Fungsi Vakuola pada Sel Hewan Beserta Pengertian, Ciri dan Jenisnya

Fungsi Vakuola pada Sel Hewan
ILustrasi Fungsi Vakuola pada Sel Hewan. Foto: Ist/Net

Fungsi vakuola pada sel hewan penting untuk anda ketahui. Hal ini karena sel yang mana merupakan bagian paling kecil suatu organisme saja masih mempunyai bagian-bagian kecil dengan fungsi yang berbeda-beda.

Vakuola pun menjadi salah satu bagian kecil dalam suatu sel tersebut yang dapat anda ketahui. Terutama untuk hewan yang juga mempunyai ciri khas tersendiri.

Pengertian dan Fungsi Vakuola pada Sel Hewan

Mengutip Wikipedia, vakuola merupakan organel sel yang terbungkus oleh selaput atau membran sel terbesar atau tonoplasma. Jika anda amati dengan memakai mikroskop cahaya, maka organel ini mempunyai bentuk seperti ruang yang kosong atau tembus pandang.

Bentuknya berongga dan merupakan salah satu bagian sel yang ada pada tumbuhan maupun hewan. Masing-masing memiliki ciri khas yang berbeda-beda.

Untuk beberapa jenis hewan, terdapat vakuola yang berlainan. Vakuola terbungkus oleh tonoplasma dan memiliki kandungan berbagai zat, seperti enzim, mineral, asam, alkaloid, dan masih banyak lagi.

Zat tersebut bersama-sama memiliki satu fungsi secara mandiri. Lantas, tahukah anda jika hewan tingkat tinggi seperti gajah, kambing, sapi, dan lain sebagainya tidak mempunyai vakuola? Karena, hewan yang memiliki vakuola adalah hewan yang hanya bersel satu atau uniseluler.

Baca Juga: Jenis Jaringan pada Hewan, Pengertian dan Fungsinya

Ciri-Ciri Vakuola

Untuk membedakan fungsi vakuola pada sel hewan dengan bagian organel sel lainnya, anda wajib mengetahui beberapa ciri-cirinya. Biasanya, vakuola memiliki wujud atau bentuk yang berongga. Rongga tersebut terbungkus oleh tonoplas yang merupakan membran atau selaput yang tipis.

Untuk bagian dalam dari rongga, terdapat cairan yang bening. Vakuola yang ada dalam tumbuhan ukurannya besar dengan berisi cairan berupa air. Namun, vakuola pada hewan ukurannya lebih kecil.

Jenis-Jenis Vakuola

Untuk jenis vakuola sendiri terdapat dua macam, yaitu vakuola kontraktil dan juga vakuola nonkontraktil. Vakuola kontraktil merupakan vakuola berdenyut.

Yang mana fungsi vakuola pada sel hewan tersebut untuk melakukan kontraksi atau bergerak saat sedang menyerap makanan atau zat yang ada di sekitarnya melalui tekanan osmotik. Fungsinya sebagai osmoregulator atau pusat pengendali atas keluar masuknya zat makanan ke dalam sel.

Selanjutnya adalah jenis vakuola nonkontraktil, yang mana juga dapat disebut dengan vakuola makanan. Hal ini tentu saja sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai pencerna makanan.

Seusai makanan melalui proses pencernaan, maka vakuola ini akan mengedarkan hasil pencernaan makanan menuju seluruh tubuh.

Baca Juga: Fungsi Lisosom pada Sel Hewan yang Sangat Berperan Penting

Fungsi Vakuola pada Hewan Secara Umum

Tidak semua hewan terdapat atau mempunyai organel vakuola ini. Yang mana vakuola hanya terdapat pada hewan uniseluler atau hanya bersel satu. Misalnya adalah protozoa dan juga bakteri.

Untuk fungsi pada hewan uniseluler, vakuola memiliki fungsi umum yaitu mengumpulkan zat sisa dari metabolisme. Lalu, juga berfungsi mengeluarkan atau membuang sisa metabolisme yang tidak lagi terpakai oleh sel.

Selanjutnya fungsi vakuola pada sel hewan adalah untuk mengendalikan kadar garam serta air dalam tubuh sekaligus sebagai tempat menyimpan kebutuhan cadangan makanan.

Lalu, sebagai tempat mengolah makanan dalam sel serta menyebarkan ke semua bagian tubuh. Vakuola juga berfungsi sebagai pengatur osmoregulasi serta pH sel. Bahkan juga untuk tempat menyimpan senyawa hasil proses metabolisme, misalnya asam amino.

Fungsi Vakuola pada Hewan Uniseluler

Yang merupakan hewan uniseluler ialah hewan dengan jumlah sel satu. Cara hidup hewan ini berkelompok, namun beberapa diantaranya juga ada yang hidup menyendiri.

Contoh hewan yang termasuk ke dalam uniseluler adalah jamur, amoeba, ragi, bakteri, serta beberapa jenis hewan protista, seperti protozoa.

Cara hewan ini dapat bertahan hidup meskipun hanya dengan satu sel adalah karena mereka mempunyai fungsi vakuola pada sel hewan yang banyak secara sekaligus. Organel sel tersebut bekerja layaknya sistem saraf, sistem pencernaan, dan masih banyak lagi.

Beberapa fungsi penting tersebut seperti tempat untuk terlarutnya ezin, lipid, garam mineral, alkaloid, asam, dan juga basa. Lalu, vakuola juga berfungsi sebagai osmoregulator untuk mengatur osmotik sel atau sebagai tempat ekskresi.

Dengan demikian, zat yang sudah diperlukan akan terbuang keluar sel. Kemudian, juga menjadi tempat mencerna makanan dan nantinya sekaligus akan segera diedarkan menuju seluruh bagian tubuh.

Oleh karena itu, fungsi vakuola pada sel hewan sangat penting, Apabila tidak ada vakuola, maka sel tidak dapat hidup serta berkembang. (R10/HR Online)

Editor: Jujang