Gejala Tukak Lambung, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Secara Alami

gejala tukak lambung
Kenali gejala tukak lambung. Foto: Ist/Net

Gejala tukak lambung memang sangat mirip dengan sakit maag. Tak sedikit orang yang salah mengenal penyebab tukak lambung. Padahal kedua gangguan ini sangat berbeda, sehingga penanganannya juga tidak bisa sama.

Memang ada cukup banyak jenis gangguan lambung. Selain tukak lambung juga ada asam lambung naik (GERD), ataupun maag. Sakit maag, menurut Wikipedia, menunjuk pada terjadinya peradangan pada lambung.

Sedangkan tukak lambung terjadi karena adanya kerusakan pada dinding lambung. Baik yang terjadi pada lapisan duodenum pada dinding pertama, pada esofagus, ataupun pada bagian kerongkongan.

Tukang lambung lebih populer dengan sebutan ulkus peptikum. Adanya aktivitas yang berlebihan dari pepsin dan asam lambung akan menyebabkan rusaknya lapisan mukosa atau submukosa pada saluran pencernaan.

Ragam Gejala Tukak Lambung

Gangguan tukak lambung akan menyebabkan sejumlah keluhan. Karena itu penting mengenal berbagai gejala tukak lambung agar lebih cepat dalam penanganannya. Berikut ini uraiannya.

Mual dan Muntah

Gejala yang satu ini merupakan tanda umum gangguan pada lambung. Namun pada tukak lambung kedua tanda ini selalu beriringan. Awalnya akan terasa mual pada perut. Namun lama kelamaan akan berlanjut dengan muntah-mutah.

Kondisi ini terjadi karena adanya luka pada lambung yang membuat terganggunya keseimbangan cairan dalam lambung. Kondisi ini jika tidak segara mendapat penanganan bisa berbahaya untuk tubuh.

Baca Juga: Gejala Penyakit Demensia, Penyebab, dan Cara Penanganannya

Muntah Darah

Selain mual perut beserta muntah, gejala tukak lambung tak juang juga terjadinya muntah darah. Jika penderita gangguan ini sampai mengeluarkan darah hal itu memperlihatkan kondisinya yang sudah kronis.

Darah yang keluar saat muntah juga memperlihatkan luka lambung yang terlambat mendapat pengobatan. Karena itu sangat penting Anda memeriksakannya ke dokter untuk penanganan yang cepat.

Feses Berwarna Gelap

Gangguan tukak lambung juga akan menyebabkan terganggunya sistem pencernaan. Sehingga gejala tukak lambung lainnya yang biasanya terlihat adalah feses yang memiliki warna dan bentuk yang berbeda dari biasanya.

Feses dari penderita biasanya berwarna lebih gelap. Tak jarang juga bentuknya lebih cair dengan bau yang lebih menyengat. Perubahan bentuk feses memang memperlihatkan gangguan pada pencernaan yang harus kita waspadai.

Feses Bercampur Darah

Selain perubahan bentuk dari feses, tak jarang juga terjadi kotoran dengan adanya darah. Keluarnya darah saat buang air besar juga harus kita waspadai. Sebab kondisi ini memperlihatkan kondisi sakit yang sudah parah.

Sakit Perut

Timbulnya mulas memang terjadi pada bagian perut. Namun gejala tukak lambung yang juga umum terjadi adalah sakit perut yang berlangsung terus menerus, termasuk perut kembung. Kondisi ini biasanya akan terasa saat malam hari.

Kondisi ini terjadi akibat lambung yang mengalami luka. Luka ini akan meningkat dan sangat menyiksa saat tingkat asam lambungnya naik. Karena itu pemeriksaan dokter bisa meredakan kondisi yang tidak nyaman ini.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Tetanus, Gejala Hingga Cara Pengobatan yang Tepat

Nafsu Makan Berubah

Gangguan perut dan muntah akan menyebabkan makanan sulit masuk tubuh. Sedikit saja makan akan segera keluar lagi. Tak jarang kondisi ini juga membuat nafsu makan menjadi berkurang atau bahkan hilang.

Terganggunya nafsu makan juga merupakan gejala tukak lambung yang umum terjadi. Apalagi lambung merupakan tempat mengolah makanan. Sehingga wajar jika nafsu makan akan drop karena gangguan pada lambung.

Berat Badan Menurun

Sebagai imbas dari jatuhnya nafsu makan akan membuat berat badan ikut terkena dampaknya. Tidak adanya makanan yang masuk ke dalam tubuh tak jarang akan membuat tubuh penderita berkurang, bahkan tampak kurus.

Untuk beberapa kondisi yang parah, penderita mungkin karena mendapat perawatan di rumah sakit dengan mendapatkan infus. Ini terutama untuk mencegah dampak yang lebih parah.

Dada Panas dan Bersendawa

Gejala tukak lambung lainnya yang juga bisa terjadi adalah dada yang terasa panas. Kondisi ini bisa terjadi akibat asam lambung yang naik ke dada dan tenggorokan. Sehingga tanda ini juga bukan tanda khas tukak lambung.

Tak jarang juga penderita sering bersendawa akibatnya naiknya asam lambung. Ini memang tanda yang umum terjadi pada gangguan semacam ini. Namun  naiknya asam lambung sebenarnya bisa memperparah kondisi tukak lambung.

Faktor Penyebab Tukak Lambung

Penyakit tukak lambung terjadi karena adanya luka pada lapisan dinding lambung. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya luka atau gangguan pada dinding lambung.

Mengutip dari Wikipedia, selain karena aktivitas asam dan pepsin, ulkus peptikum juga bisa terjadi karena penyakit. Berikut ini berbagai faktor penyebab tukak lambung yang wajib kita tahu.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Gondok, Gejala dan Cara Mengatasinya

Naiknya Asam dan Pepsin

Selain memicu munculnya berbagai gejala tukak lambung, aktivitas asam dan pepsin juga bisa menyebabkan gangguan ini. Hal ini terjadi karena produksi asam yang meningkat sehingga bisa menyebabkan terjadinya luka pada lapisan mukosa.

Sebenarnya naiknya produksi asam tidak akan mengganggu lambung asal daya tahan lapisan mukosa saluran pencernaan juga tinggi. Namun karena sifat asam yang merusak menyebabkan mukosa terluka.

Terjadinya Infeksi

Faktor penyebab tukak lambung yang juga banyak terjadi adalah karena terjadinya infeksi pada lapisan dinding lambung. Salah satu yang menyebabkannya adalah serangan bakteri Helicobacter pylori.

Bakteri ini banyak terdapat dan hidup dalam air minum mentah maupun makanan yang kotor dan tidak sehat. Minuman atau makanan tak higienis semacam ini banyak mengandung H. Pylori yang bisa menyebabkan infeksi lambung.

Penggunaan Obat Tertentu

Penggunaan atau konsumsi obat tertentu juga bisa menyebabkan rusaknya dinding lambung. Seperti obat anti peradangan yang berlangsung lama akan menyebabkan terjadinya gejala tukak lambung.

Beberapa jenis obat seperti aspirin, ibuprofen, piroxicam, meloxicam, atau asam mefenamat merupakan jenis anti inflamasi yang cukup populer. Namun konsumsi obat nonsteroid yang berlangsung lama bisa menyebabkan iritasi pada dinding lambung.

Merokok

Faktor penyebab tukak lambung lainnya adalah kebiasaan merokok. Kandungan nikotin dalam rokok akan memicu peningkatan asam lambung. Jika hal ini sering berlangsung akan mengikis dinding mukosa lambung sehingga terjadi tukak lambung.

Tekanan Stres

Gangguan psikologis akan menyebabkan penyakit. Organ tubuh yang sensitif terhadap tekanan stres adalah lambung. Jika stres berlangsung lama tanpa mampu kita kelola akan menyebabkan iritasi pada lambung.

Hal ini karena stres akan memicu tubuh untuk memproduksi hormon adrenalin dalam jumlah yang lebih banyak. Hormon inilah yang akan menyebabkan meningkatkan kadar asam lambung yang merusak selaput lendir lambung.

Serangan Tumor

Tumbuhnya sel abnormal pada perut juga bisa menjadi penyebab tukak lambung. Penyakit ini akan memicu produksi asam lambung yang meningkat yang membuat dinding lambung mengalami kerusakan. Inilah yang menyebabkan terjadinya tukak lambung.

Cara Mengatasi Tukak Lambung Secara Alami

Setelah mengenal berbagai faktor penyebab maupun gejala tukak lambung, lantas bagaimana penanganannya. Gangguan pada lambung membutuhkan pengobatan yang cepat dan tepat untuk mencegah dampak yang lebih parah.

Namun sebelum Anda memeriksakan ke dokter, tak ada salahnya mencoba meredakan kondisi yang ada. Berikut ini beberapa cara mengatasi tukak lambung secara alami dengan menggunakan obat herbal yang manjur.

Madu dan Kunyit

Salah satu bahan herbal yang multi khasiat adalah madu. Selain terkenal sejak jaman kuno, herbal dari lebah ini juga bersifat anti inflamasi alami yang cukup manjur untuk meredakan gangguan pada lambung.

Begitu juga dengan kunyit yang terkenal sebagai herbal serbaguna. Kandungan fitokimianya juga efektif untuk meredakan dan mengontrol produksi asam lambung. Anda bisa memadukan air rebusan kunyit dengan madu.

Daun Jambu Biji

Cara mengatasi tukak lambung secara alami juga bisa dengan menggunakan daun jambu biji. Anda hanya perlu merebus 9-10 lembar daun jambu biji dengan 1,5 liter air hingga mendidih. Kemudian saring dan minum airnya.

Buah Mengkudu

Alternatif lain cara mengatasi tukak lambung adalah dengan menggunakan buah mengkudu. Kandungan senyawa antasida dan xeronin yang bersifat anti toksin dalam buah ini berkhasiat dalam menurunkan dan mengontrol asam dalam lambung.

Untuk membuatnya Anda sebaiknya pilih buah yang telah matang. Setelah mencuci dan membuang bijinya, buah mengkudu kemudian kita blender. Namun agar rasanya lebih enak Anda bisa menambahkan madu.

Produk Olahan Susu

Ada banyak produk olahan yang terbuat dari susu, seperti keju atau yogurt. Sejumlah penelitian menemukan bahwa produk olahan susu ini berguna untuk menetralkan kadar asam dalam lambung. Namun hindari susu berlemak.

Itulah berbagai gejala tukak lambung yang sebaiknya kita waspadai sejak dini. Kebiasaan buruk bisa menjadi penyebab tukak lambung. Anda is menggunakan berbagai bahan herbal sebagai cara mengatasi gangguan ini secara alami sebelum ke dokter. (R11/HR Online)

Editor: Jujang