Gejala Virus Nipah, Cara Penularan Melalui Babi dan Kelelawar

Gejala Virus Nipah, Cara Penularan Melalui Babi dan Kelelawar
Ilustrasi gejala virus nipah. Foto: Ist/Net

Gejala virus nipah bisa dialami siapa saja yang sedang terserang virus tersebut. Ada banyak hal yang bisa terjadi ketika seseorang terserang penyakit tersebut.

Kabar beredar di Asia jika timbul masalah baru saat masa pandemi belum selesai. Kabar tersebut datang dan mengatakan jika adanya virus lain yang menular.

Bahkan kabar yang beredar jika virus tersebut menjadi ancaman baru untuk semua negara di Asia. Virus nipah itu sendiri merupakan salah satu infeksi yang penularannya dari hewan kepada manusia.

Penyakit ini biasa disebut dengan zoonosis. Selain dapat tertular dari hewan, virus ini juga dapat tertular melalui makanan yang terkontaminasi.

Sehingga akan menular dari satu orang ke yang lainnya. Ketika virus menyerang, maka akan timbul berbagai jenis penyakit. Bahkan gejala virus nipah ini bisa terjadi dalam waktu cepat.

Penyakit yang bisa timbul dari infeksi tersebut yaitu asimtomatik yang subklinis hingga penyakit pernafasan. Bahkan kondisinya bisa semakin akut dan ensefalitis yang fatal.

Baca Juga : Gejala Virus Corona yang Lagi Viral dan Cara Mencegahnya!

Tidak hanya pada manusia saja, namun pada hewan yang terinfeksi virus tersebut pun bisa mengalami sakit parah. Sebenarnya virus ini bukan baru terjadi.

Akan tetapi, infeksi penyakit ini sudah ada sejak tahun 1999 di Malaysia. Selain itu, ada beberapa negara yang juga terserang wabah tersebut.

Kenali Gejala Virus Nipah dan Penularanya

Hampir sebagian besar negara di dunia kini telah terserang wabah virus Covid-19. Bahkan masalah ini juga belum usai hingga saat ini.

Banyak korban yang berjatuhan, bahkan rumah sakit di berbagai daerah pun penuh dan tidak bisa menampung. Kini belum usai virus satu ini, kabarnya muncul kembali wabah baru yang bernama nipah.

Infeksi akibat virus nipah memang cukup serius. Virus ini penularan dan perkembangannya cepat. Sehingga berpotensi menjadi wabah seperti penyakit yang baru saja terjadi.

Bahkan virus nipah ini juga beresiko memakan kematian yang cukup besar. Ada gejala virus nipah yang bisa ditimbulkan dan penularannya yang cepat.

Baca Juga : Sejarah Virus Ebola yang Kini Mewabah Kembali, Kenali Gejalanya!

Bagaimana Gejala Virus Timbul ?

Sebenarnya wabah virus nipah tidak hanya baru terjadi kali ini saja. Namun, hal ini sudah pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.

Pertama kali virus ini terjadi di Malaysia pada tahun 1998 dan India pada tahun 2018. Gejala virus nipah akan muncul mulai dari hari ke-4 sampai 14 hari setelah infeksi terjadi.

Gejala awal bisa terjadi dengan cepat hingga kondisi terparah. Namun untuk beberapa kasus gejala tersebut bisa semakin buruh hingga penderita mengalami koma.

Rentan waktunya sekitar 24 sampai 48 jam. Gejala ringan yang terjadi mulai dari tubuh merasa demam, sakit kepala, batuk, hingga tenggorokan sakit.

Selain itu, penderita juga akan mengalami kesulitan bernafas dan muntah. Ada juga gejala parah yang ditimbulkan, yaitu bingung, disorientasi, kejang, koma, dan pembengkakan otak.

Namun, untuk gejala yang semakin parah yaitu kematian. Maka dari itu, sebaiknya untuk segera memberikan penanganan dengan cepat.

Baca Juga : Terinfeksi Virus Corona Tanpa Gejala, Apa Saja Cirinya?

Cara Penularan Virus

Penyakit tersebut datang secara cepat dengan gejala virus nipah ringan. Penularan tersebut bisa terjadi melalui hewan maupun makanan yang terkontaminasi.

Biasanya binatang yang bisa membawa virus tersebut yaitu babi dan kelelawar. Kontak langsung atau terkena cairan dari hewan yang terinfeksi seperti kedua hal tersebut, maka penularan bisa terjadi.

Virus ini terbawa dan menular melalui cairan seperti urine, darah, dan air liur. Bahkan makanan yang terkontaminasi oleh cairan tersebut juga bisa menimbulkan infeksi.

Beberapa kasus infeksi virus nipah kebanyakan terjadi ketika seseorang kontak langsung dengan sarang kelelawar. Sehingga bekas tempat bertenggernya yang terkena manusia menimbulkan penularan.

Akan tetapi, penularan bisa terjadi dengan cepat dan mudah setelah satu orang melakukan kontak langsung. Selain itu, gejala yang terjadi pun akan semakin parah.

Maka dari itu, berikan penanganan secara serius dan cepat. Jika tidak, masalah ini akan semakin luas dan parah hingga menimbulkan kematian.

Itulah gejala virus nipah dan penularannya yang bisa terjadi bahkan menyerang dengan cepat. Bahkan kabar munculnya wabah ini telah terjadi di Asia dengan penularan yang semakin cepat di tengah pandemi. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah