Harga Cabai Melejit, Petani di Panawangan Ciamis Sumringah

Harga cabai melejit sejak satu bulan terakhir ini membuat petani di Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis sumringah. Foto: Net/Ist.
Harga cabai melejit sejak satu bulan terakhir ini membuat petani di Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis sumringah. Foto: Net/Ist.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Harga cabai melejit sejak satu bulan terakhir ini membuat petani di Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sumringah.

Anda Lesmana, salah seorang petani cabai, mengatakan, harga jual komoditi cabai rawit maupun jenis cabai lainnya pada tingkat petani memang akhir-akhir ini sedang bagus.

“Untuk cabai rawit merah yang awalnya kurang dari 20 ribu rupiah per kilogramnya, saat ini tembus sampai 25 ribu rupiah per kilogram, cabai keriting 38 ribu rupiah per kilogram, Bahkan, cabai inul harganya lebih bagus lagi, per kilogram di tingkat petani harganya mencapai 60 ribu rupiah,” terang Anda, kepada HR Online, Selasa (05/01/2021).

Baca Juga : Manfaat Cabai Rawit untuk Kesehatan Ini Jarang Diketahui

Ia juga menjelaskan, melambungnya harga jual cabai dipucu oleh rendahnya produksi. Akibatnya pasokan di tingkat pasar tidak bisa memenuhi banyaknya permintaan, sehingga otomatis harga jual komoditi cabai pun meningkat.

Selain itu, faktor kondisi dan cuaca ekstrim juga bisa menjadi salah satu penyebab harga jual cabai melejit. Karena, intensitas hujan yang tinggi sangat berpengaruh terhadap hasil produksi petani.

Sebab selain rentan rusak, tanaman cabai rawit maupun jenis cabai lainnya mudah terserang hama lalat buah, sehingga banyak yang busuk.

“Harga jual komoditi cabai saat ini terbilang stabil, makanya para petani sumringah dan bergairah lagi untuk menanamnya,” pungkas Anda. (Dji/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah