Gejala Penyakit Epilepsi, Kejang Berulang dan Hilangnya Kesadaran

Gejala Penyakit Epilepsi Kejang Berulang dan Hilangnya Kesadaran
Ilustrasi gejala penyakit epilepsi. Foto: innovativehomecare.com

Gejala penyakit epilepsi perlu anda ketahui sejak awal. Hal ini bertujuan agar anda bisa memberikan penanganan serius dan tepat. Epilepsi atau ayan merupakan jenis penyakit yang terdapat pada gangguan sistem syaraf.

Syaraf yang terserang yaitu bagian pusat akibat pola aktivitas listrik orang tidak normal. Jika terjadi hal ini, penderita akan mengalami kejang, sensasi, dan perilaku yang tidak biasa. Bahkan hilang kesadaran.

Ketika seseorang mengalami gejala ini, tentu akan berlangsung berulang kali. Perubahan dalam otak atau terjadi kerusakan sehingga bisa menyerang dengan mudah.

Dalam otak manusia terdapat neuron atau sel-sel saraf yang merupakan bagian dari sistem saraf. Semua sel saraf tersebut akan saling bekerjasama menggunakan impuls listrik.

Namun, ketika impuls listrik mengalami kelebihan, akan menimbulkan perilaku atau gangguan tubuh yang tidak stabil. Ada banyak faktor resiko yang berpotensi menimbulkan sakit ayan.

Bisa karena usia, gen, cidera kepala, stroke, dan penyakit vaskuler lainnya. Gejala penyakit epilepsi juga bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Saat kondisi ini menyerang, penderita akan mengalami kejang-kejang.

Baca Juga : Gejala Penyakit Lordosis, Cari Tahu untuk Bisa Memberikan Pengobatan

Namun, sebenarnya ada banyak gejala yang bisa terjadi. Semua tergantung dari jenis penyakit tersebut. Agar anda bisa lebih mengenal dan tahu gejalanya, bisa mengetahui dari ciri-ciri yang bisa terjadi.

Gejala Penyakit Epilepsi yang Umum Terjadi

Kondisi kejang-kejang yang terjadi tidak hanya satu atau dua kali bisa karena adanya gangguan ayan atau epilepsi. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada sistem syaraf pusat.

Jika masalah ini terjadi pada anak-anak, akan mempengaruhi pada pertumbuhan, perkembangan, dan kemampuan belajarnya. Meski kejang merupakan gejala awal dan sering terjadi, namun ada banyak ciri-ciri yang bisa dialami penderita.

Saat anda tahu apa saja gejala yang bisa terjadi, tentunya anda bisa mengatasinya dengan tepat. Namun, ketika masalah ini tidak bisa segera teratasi, maka akan berakibat fatal.

Namun, semua gejala yang terjadi tergantung dari seberapa parah penyakit tersebut. Tingkat kejang yang terjadi pada penderita epilepsi pun berbeda-beda.

Kejang berulang merupakan gejala umum yang terjadi. Namun, karakteristiknya bervariasi tergantung dari gangguan yang terjadi.

Ada yang hanya berjalan sebentar dengan tatapan kosong dan ada yang berlangsung lama. Bagi anda yang belum tahu akan gejala penyakit epilepsi, berikut ulasannya.

Baca Juga : Tanda dan Gejala Penyakit DBD, Penyebab serta Cara Mengobatinya

Kejang

Penyakit ayan atau epilepsi sering terjadi dan bisa menyerang siapa saja. Bisa dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Gejala penyakit epilepsi yang sering terjadi yaitu kejang. Kondisi ini dimana aktivitas kelistrikan otak menjadi abnormal.

Akibatnya timbul kejang pada tubuh. Tanda-tanda jika masalah ini terjadi yaitu sel saraf otak bekerja lebih cepat dengan kontrol yang kurang. Gejala ini akan terjadi pada siapa saja yang memiliki penyakit tersebut.

Pada umumnya, penderita akan menghentakkan tubuhnya secara mendadak. Selain itu, rahang yang menutup rapat atau menggigit lidah.

Sebagian penderita juga akan mengalami gangguan pada kandung kemih yang mengakibatkan ngompol. Kejang yang terjadi pada penderita pada umumnya akan berlangsung berulang-ulang.

Hilang Kesadaran

Baca juga : Tanda Gejala Penyakit Liver yang Harus Diwaspadai, Jangan Abaikan!

Ketika penderita mengalami gejala penyakit epilepsi, maka akan mengalami hilang kesadaran. Pada umumnya, penderita akan terjatuh setiap saat ketika kejang datang. Bahkan akan pingsan selama beberapa menit.

Sebab, dengan hilangnya kesadaran tersebut, tentu tubuh tidak bisa dikendalikan. Akibatnya penderita bisa mengalami cidera pada bagian kepala atau tubuh lainnya.

Tatapan Kosong dan Tidak Merespon

Gejala penyakit epilepsi selanjutnya yaitu penderita akan mengalami tatapan kosong dan tidak merespon sedikitpun. Seperti orang yang melamun dan menatap pada satu titik kosong jika kejang terjadi.

Saat penderita beraktivitas, maka akan berhenti sejenak beberapa saat. Namun, ini bisa terjadi pada kondisi epilepsi ringan. Hal ini bisa terjadi lebih dari satu kali dalam sehari. Namun, penderita akan merasakan seperti kehilangan sesuatu dan terlewatkan.

Ada banyak jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Salah satu yang sering terjadi yaitu ayan atau epilepsi. Ada banyak penyebab dan gejala yang bisa terjadi.

Gejala penyakit epilepsi ditandai dengan kejang yang sering terjadi dan berulang-ulang. Penyakit yang satu ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah