyokong tumbuhan dewasa. Anda bisa mengetahui peranan sklerenkim pada tumbuhan yang tua.

Pelindung

Selain sebagai penyokong tumbuhan dewasa, ada fungsi jaringan sklerenkim lainnya yaitu sebagai pelindung. Jaringan ini berguna untuk melindungi bagian tumbuhan.

Contohnya yaitu jaringan yang terdapat pada kulit biji kelapa, biji kacang, dan beberapa jenis tumbuhan lainnya. Selain itu, jaringan ini juga berperan dalam menjaga tanaman dari stres karena faktor lingkungan. Lalu memberi kekuatan dan dukungan mekanik pada organ tumbuhan dewasa.

Baca Juga: Jenis Tulang Daun pada Tumbuhan dan Fungsi dari Daun

Ciri Jaringan Sklerenkim

Bahkan selain fungsinya yang cukup penting, jaringan ini juga memiliki ciri-ciri tertentu, antara lain:

Tersusun atas Sel-Sel Mati

Ada ciri-ciri yang bisa anda ketahui. Ciri-ciri pertama jaringan ini yaitu tersusun atas sel-sel mati. Jaringan ini mengalami penebalan sekunder yang merata dinding selnya oleh senyawa lignin. Awalnya jaringan ini tersusun atas sel-sel hidup karena asalnya terbentuk dari meristem atau parenkim.

Seiring aktivitas penebalan pada sel tersebut berdiferensisasi menjadi sklerenkim. Aktivitas sel tersebut terhenti karena terhalang penebalan sekunder yang terdapat pada dinding selnya.

Dinding Sekunder Merata

Pada jaringan ini tidak seperti kolenkim yang penebalan sekundernya tak merata, bahkan fungsi jaringan sklerenkim berbeda. Justru sklerenkim akan mengalami penebalan sekunder pada semua sisi dinding selnya.

Hal inilah yang menimbulkan organ tumbuhan yang tersokong oleh jaringan tersebut akan lebih elastis dan kuat. Ini menjadi salah satu ciri-ciri jaringan sklerenkim pada tumbuhan.

Elastis

Ciri-ciri jaringan sklerenkim yang lainnya yaitu bersifat elastis. Hal ini juga menjadi salah satu yang bisa membedakan antara sklerenkim dan kolenkim.

Dengan begitu, membuatnya bisa membentuk berbagai macam kesenian pada bagian tubuh tumbuhan tersebut. Karena adanya sokongan dari jaringan sklerenkim.

Sehingga ada beberapa jenis tumbuhan yang bisa untuk beberapa kerajinan. Misalnya pada tumbuhan rotan, pelepah pisang, dan tanaman lainnya.

Pada tumbuhan ada banyak jaringan yang bisa ditemukan di dalamnya. Semua memiliki fungsi dan perannya masing-masing.

Salah satu yang bisa membantu yaitu jaringan sklerenkim dengan perannya yang cukup penting. Anda bisa tahu fungsi jaringan sklerenkim dan ciri-cirinya. (R10/HR Online)

Editor: Jujang