Gear Belakang Motor, Jangan Sembarangan Mengganti Ukurannya

Gear Belakang Motor, Jangan Sembarangan Mengganti Ukurannya
Ilustrasi gear belakang motor. Foto: moladin

Gear belakang motor sebaiknya jangan asal ganti karena bisa mengurangi performa kendaraan. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika hendak melakukan penggantian pada komponen tersebut.

Sepeda motor menjadi alat transportasi yang cukup populer hingga saat ini. Pemakaian kendaraan roda dua ini bahkan mengalami peningkatan.

Selain anti macet, penggunaannya pun lebih mudah. Sepeda motor itu sendiri memiliki beberapa jenis dengan komponen pelengkap terbaik.

Baca Juga : Fungsi Kampas Ganda dan Cara Kerjanya pada Sepeda Motor

Begitu juga pada tipe motor bebek atau sport yang memiliki komponen penting yaitu gear. Gear merupakan alat penggerak bersama rantai guna menyalurkan tenaga dari mesin hingga ke roda.

Gear merupakan komponen penting pada kendaraan dan berada pada bagian rantai depan serta belakang. Namun, ukuran bagian belakang pun berbeda.

Pada umumnya, setiap pabrikan memberikan ukuran standar. Namun, bisa anda temui beberapa pabrikan yang memberikan ukuran komponen tersebut lebih besar atau justru kecil dari standar pabrik.

Gear belakang motor jangan anda ganti ukurannya. Sebab, jika hal ini anda lakukan, justru bisa mempengaruhi tarikan atau karakter kendaraan itu sendiri.

Modifikasi motor saat ini sudah banyak sekali dilakukan pemiliknya, terutama kalangan remaja. Ada berbagai alasan mengapa hal tersebut dilakukan.

Namun, ketika anda ingin melakukan modifikasi, sebaiknya jadikan kendaraan lebih baik dari berbagai segi. Selain itu, perhatikan secara detail dan tepat.

Efek Gear Belakang Motor Diganti Ukuran

Sebagai pemilik kendaraan roda dua, pasti sudah tahu komponen yang namanya gear. Komponen tersebut pada umumnya bekerja sama dengan rantai motor.

Sehingga ketika anda membelinya akan satu set langsung. Apalagi ukuran gear belakang berbeda-beda, anda perlu tahu bagaimana tepatnya pada kendaraan.

Apalagi ketika akan melakukan penggantian, anda perlu tahu ukurannya secara jelas. Meski sebagian orang sering melakukan modifikasi pada komponen tersebut, nyatanya ada efek yang akan terjadi.

Banyak alasan mengapa sebagian besar orang melakukan penggantian ukuran gear belakang. Salah satunya untuk bisa membuat motor lebih bertenaga.

Berikut ini ada efek yang bisa terjadi ketika anda melakukan penggantian ukuran komponen tersebut. Sehingga anda bisa mengetahui apa yang bisa terjadi ketika komponen tersebut anda ganti.

Efek Penggantian Ukuran Gear Besar

Gear belakang motor memang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Namun, ada yang sengaja melakukan penggantian ukuran lebih kecil atau besar.

Jika anda ganti dengan ukuran standarnya, justru bisa memberikan efek baik. Ketika ukuran diganti menjadi lebih besar, justru bisa menambah torsinya.

Baca Juga : Suspensi Sepeda Motor, Cara Cek Kondisinya Tanpa ke Bengkel

Sehingga kendaraan akan bisa memiliki tarikan enak saat berada di trek pendek atau menanjak. Meski demikian, ada juga dampak buruk yang bisa terjadi.

Kekurangan yang terjadi terletak pada kecepatan puncak yang masih kurang bagus. Itu menjadi pertimbangan anda apakah hendak melakukan penggantian ukuran atau tidak.

Memperkecil Ukuran Gear

Gear belakang motor anda ganti ukuran menjadi kecil, maka akan memberikan dampak pada kendaraan. Ukuran gear yang lebih kecil dari standarnya yaitu membuat akselerasi awal menjadi lebih berat.

Namun, pada top speednya justru bisa naik. Jika menggunakan ukuran gear kecil, memang mampu membuat rpm atas lebih enteng.

Akan tetapi, terdapat kekurangan ketika saat berada dalam medan menanjak, justru bisa berkurang tenaganya. Sehingga dalam penggantian ukuran gear, anda tidak bisa melakukannya dengan sembarangan.

Spesifikasi Gear

Agar anda tidak salah dalam menentukan ukuran saat mengganti komponen tersebut, jangan lupa untuk mengetahui spesifikasinya. Anda bisa membaca kode dan tulisan yang ada pada komponen tersebut.

Pada umumnya, spesifikasinya terdapat pada rantai yang berada satu set dalam penjualannya. Ada kode yang tercantum pada gear.

Baca Juga : Cara Membaca Ukuran Velg Motor, Memudahkan Anda Saat Membeli

Selain itu, ada juga huruf khusus pada bagian belakang, yaitu SB, V, dan H. Ketiganya memiliki istilah yang berbeda-beda. Jika SB itu sendiri merupakan istilah dari soild bushing yang adalah nama lain as.

Sedangkan untuk kode H merupakan kepanjangan dari high tension. Huruf tersebut merupakan informasi pembeda terhadap pelat lainnya.

Sedangkan untuk V itu sendiri menunjukkan rantai rantai memiliki kelengkapan dengan sil penahan gemuk. Dengan mengetahui spesifikasinya, anda tidak bisa sembarangan mengganti ukuran gear belakang motor. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto