Fungsi Kondensor AC Mobil dan Cara Perawatannya

Fungsi Kondensor AC Mobil dan Cara Perawatannya
Ilustrasi Fungsi Kondensor AC Mobil. Foto: Ist/Net

Pastikan anda tahu fungsi kondensor AC mobil dan bagaimana cara kerjanya. Kondensor merupakan sebuah komponen AC kendaraan mobil yang mempunyai fungsi untuk mengubah freon berupa gas menjadi bentuk cair melalui proses kondensasi.

Sederhananya kondensor AC mobil merupakan heat exchanger, pengubah gas freon yang memiliki tekanan tinggi, kemudian mengalir ke expansion valve.

Sebelum anda membeli mobil, alangkah lebih baiknya jika anda mengetahui semua komponen yang ada di dalam mobil. Salah satunya adalah kondensor AC.

Fungsi Kondensor AC Mobil

Kondensor pada AC mobil memiliki berbagai macam fungsi. Kegunaannya pun sangat berpengaruh terhadap kinerja AC mobil supaya maksimal. Apa saja fungsinya? Berikut ini penjelasannya.

Fungsi kondensor AC mobil yang pertama adalah untuk menukar panas. Kalor atau panas yang semula berwujud gas akan menjadi cair.

Komponen refrigerant melakukan perubahan. Menggunakan media sebagai pengubahannya adalah udara. Menggunakan udara sebagai pendingin dan komponen AC lainnya seperti kipas membantu pelepasan ini.

Baca Juga : Cara Kerja AC Mobil, Lengkap dengan Komponen dan Fungsinya

Jika semua sinergi dapat terkelola dengan baik, maka angin menghembuskan udara yang akan terasa dingin sehingga membuat nyaman pengendara.

Fungsi kondensor AC yang kedua adalah mengubah gas. Komponen ini akan melakukan penyerapan gas terhadap freon dengan bantuan udara.

Jumlah panas yang akan diluapkan setara dengan tingkat kedinginan AC. Komponen ini biasanya terletak di radiator. Tujuannya adalah untuk menggerakkan mobil dan kipas radiator saat proses pendinginan.

Fungsi kondensor AC mobil yang ketiga adalah membuang panas. Pembuangan ini terjadi pada saat proses perubahan freon menjadi cair. Freon sendiri juga merupakan komponen AC yaitu kompresor.

Cara Kerja Kondensor AC Mobil

Terjadinya proses kompresi freon hingga menjadi gas mengawali kinerja AC pada mobil ini. Kompresor melakukan pengubahan freon menjadi gas yang bertekanan tinggi. Lalu kondensor melakukan penyerapan panas freon .

Freon akan berubah wujud menjadi cair ketika menyerap panas. Kipas membantu pengubahan panas freon. Lalu, melalui sirip dan receiver dryer akan menghembuskan freon ke luar. Proses ini terjadi berulang-ulang selama menyalakan AC mobil.

Cara Merawat Kondensor AC Mobil

Agar fungsi kondensor AC mobil anda bisa berguna sebagaimana mestinya, ada beberapa hal yang harus anda lakukan. Diantaranya jangan membuka jendela saat AC menyala. Mengapa? Karena udara dingin yang dihasilkan AC akan terbuang sia-sia.

Baca Juga : Pembersih AC Mobil, Cukup Ampuh Hilangkan Debu dan Kotoran

Selanjutnya, anda harus rajin membersihkan kondensor secara rutin. Supaya tidak berkarat dan bisa melakukan fungsinya dengan baik. Tak hanya membersihkan kondensornya saja, namun kabin mobil juga perlu untuk dibersihkan supaya interior mobil tetap mengkilap.

Saat menyalakan AC, jangan sampai lupa waktu mematikannya dalam jangka lama, karena dapat merusak AC yang sekaligus mengeringnya fan belt. Kondensor AC mobil juga sangat perlu untuk melakukan service berkala.

Bagi para pemilik mobil ber-AC, usahakan saat berada di dalam mobil tidak merokok. Asap rokok yang mengandung nikotin dapat menempel pada kabin dan filter AC dapat mengganggu sirkulasi udara.

Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

Umumnya yang menjadi kendala bagi pemilik kendaraan ber-AC adalah AC mobil tidak dingin ataupun berkurang. Ternyata ada beberapa penyebab yang harus anda ketahui sebagai seorang driver. Simak ulasannya berikut ini.

Fan belt putus. Fungsi dari fan belt sebagai saluran putaran mesin menuju kompresor. Jika benda ini putus, akan membuat aliran kompresor terganggu.

Penyebab yang selanjutnya adalah tersumbatnya evaporator. Evaporator berfungsi sebagai penyaring debu. Biasanya debu yang menempel terlalu banyak mengakibatkan penyumbatan .

Penyebab yang selanjutnya adalah terjadinya kerusakan pada kompresor. Adanya warna hitam pada benda ini sebagai tanda rusaknya kompresor. Setelah mengetahui tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel ahli.

Baca Juga : Ciri Tutup Radiator Rusak pada Mobil, Kenali Sebelum Membahayakan

Jika AC mobil sudah tidak dingin lagi, bisa juga disebabkan karena freon habis. Habisnya freon diakibatkan bocornya pipa saluran dan usia mobil yang sudah tua.

Penyebab selanjutnya dalam kotornya kondensor yang diakibatkan karena adanya debu tidak dibersihkan sesegera mungkin sehingga menyebabkan pengaratan.

Untuk anda para pemilik kendaraan roda empat, rawatlah dengan baik kondensor tersebut supaya fungsi kondensor AC mobil bisa sebagaimana mestinya. (R11/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto